Tuesday, October 4, 2016

Sinopsis: Moon Lovers - Scarlet Heart Ryeo: Episode 12 - Part 2

Standard

Haesoo sedang menjemur pakaian , ketika melihat penampakan Wang So dibalik jemuran . Namun ternyata tidak ada siapapun . Haesoo mendadak merasakan kehadiran seseorang dibelakangnya .




Ternyata memang Wang So yang menegur Haesoo tidak pernah mendengarkan perkataannya untuk tetap bertahan di Damiwon .  Wang So merangkul Haesoo dari belakang dan mengungkap kerinduannya yang mendalam .

Haesoo menepis seraya berkata tidak seharusnya Wang So berada disini . Wang So meraih tangan Haesoo yang kini kasar karena pekerjaan kasarnya , namun akhirnya tersenyum memuji Haesoo tetap cantik seperti biasanya.

Haesoo mendadak khawatir melihat topeng Wang Soo , menceramahinya tidak merawat wajahnya selama perjalanan dinas . Wang So membuka topeng memperlihatkan wajah yang mulus , dan menjelaskan bahwa dia memakai topeng karena ingin terus mengingat Haesoo yang telah berjasa baginya.

Haesoo mengingatkan bahwa dia hanya tukang cuci sekarang , dan tidak pantas bersama seorang Pangeran . Haesoo merasa lega Wang So pulang dengan selamat , dan Wang So pun sudah tahu dia baik2 saja . Bagi Haesoo itu saja sudah cukup .

Haesoo mencengkram tangan Haesoo yang berusaha menjauh darinya , mengklaim sudah punya cara untuk mengatasi masalah Haesoo .

Haesoo kehilangan kesabaran dan menepis tangan Wang So, mulai berkata emosional  : “ Aku berakhir ditempat seperti ini karena aku tidak bisa mati ataupun hidup , baik karena Lady Oh mati gara2 aku , ataupun kehidupan mengerikan di Istana . “

Wang So mendekat dan mengklaim akan membantu Haesoo tanpa melalui penderitaan  , sebagaimana dulu Haesoo membantu dirinya.  Haesoo menegaskan bahwa orang yang paling dihindarinya selama ini justru Wang So sendiri , dan justru malah mengingat segala kepahitan saat melihat Wangso  , mengkhawatirkan sesuatu yang buruk akan terjadi . Haesoo menambahkan jika bersama Wang So , sama saja Wang So menghendaki kematiannya.


Haesoo berharap Wang So hidup dengan baik , jangan membenci , dan juga melupakan sesuatu sehingga tidak satupun yang tersakiti .

***

Pangeran 10 Eun menggerutu bahwa istrinya sedang mengujinya dengan setumpuk buku2 klasik dari Tiongkok , seperti buku karya Mencius .  Eun bahkan menantang istrinya mempertaruhkan tangan


Seundook meraih tangan Eun , menuliskan sebuah aksara Tiongkok , seraya mengklaim tangan Eun pun adalah miliknya . Hal yang terjadi selanjutnya adalah lingkaran di mata dan hidung Eun . Eun tidak berusaha memprotes hingga Seundook mencoba menggambar jarinya , dan Eun bergegas mengklaim jemarinya itu milik Haesoo .

Wajah Seundook berubah menjadi sedih , Eun beralih iba terhadap istrinya . Namun sebuah pisau terbang melayang , dan secara naluri ilmu bela dirinya , Soondook melindungi Eun dari serangan ini .

Namun pisau itu membuat rambut Soondeok tergerai , dan Eun pun yang tertindih tubuh istrinya jadi salah tingkah dibuatnya.


Ternyata Jendral Park yang melempar pisau untuk menguji kemampuan bela diri putrinya.  Soondook memprotes bahwa kenakalan ayahnya ini bisa membahayakan suaminya. Jendral Park hanya bengong ketika putrinya mulai memperlakukan Eun dengan manja .

***

Haesoo merenung seorang diri dikamarnya ketika Astronom Choi datang .

Hal yang selanjutnya terjadi Raja diperiksa Tabib Istana . Tabib sulit berkata2 namun Raja tahu persis kondisi kesehatan yang memburuk dan tinggal menghitung waktu .  Astronom Choi menyarankan Raja meminum teh , dan raja tahu persis teh itu khas buatan Haesoo . Raja memerintahkan Choi untuk memanggil Haesoo .


***

Beralih ke Putri Yeonhwa yang meminta Wang So menikahinya . Wang So menegaskan bahwa dia bukan pria yang dicita2kan Haesoo , malah bertentangan dengan kriteria idaman Yeonhwa yang haus kekuasaan .

Yeonhwa juga tahu hal ini dan mengakui karena itu dia menjaga jarak dengan Wang So selama ini . Namun Yeonhwa mengklaim , bahwa bagaimanapun dia seorang gadis , dan telah mencintai pria seperti Wang So selama ini .

***

Haesoo menghadap Raja Taejoo . Dari gesture Raja , Haesoo dapat menerka usia Raja tidak lama lagi sebagaimana dulu melihat kakeknya meninggal dunia dengan raut wajah yang sama pula .


Raja bisa membaca pikiran Haesoo , dan merasa Haesoo orang yang berbeda . Raja mengklaim pasca kematian Lady Oh , terus menerus menyelidiki latar belakang Haesoo , dan semakin yakin Haesoo adalah orang yang berbeda dari jamannya .

Raja bertanya apakah Haesoo telah tahu bahwa Wang So ditakdirkan sebagai Raja . Raja menerka Haesoo tidak berbeda dengan Astronom Choi yang mengetahu masa depan , dan menasehati untuk tidak terlibat dalam peristiwa masa kini .

Haesoo berharap Raja bisa mengirimnya jauh2 meninggalkan Istana karena sudah tidak tahan dengan kehidupan Istana.  Raja memberikan nasehat agar Haesoo menutup mata terhadap segala sesuatu yang terjadi Istana , dan diluar kemampuan Haesoo untuk mengendalikan ., dengan begitu Haesoo bisa bertahan .


Raja mengeluh jika Wang So dan Wang Mo ditakdirkan menjadi raja , entah apa yang terjadi di Istana nanti .  Raja berpesan : “Lady Oh telah menganggapmu sebagai putrinya sendiri , maka kau pun sudah seperti putriku sendiri . Karena itu aku memberimu nasehat . “


Haesoo meninggalkan ruangan raja , dan mendengarkan pendengaran gaib akan suara2 pertempuran di halaman Istana .

***

Woohee berusaha keras dalam latihan menari pedang , namun kembali mengalami berbagai kegagalan . Baek Ah khawatir melihat bekas luka di tangan Woohee yang begitu banyak


Baek Ah mencoba bertanya , namun tahu tidak seharusnya dia bertanya . Baek Ah menawarkan uluran tangan , dan Woohee menggelengkan kepala .  Baek Ah dengan cepat meraih tubuh Woohee untuk memeluknya.

Baek Ah berkata dengan sedih : “Maafkan aku tidak bersamamu saat kamu melalui berbagai masa sulit.  Aku hanya ingin hal2 baik terjadi padamu dan untuk membuatmu bahagia. Percayalah padaku . “

Woohee terharu namun entah karena suatu alasan , berlalu dari hadapan Baek Ah .

Baek Ah berdiri mematung menyesali karena masih banyak pengakuan yang harus diutarakan pada Woohee.

***

Haesoo melihat Woohee sedang bersedih . Haesoo menerka ada sesuatu yang terjadi pada Baek Ah . Woohee bertanya bagaimana Haesoo mengenal Baek – Ah selama ini .


Haesoo tahu Woohee belum mengetahui status Baek-Ah seorang Pangeran , lantas mengklaim mengenal Baek Ah sebelum memasuki Istana ., dan menilai serta menjamin Baek Ah seorang pria yang baik bahkan datang ke gibaeng demi Woohee.

Woohee menilai Baek Ah pun pria yang baik , namun tidak baik bagi  Baek Ah untuk berdekatan. Woohee menambahkan bahwa Haesoo bisa akrab dengannya pun karena melalui kesukaran yang sama .

Woohee berharap Haesoo mau merias yang terbaik agar Baek Ah mengenangnya sebagai wanita yang cantik dan tidak terlupakan .

***

Yo berbincang dengan Mentri Park untuk menggunakan Woohee untuk membunuh Raja dalam acara mendatang.  Mentri Park menenangkan bahwa Woohee sangat membenci Raja dan tentu sangat bertekad membunuh .

Yo merencanakan merahasiakan hal ini dari Ibunya , karena berpendapat bahwa sebesar kebencian Ibunya terhadap Raja , maka sebesar itu pula rasa cinta Ibunya pada Raja.

***

Wook bersama Yo menghadap Raja yang sudah kepayahan ini .  Yo berpura2 sependapat dengan Choi bahwa Raja tidak perlu menghadiri acara karena alasan kesehatan .

Dan Wook yang diam2 berkerjasama dengan Yo , memberikan saran sebaliknya , untuk meredam rumor seputar kesehatan Raja dan berhasil meyakinkan Raja untuk hadir ,

***

Acara kerajaan dimulai dan berbagai pertunjukkan tarian oleh para wanita cantik digelar.


Sementara itu Wang So ditempat lain mengembalikan hadiah jepit rambut dan mengajak Haesoo menikah . Wang So berpendapat hanya dengan cara itu Haesoo bisa meninggalkan Gyobang dan Istana.


Haesoo menolak gagasan ini . Wang Soo menurunkan tawaran baru , bahwa Haesoo bisa bercerai setiap saat jika memang tidak menyukai dirinya. Haesoo tidak berharap Wang So meninggalkan Istana , dan memikirkan kondisi Raja pula.



Wang So pun merasa hal yang sama tidak bisa memaafkan Wook , karena Wook tidak berguna menyelamatkan Haesoo setelah begitu banyaknya barang bukti . Wook mengaku muak melihat Wang So yang sedemikian tidak berguna .


Wook berang dan mencengkram Wang So , dan Wang So pun membalas mencengkram leher Wook .

***

Woohee mulai berpartisipasi dalam acara sebagai penari pedang bersama rekan2nya . Baek Ah berdiri diantara penonton yang antusias . Woohee menantikan peluang  , sampai dirasa cukup bagus untuk melompat dan menghabisi Raja .


Yo dan Mentri Pak berdebar2 menyaksikan rencana mereka berjalan baik . Dan Baek Ah yang menyadari gelagat buruk menjadikan dirinya perisai untuk melindungi Raja .

***

Wang So masih bertegang dengan Wook , memintanya untuk berhenti berpura2 mempedulikan Haesoo .

0 comments:

Post a Comment