Friday, September 19, 2014

Sinopsis : Inspiring Generation - Episode 21

Standard

Okryeon yang sedang dalam misi untuk melarikan diri dari markas Hwangbang melihat Jeongtae sedang mengenakan topeng ala ninja. Okryeon menghampiri dan bertanya apa yang sedang terjadi ? . Jeongtae mengajak Okryeon untuk pergi bersama.

UPDATE

  • Menambahkan rekap final ( April 06 ,  07.00 WIB)
  • Disarankan follow Twitter Bentara agar bisa mengikuti update terbaru
Okryeon yang sedang dalam misi untuk melarikan diri dari markas Hwangbang melihat Jeongtae sedang mengenakan topeng ala ninja. Okryeon menghampiri dan bertanya apa yang sedang terjadi ? . Jeongtae mengajak Okryeon untuk pergi bersama.
Sementara itu Shinichi semakin tak berdaya menghadapi keroyokan anak buah Hwangbang.  Deguchi Gaya datang menyelamatkan Shinichi . Dengan permainan senjata dua pedang pendek yang menjadi andalannya , beberapa anak buah Hwangbang rontok seketika.
Gaya berkata pada Baeksan , ingin membawa Shinichi pergi .  Baeksan mengatakan hal itu tidak mungkin karena jelas2 Shinichi berusaha membunuh Ketua Seul . Gaya berkata walaupun Shinichi telah diusir Yakuza , tetapi Shinichi masih menjadi pengawalnya.  Gaya memohon dan berjanji akan membalas budi kalau Baeksan mau melepaskan Shinichi .


Shinichi mencoba memprotes , tetapi Gaya menghardik Shinichi agar diam , karena mulai sekarang Gaya akan melindungi Shinichi .
Ketua Seul muncul dan berkata kalau aksi Shinichi yang hendak membunuhnya sama saja dengan deklarasi perang Yakuza versus Hwangbang .  Ketua Seul juga dapat menerka kedatangan Gaya seorang diri menunjukkan Denkai tidak memberikan persetujuan atas aksi Shinichi ini .  Seul berkata kalau Gaya dan Shinichi keluar hidup2 apa jadinya dengan reputasi Hwangbang.
Ketua Seul memerintahkan Baeksan untuk membunuh dan memenggal Gaya dan Shinichi sekaligus peringatan bagi Yakuza .
Baeksan dan Gaya mulai bertarung sengit . Tetapi pukulan andalan Baeksan yang khas mengincar bagian perut lawan mulai menggoyahkan perlawanan Gaya .  Gaya muntrah darah dan tidak ada peluang menang dari Baeksan yang memang seorang master.
(Red - Sungguh mengherankan . Ilhwa seimbang dengan Baeksan . Gaya juga pernah berhasil mengimbangi Ilhwa . Semestinya Gaya bisa mengimbangi Baeksan juga. )
Jeongtae khawatir melihat kondisi Gaya yang terancam kematian . Okryeon mencegah Jeongtae turun tangan karena akan berbahaya. Jeongtae meminta Okryeon untuk masuk kembali kedalam (tidak jadi kabur) . Jeongtae berjanji akan menyelamatkan Okryeon nanti , dan sekarang memutuskan untuk menyelamatkan Gaya.

***
Baeksan bersiap menghabisi Gaya . Shinichi yang terluka parah tidak bisa berbuat banyak selain memegangi kaki Baeksan . Baeksan tanpa belas kasihan memberikan "tendangan penalti" pada Shinichi hingga terpental jauh .

Gaya berusaha memberikan perlawanan kembali tetapi sia2 saja . Jeongtae muncul menyelamatkan Gaya . Ketua Seul berang siapa orang bertopeng itu .  Gaya dapat mengenali kalau yang menolongnya adalah Jeongtae.

Jeongtae meminta Gaya untuk membawa pergi Shinichi sementara Jeongtae menahan laju orang2 Hwangbang.  Gaya berlalu membawa Shinichi .
Jeongtae menghabisi orang2 Hwangbang dengan mudah .  Sementara itu Okryeon mulai masuk kembali kedalam .
Baeksan meminta anak buahnya untuk menyingkir karena Baeksan sendiri yang akan menghadapi Jeongtae. Baeksan memerintahkan anak buahnya untuk memburu Gaya.
Baeksan penasaran siapa pemuda bertopeng ini . Tentu saja Jeongtae tidak akan memberitahu identitas dirinya . Jeongtae berpikir akan mengulur waktu sambil menjajal kekuatan pukulan Baeksan .
***
Aoki berusaha membela keputusan Gaya dihadapan Denkai . Denkai tidak mau menerima penjelasan itu dan menganggap misi menyerang Hwangbang sama saja dengan aksi bunuh diri .
Dibawah ini adalah text dalam bentuk JPEG . Dianjurkan membaca artikel ini dalam ponsel ukuran 5 inchi keatas (rotate horizontal) , tablet , laptop dan PC. Jika tidak muncul lakukan Refresh 

Jeongtae mencoba untuk melarikan diri tetapi berhasil dicengkram ke sudut tembok . Baeksan kini mencoba untuk membuka kedok Jeongtae. Pada saat itu Okryeon berhasil mematikan sekring listrik sehingga markas menjadi gelap gulita.
Okryeon sendiri mengendap2 kembali kekamarnya dan terkejut melihat Do-Ggoo sedang berbaring diranjangnya bersama peta markas Hwangbang sebagai bukti .
***

Gaya bersusah payah memapah Shinichi di jalanan . Shinichi bersikeras agar Gaya pergi duluan . Gaya bersikeras ingin menyelamatkan Shinichi , dan meminta Shinichi untuk bertahan sebentar lagi .  Mereka akhirnya berhenti sejenak dikala luka Shinichi bertambah parah , di kawasan sekitar Club Shanghai . Gaya berusaha keras memapah Shinichi kembali . Shinichi bersikeras meminta Gaya pergi .
Shinichi bertanya : Kau sudah baca suratku ? . Gaya : Yah sudah membaca semuanya. Shinichi : Bahkan kamu sudah membacanya tetapi tetap datang menyelamatkan aku ? Orang yang membunuh ibumu ? . Gaya : Tetapi tidak ada yang seperti dirimu , untuk bercerita padaku tentang ibu . Tidak ada yang sepertimu .
Shinichi : Jika Ryoko melihat hal ini , aku akan "pergi" meninggalkanmu , untuk mengatakan pada Ryoko bahwa putrinya , Gaya , seperti Ryoko , tumbuh sebagai wanita cantik . Aku berharap kamu menjadi cahaya bagi Yakuza. Maafkan aku .
Gaya menangis menyadari Shinichi sudah meninggal dunia .  Gaya memohon Shinichi membuka matanya kembali .

Anak buah Hwangbang mulai memburu Gaya kesana kemari . Beralih pada Aoki yang muncul mencengkram tangan Gaya yang siaga dengan pedangnya.  Gaya bertanya apa Aoki disuruh oleh Denkai untuk membunuhnya ? . Aoki menegaskan dia datang justru untuk menyelamatkan Gaya.
Aoki prihatin memandang jenasah Shinichi , dan berjanji akan mengurus jenasah itu . Namun Aoki berkata mereka harus pergi meninggalkan tempat ini dengan segera.
***
Baeksan yakin bahwa pemuda bertopeng yang menyelamatkan Gaya adalah Jeongtae.  Do-Ggoo menggiring Okryeon kehadapan Ketua Seul dengan bukti peta markas Hwangbang buatan Okryeon demi membantu Jeongtae.

Okryeon mengakui bahwa memang dia yang menggambar peta itu , tetapi bukan demi Jeongtae , tetapi untuk menghindari Do-Ggoo dan butuh udara segar.  Tidak ada seorangpun yang percaya mendengar alasan Okryeon .  Do-Ggoo berkata kalau dia tahu Okryeon sedang memata2i. Okryeon jengkel dan menampar Do-Ggoo . Plakkk .
Okryeon bertanya sebenarnya dia itu sandera atau penyanyi ? . Ketua Seul kali ini tidak berpura2 lagi dan memerintahkan Okryeon dikurung. Jika terbukti pemuda misterius bertopeng adalah Jeongtae , maka Jeongtae dan Okryeon harus dibunuh .
Seorang anak buah datang melapor Denkai tiba untuk bertemu dengan Ketua Seul .

***
Denkai mengunjungi Ketua Seul di markas Hwangbang untuk meredakan ketegangan antara dua kelompok besar ini pasca gagalnya Shinichi .  Ketua Seul menyindir Denkai bahwa seorang Jap (sebutan derogatif untuk orang Jepang) mencoba meniru usaha pembunuhan Kaisar Qin Shi Huang di masa sebelum Masehi . Ketua Seul berkata akan menghukum Shinichi dan Gaya .
Denkai berkata bahwa Gaya dan Shinichi belum bersikap dewasa dan tidak tahu bagaimana bumi berputar.  Denkai meminta pengertian Seul untuk memaafkan Gaya dan Shinichi , sekaligus merayakan pertemuan mereka .  Seul tersenyum berkata bahwa musuh lama bisa berubah menjadi teman .
Seul menerka kalau Denkai tergesa2 berkunjung pada malam selarut ini menunjukkan bahwa Yakuza belum siap bertarung. Denkai mengklaim punya banyak senjata tetapi sengaja datang untuk meminta maaf atas insiden ini dan ingin mengetahui kondisi Seul . Itu saja.
Seul menyinggung masalah Aoki yang terus mengincar Hwangbang. Denkai menerka karena Seul begitu peduli tentang Aoki itu sama saja dengan Seul mengakui soal peredaran candu untuk menopang perjuangan Chiang Kai-Sek . Dan jika itu terungkap maka Seul bisa tergusur dari Chirinbang.

Seul mengancam akan menangkap tikus bernama Aoki sebelum itu terjadi dan setelah itu akan membasmi Yakuza.  Akhirnya mereka sepakat untuk sementara , bahwa Seul akan melupakan insiden ini jika Denkai menyerahkan Aoki .  Seul "memuji" Denkai hendak membunuh anak angkatnya sendiri seakan mengingatkan bagaimana dulu Denkai membunuh putrinya sendiri , Ibunda Deguchi Gaya.
Part 2 (of 3)

Denkai tampak tidak senang mendengar hal ini , tetapi tetap memilih untuk menhindari konfrontasi langsung dengan Hwangbang untuk sementara ini .

***
Jeongtae memandang peta Hwangbang dengan serius. Ilhwa tiba menyadari kekhawatiran Jeongtae , dan menyarankan Jeongtae untuk merilis dokumen milik Jaehwa untuk menjerat Seul dan Hwangbang . Jeongtae berkata akan menggunakan dokumen itu untuk membela warga Bangsamtong , bukan untuk Okryeon . Ilhwa bertanya kalau begitu Jeongtae punya rencana apa ?
Jeongtae menunjuk peta dan mengatakan bahwa wilayah Bangsamtong terjepit diantara wilayah Yakuza dan Hwangbang , persis seperti kerajaan Joseon yang terjepit diantara China dan Jepang.
Jeongtae berkata bahwa Joseon tidak pernah menyerang negara lain sebelumnya dan karena itu Joseon dapat dengan mudah diambil alih , tetapi tidak kali ini dengan Bangsamtong, yang akan menyerang duluan . Diluar dugaan Ilhwa , Jeongtae menegaskan akan menyerang Hwangbang dan Yakuza secara bersamaan .  Ilhwa tersenyum karena merasa rencana Jeongtae tidak masuk akal . Jeongtae tetap meminta bantuan Ilhwa dalam rencana kali ini .
Ilhwa berkata kalau bertempur juga perlu alasan . Jeongtae berjanji akan membuat jalanan aman untuk orang2 Dandong , tempat dimana Ilhwa berasal .  Ilhwa menerima tawaran Jeongtae .

So So muncul dan bercanda dengan bertanya apa Jeongtae dan Ilhwa sedang berkencan , masih berbincang di malam selarut ini ?
***
Aoki membaca pesan yang bocor kiriman Denkai ke Osaka Jepang . Aoki sadar kalau Denkai berencana untuk membunuhnya dan menggantikan dengan orang lain .

***
Dibawah ini adalah text dalam bentuk JPEG . Dianjurkan membaca artikel ini dalam ponsel ukuran 5 inchi keatas (rotate horizontal) , tablet , laptop dan PC. Jika tidak muncul lakukan Refresh 

Sebelum Baeksan berlalu , Jungtae membalas dengan menyerang Baeksan secara mendadak dan berhasil mendaratkan satu pukulan telak ke perut Baeksan . Serangan itu hanya sebuah peringatan dari Jeongtae .

Jeongtae meminta Baeksan untuk menyampaikan pesan , bahwa Jeongtae akan "membayar" kembali (membalas)  sebanyak yang sudah diterimanya . Baeksan berlalu .
Ilhwa kagum karena Jeongtae bisa menguasai ilmu menetralisir pukulan lawan dalam waktu singkat , padahal Ilhwa sendiri harus berlatih 10 tahun di Shaolin .
***

Dalam misi Jeongtae , semua mendapat tugas masing2 .  Mangchi dan Chigi mendapat tugas untuk mencari tahu apa yang Yakuza investasikan di klub . Gwangpae mendapat tugas untuk mencuri dokumen2 milik Aoki tentang Hwangbang dan Club Shanghai .  Dokter Jung mendapat tugas untuk melihat kesepakatan bisnis antara Chirinbang dan Yakuza. Old Man Fly mendapat tugas untuk mengetahui berapa kekuatan personil Yakuza.
Rencana Jeongtae dapat diambil garis besar berdasarkan 36 Stratagems klasik Tiongkok .
  • Watch the fires burning across the river   (隔岸觀火/隔岸观火, Gé àn guān huǒ) . Membiarkan dua musuh saling bertarung sendiri , dan mengambil keuntungan dari konflim ini .
  • Make a sound in the east, then strike in the west (聲東擊西/声东击西, Shēng dōng jī xī) . Membuat musuh mengira mereka akan diserang satu sisi , padahal serangan utama akan ditujukan ke tempat lain .
Jeongtae akan menggunakan sarana telepon untuk mewujudkan rencana ini .
***

Ilhwa menemui salah satu tetua Chirinbang , yang merupakan pejabat keamanan . Ilhwa menyuap secara halus untuk mendapat ijin mengontrol stasiun operator telepon selama satu hari saja.
***

Alhasil Aoki marah besar mengetahui dokumen miliknya yang berkaitan dengan Hwangbang dan Club Shanghai telah dicuri .
Aoki memerintahkan anak buahnya untuk menyelidiki dua pihak yang paling dicurigai dalam hal ini , Ketua Seul dan Jeongtae.
***
Mangchi melaporkan penyelidikan pada Jeongtae . Mangchi dan Chigi berkata bahwa selain markas utama Yakuza , terdapat 4 klan , dan setiap klan Yakuza terdiri dari 20 orang .
Jeongtae menganalisa kekuatan personil Yakuza dengan jarak antara markas Yakuza dengan cabang2nya.
***
Jeongtae menemui Ketua Seul dan Baeksan untuk mengungkap ide untuk menyerang Yakuza . Namun untuk itu Jeongtae perlu bantuan dari anak buah Hwangbang untuk menambah kekuatan .

Baeksan tidak setuju karena itu sama saja Jeongtae memperalat orang2 Hwangbang untuk bertarung demi keuntungan Jeongtae. Dan untuk kesekian kalinya , Ketua Seul menepis kecurigaan Baeksan karena Jeongtae menunjukkan keseriusan dengan membawa "hadiah" berupa dokumen Aoki yang telah dicuri dan dapat menjerat Hwangbang .  Dokumen Aoki itu merinci keterlibatan Hwangbang dalam perdagangan opium .
Seul curiga Jeongtae sedang mengancam secara halus dengan dokumen itu . Jeongtae menunjukkan "niat baik" nya dengan mempersilahkan Seul untuk melakukan apapun terhadap dokumen rahasia itu  , terserah mau dibakar atau disimpan . Jeongtae memaparkan kalau Yakuza diserang , mungkin Aoki akan mengerahkan pasukan militer Jepang , dan jika demikian yang terjadi Aoki akan tersingkir dengan sendirinya .
Seul berhasil diyakinkan dan menjanjikan 300 anak buah Hwangbang untuk membantu Jeongtae.  Jeongtae mengungkap akan menyerang Yakuza besok hari , salah satu sasarannya adalah Standar Bank milik Yakuza.
Part 3 (of 3)

Jeongtae berlalu dari ruangan .
Seul mengungkap rencananya pada Baeksan untuk menggunakan Jeongtae sebagai alat untuk menyingkirkan Aoki , karena Seul lebih khawatir pada informasi yang dimiliki Aoki .
Setelah Aoki berhasil dibinasakan , menurut Seul tidaklah terlambat untuk membunuh Jeongtae kemudian .
***
Shinichi sedang berada di memorial tablet Shinichi . Aoki datang dan mengungkap  rencana Denkai yang berniat untuk menyingkirkan Aoki .  Aoki memperlihatkan surat bukti yang dikirim Denkai dari Shanghai ke Osaka .

Dibawah ini adalah text dalam bentuk JPEG . Dianjurkan membaca artikel ini dalam ponsel ukuran 5 inchi keatas (rotate horizontal) , tablet , laptop dan PC. Jika tidak muncul lakukan Refresh 

Gaya mencium Jeongtae seiring kerinduan dan kesedihan menjadi satu . Setelah itu Gaya berkata bahwa ini akan menjadi akhir dari hubungan mereka berdua . Gaya berterimakasih pada Jeongtae , dan mulai sekarang Gaya bisa menghunus pedang untuk melawan Jeongtae.

Gaya menyerahkan sebuah amplop sebelum berlalu  .
***
Aoki menghadap Denkai untuk mencari  jawaban dari Denkai berkaitan dengan rencana rahasia Denkai untuk mendepak Gaya dan Aoki .
Denkai : Kenapa seorang samurai membawa banyak pedang ? Walaupun pedang itu untuk menyerang banyak musuh , tetapi karena pedang itu juga mudah patah . Dan para samurai sering membuangnya . Ini adalah alasan terbesar. Baja Jepang dibandingkan dengan baja Joseon secara kualitas relatif sama . Agar dapat memilih kualitas baja terbaik untuk membuat pedang yang baik , bahan2 itu harus ditempa .
Aoki : Walaupun sebuah pedang dibuat dari bahan baja terbaik , apakah bisa dibuang setiap saat ?  Apakah anda sedang mengatakan bahwa anda akan meninggalkan aku dan Gaya ?  Sebuah pedang yang patah bisa dicairkan dengan tungku baja .  Jika seseorang diberikan kesempatan hidup yang bauk , apakah anda tidak tahu tentang kelahiran kembali ?
Denkai : Apa maksudmu Gaya akan membuatmu terlahir kembali ? . Aoki : Betul sekali . Pedang yang membuat Gaya terlahir kembali . Aku akan menunjukkan seberapa tajam pedang itu .
Aoki mulai mengeluarkan pisau . Denkai mulai waswas apa yang hendak dilakukan Aoki .   Dan Aoki mengatakan akan mewujudkan mimpi menjadi kenyataan , sebuah organisasi Yakuza yang baru .

Denkai mulai panik dan memanggil Ahka untuk melindunginya.  Ahka muncul tetapi tidak menggubris perintah Denkai untuk membunuh Aoki .
Aoki menusuk Denkai seraya berkata : Ini untuk orang2 yang mati sebelum aku , dan ini untuk begitu banyak Aoki Aoki sepertiku . Dan ini untuk orang yang tidak bisa berjuang kembali di masa lampau , dan untuk begitu banyak wanita seperti Gaya.
Denkai menerima luka mematikan akibat tusukan Aoki . Mulut Denkai mulai memuntahkan darah . Diambang kematiannya , Denkai semakin gusar melihat Gaya muncul dan semua orang yang diandalkan berbalik menghianatinya.  Aoki akhirnya melakukan tusukan terakhir yang mematikan . Denkai tersungkur ke lantai kehilangan nyawa , tewas mengenaskan .
Gaya menangis sedih , bukan karena kehilangan sang kakek yang kejam dan bengis ini , melainkan disaat menjelang ajal , Denkai masih belum menyesal karena membuat Gaya menjadi seorang anak yatim piatu .

Aoki berterimakasih atas kerjasama Ahka .
Ahka menjelaskan agar Aoki jangan salah paham . Ahka melakukan hal ini untuk Gaya , dan Ahka mengabdi pada Gaya mulai sekarang .
***
Kabar kematian Denkai telah tiba di markas Hwangbang .  Baeksan menyarankan Seul untuk tidak datang melayat Denkai di markas Yakuza.  Ketua Seul untuk kesekian kalinya tidak menggubris nasehat Baeksan . Seul merasa gengsi jika bersembunyi dan tidak datang . Ketua Seul berkilah ,  apa kata orang2 Shanghai nanti ?
Ketua Seul berkata akan datang bersama Jeongtae .  Baeksan menerka Seul akan menggunakan Jeongtae sebagai perisai. Seul membenarkan .
***
Dengan kematian Denkai , Deguchi Gaya menjadi pemimpin Yakuza yang baru .  Aoki menegaskan walau Gaya sekarang pemimpin , tetapi Aoki yang memimpin misi kali ini .  Aoki bertanya apa Gaya sanggup membunuh Jeongtae ? .  Deguchi Gaya menukas apa Aoki tidak percaya kepadanya ? .
Aoki mengatakan percaya , tetapi khawatir kalau Jeongtae terbunuh malah membuat Jeongtae terus berada di hati Gaya .
Aoki meminta Gaya untuk tetap tinggal di markas. Aoki menugaskan Yamamoto untuk menjaga markas . Ahka mendapat tugas untuk menemui Jeongtae dan Ketua Seul .
***

Jeongtae mempersiapkan para anak buahnya untuk bersiap bertempur . Jeongtae berpidato laksana seorang jendral yang akan maju ke medan perang .
Jeongtae : Dalam beberapa jam dari sekarang , sebuah perang akan meletus . Dan mungkin pertama kalinya bagi kita orang2 Joseon untuk mengumumkan perang . Tetapi sekarang , dengan hanya kekuatan kita , kita tidak bisa menghancurkan Hwangbang dan Yakuza. Jadi kita akan mengenakan seragam Hwangbang dan menyerang Yakuza duluan . Dan setelah kekuatan kita terkumpul , kita akan menyerang Hwangbang .  Kita akan menang !!!

0 comments:

Post a Comment