Thursday, September 5, 2013

Sinopsis : Queen Of Ambition – Episode 23

Standard

Queen Of Ambition 01 - 02
Pengacara Cha aka Haryu , Ayah Cha , Samdo , Taekbae dan Bibi Hong mengunjungi abu jenasah Eunbyul dan Pengacara Cha yang asli.  Ayah Cha sangat bersedih mengenang cucunya yang belum pernah jumpai dan anak kembarnya yang terbunuh secara mengenaskan.


Pengacara Cha mengingatkan bahwa mungkin Dahae akan bermain keras karena itu menitipkan Ayah Cha kepada Samdo , Bibi Hong dan Taekbae.
Queen Of Ambition 23-01
Dahae menemui Presiden Seok dan melabrak kenapa Presiden Seok memutuskan untuk menyetujui Komisi Independen. Presiden Seok malah heran kenapa Dahae khawatir kalau tidak merasa bersalah seperti dalam komik “Angel” itu.Presiden Seok menenangkan Ibu Negara Dahae agar tenang karena sudah menaruh orang kepercayaannya di Komisi Independen sebelum Presiden Seok berangkat keluar negri.
Komisi Independen sudah dibentuk dan Chang ditemani Pengacara Cha dan anggota komisi lainnya mendapat liputan pers.
Queen Of Ambition 23-02
Di kantor komisi Chang Woo-jul berunding dengan Pengacara Cha untuk memulai pekerjaan mereka. Chang mengingatkan aturan main tak tertulis agar penelitian yang dijalankan Komisi Independen  tidak mengusik Presiden Seok. (Tentu saja karena Chang adalah orang kepercayaan Presiden.)
Queen Of Ambition 23-18

Queen Of Ambition 23-03
Ibu Negara Dahae menghadap Komisi Independen untuk pemeriksaan. Dalam meja besar oval saling berhadapan Ibu Negara Dahae didampingi pengacaranya dan Chang Woo-jul didampingi asistennya , yakni Pengacara Cha.
Queen Of Ambition 23-21
(Tenyata Pengacara Cha sudah memperhitungkan hal itu . Dokyung dan Pengacara Cha sudah mengurus masalah sidik jari Pengacara Cha yang palsu dengan bantuan seorang pejabat tinggi terkait . Pejabat itu memastikan bahwa sidik jari Haryu sudah sama dengan sidik jari Pengacara Cha yang telah mati. Dokyung mengingatkan setelah merubah sidik jarinya dengan bantuan teknologi , Haryu selamanya menjadi Pengacara Cha dan hidup dengan jati dirinya. Dokyung mengucapkan terimakasih pada sang pejabat . Sang pejabat itu mengatakan bahwa sudah seharusnya membalas budi pada Perusahaan Baek Hak.  )
Queen Of Ambition 23-04
Dahae terdiam diruang pertemuan dan Pengacara Cha dengan tajam mengkritik pejabat macam apa yang mengambil sidik jari orang untuk diselidiki dan menganggapnya sebagai tidak masuk akal. Pengacara Cha juga menanyai apa pejabat itu didukung oleh Ibu Negara Dahae ? (Kali ini posisi Pengacara Cha diatas angin).
Pengacara Cha : ” Apakah anda (Ibu Negara Dahae) masih meragukan jati diriku ? ”
Ibu Negara Dahae : ” Tidak ”
Pengacara Cha : “Kalau begitu kami akan anggap anda sudah tidak mencurigai kami dan biarlah kami lakukan tugas kami.”……”Ibu negara , dalam pemilihan itu , anda gunakan dana itu dan minta dia (Capres Han) untuk mengundurkan diri dari pemilihan ? Anda menghapus data itu  , kejadian ledakan mobil itu , membunuh mantan suami anda dan dibebaskan karena tak cukup bukti , apakah anda tahu mengenai hal itu ? Anda gunakan kedudukan anda terlibat dalam kasus itu ? Anda pernah diselidiki oleh polisi karena kasus pembunuhan ? Ibu Negara , Cepat jawab aku !!! ”
Ibu Negara Dahae : (gugup ) “Kenapa selalu bertanya hal yang tak ada hubungannya dengan masalah ini ? Kamu tidak tahu ?”
Pengacara nya Dahae : “Mohon anda tenang (pada Dahae) , kami menolak menjawabnya”
Sekretarisnya Dahae : “Hari ini beliau kurang sehat.Hari ini sampai disini saja ”
Pengacara Cha : “Lain kali kami akan langsung kesana ”
(dan pertemuan pun usai. Ibu Negara Dahae kembali ke istana dengan kawalan kepresidenan)
Queen Of Ambition 23-05
Pengacara Cha selanjutnya mengincar kakak tirinya Ibu Negara , yakni Joo Yanghoon , terlebih lagi anak buahnya sudah mengetahui keberadaan Yanghoon di Nanhai .
Ibu Negara Dahae menghubungi Yanghoon terlebih dahulu untuk menghindarkan hal-hal buruk . Yanghoon pun segera melarikan diri kembali ke Seoul. Dahae terus terang pada Yanghoon , bahwa dia meminta Yanghoon untuk membunuh Pengacara Cha . Dahae menenangkan kakaknya bahwa menurut hukum Korea , jika sudah dinyatakan tidak bersalah pada kasus pembunuhan (Pengacara CHa yang asli), maka jika kakaknya membunuh Pengacara Cha yang sekarang , Yanghoon sama sekali tidak bisa ditangkap. Haryu juga mengompori bahwa Haryu yang menyamar sebagai Pengacara Cha inilah yang membunuh ayah kandung Yanghoon (ayah tiri Dahae , padahal Dahaelah yang membunuhnya).
Di kantor komisi , Pengacara Cha menerima laporan anak buahnya bahwa Yanghoon lolos dari penangkapan.
Pengacara Cha kembali kerumah. Disana Yanghoon sudah menunggu untuk membunuhnya. Pengacara Cha curiga ada penyelundup kerumahnya. Yanghoon mengendap masuk rumah dan berjalan dengan hati-hati. (Untung Ayah Cha sudah diungsikan) . Yanghoon terus mencari dimana Pengacara Cha berada . Yanghoon melihat sebuah kamar dan mengira Pengacara Cha sudah tertidur . Yanghoon mempersiapkan kabel untuk mencekiknya sampai mati.
Queen Of Ambition 23-06
Ternyata tidak ada siapa-siapa dan Yanghoon menuju ruangan lain dengan kawat kabel ditangannya. Diam-diam Pengacara Cha sudah berada dibelakang Yanghoon. Pengacara langsung menghajar Yanghoon dan mereka berkelahi dengan sengit. Yanghoon hampir mencekik Pengacara Cha , tetapi Pengacara Cha berhasil membalikkan dan menghajar Yanghoon sampai pingsan.
Queen Of Ambition 23-07
Setelah Yanghoon siuman kembali , tubuhnya sudah terikat dan Pengacara Cha bersiap menginterogasinya .
Pengacara Cha : “Dia suruh kamu bunuh aku ? ”
Yanghoon : “Kamu seharusnya sudah mati”
Pengacara Cha : “Ya kamu harus mati dan bukan kakakku”
Yanghoon : “Jangan merasa kau korban. Kamu pembunuh ayahku ”
Pengacara Cha : “Kamu masih percaya aku pembunuh ayahmu ? Bukan aku tetapi Dahae yang membunuh ayahmu”
Yanghoon : “Jangan bicara yang bukan!!!!”
Pengacara Cha : “Masih tak mengerti ? Dia memperalat kamu. Setelah kau membunuhku kamu akan masuk penjara. |
Yanghoon : “Kamu Haryu harus mati . Meskipun bunuh kamu , aku takkan masuk penjara.
Pengacara Cha : “Sekarang aku bukan Haryu. Sidik jari kami berdua sama sekali sama. Dahae tahu hal ini. Jika kamu membunuhku , kamu membunuh Cha Jae-woong. Jika kamu tak percaya padaku . Aku akan tunjukkan Dahae itu orang seperti apa   ”
Queen Of Ambition 23-08
(Pengacara Cha menutup mulut Yanghoon dengan perban lalu dia menelepon Ibu Negara Dahae dengan mode speaker agar Yanghoon bisa mendengar pembicaraan mereka di telepon.)
Queen Of Ambition 23-20
Pengacara Cha kemudian membuka perban dimulut Yanghoon. Kali ini Yanghoon dengan lesu memastikan apa benar Dahae yang membunuh ayahnya . Pengacara Cha mengatakan bahwa setelah Yanghoon mengetahui kebenaran , Dahae mungkin akan membunuh kakak tirinya juga. Yanghoon masih bersikeras tak percaya. Pengacara Cha dengan santai menyuruh Yanghoon membuktikan sendiri. (Pengacara Cha mengambil ponsel Yanghoon dan menghubungkannya dengan Dahae)
Queen Of Ambition 23-09
Ibu Negara Dahae : “Halo”
Yanghoon : “Dahae”
Ibu Negara Dahae : :Kakak:
Yanghoon : ” Dahae , Haryu tidak membunuh ayahku ”
Ibu Negara Dahae : “Kamu dimana ? ”
Yanghoon :”Apakah cara aku melarikan diri untuk sementara ?  Aku membutuhkan bantuan kamu dan apakah sekarang bisa bertemu denganmu ?”
Ibu Negara Dahae : “Baik aku akan berangkat sekarang”
Disuatu tempat Pengacara Cha dan Yanghoon sedang menunggu untuk membuktikan ucapan Pengacara Cha bahwa Dahae akan mengirim orang untuk membunuh Yanghoon . Benar saja tak lama kemudian sebuah mobil datang berisi empat orang pria yang siap meringkus Yanghoon.
Queen Of Ambition 23-11
Queen Of Ambition 23-10
Pengacara Cha berunding dengan Dokyung dan Presiden Baek mengenai konferensi pers yang akan berlangsung buat mendukung strategi Pengacara Cha. Tetapi strategi itu beresiko akan berakhir dengan penangkapan . Hal ini membuat Dokyung memaksakan menggantikan ayahnya untuk konferensi pers nanti. Dokyung menemui Bibi Jimi untuk menyampaikan satu permohonan. Dokyung tahu bibinya sedang berduka tetapi Dokyung berharap bibinya memaafkan ayahnya. Dokyung membujuk bibinya bahwa dia akan menanggung kesalahan ayahnya dan memohon bibi Jimi lebih memaafkan ayahnya karena tinggal bibi Jimi dan Presiden Baek lah keluarga dekat Dokyung.
Dahae tidak bisa tenang tidur di istana kepresidenan. ( Dia bermimpi buruk sedang diusir dari istana presiden. Dalam mimpinya Dahae berkalan kaki telanjang menuju rumah lamanya dan penduduk setempat memakinya sebagai pembohong. Dirumah Haryu yang lama Pengacara Cha muncul dan terus menuduhnya sebagai pembunuh ) . Ibu Negara Dahae terbangun oleh sekretrarisnya . Ternyata udah jam sembilan pagi. Sekretarisnya melaporkan bahwa Perusahaan Baek Hak akan melangsungkan jumpa pers.
Ibu Negara Dahae menghadap Presiden Direktur Dokyung dan memohon agar Dokyung mengurungkan niatnya melangsungkan konferensi pers. Dokyung berada diatas angin karena tahu Perusahaan Baek Hak tidak terlalu diragukan atas skandal ini. Dahae memohon agar Dokyung membangun kerjsama yang saling menguntungkan antara penguasa dan pengusaha konglomerat. Dokyung mengingatkan bahwa masa indah Dahae di istana negara tidak akan lama lagi berakhir dan Dokyung bertekad akan membuat akhir yang sedih bagi Dahae.
Dalam konferensi pers , Presiden Direktur Dokyung mengumumkan bahwa sudah dua kali memberikan uang dalam jumlah besar kepada istri dari presiden incumbent (Presiden Seok) sebanyak 100 juta won. Dokyung juga mewakili perusahaan Baek Hak untuk meminta maaf.
Queen Of Ambition 23-12
Serangkaian rencana Pengacara Cha berjalan baik . Masyarakat mulai terpengaruh dan berdemonstrasi didepan istana negara menentang Ibu Negara Dahae.
Queen Of Ambition 23-13
Dalam mobil kepresidenan yang mendapat pengawalan ketat  , Ibu Negara Dahae membaca perkembangan terakhir melalui tabletnya , termasuk konferensi pers yang dilakukan Dokyung. Dahae mengetahui bahwa karir politiknya akan berakhir. Terlebih lagi iringan mobil mereka dicegat oleh para demonstrant.
Queen Of Ambition 23-14
Demonstrasi terus berlangsung sampai malam hari dan menjadi sorotan pers. Sementara itu Presiden Seok sudah kembali ke istana presiden. Ibu Negara Dahae melabrak Presiden Seok yang tidak melakukan apa-apa . Dahae mengungkit jasanya yang telah mendudukkan Seok sebagai presiden. Presiden Seok malah mengungkap rencana perceraian mereka. Dahae mengancam akan membongkar keterlibatan Presiden Seok dalam pembunuhan (yang menyangkut Presiden Direktur Baek juga). Tetapi ancaman ini tidak mempan dan Presiden Seok malah mengungkit otobiografi Dahae yang terbukti palsu dan penuh dusta.
Pengacara Cha terus menyelidiki kasus Ibu Negara Dahae bersama Chang Woojul. Chang merasa bukti sudah cukup untuk menjerat Dahae tetapi Pengacara Cha mengusulkan agar dilengkapi dengan pengeledahan Istana Negara. Terlebih lagi surat perintah sudah turun. Segenap Komisi Independen segera menuju Istana Negara dengan kekuatan penuh.
Queen Of Ambition 23-15
Di istana , Dahae serasa merenungi hari hari akhirnya di istana. Dahae tetap ingin tampil istimewa untuk menyambut acara kenegaraan terakhirnya. Sekretrarisnya melaporkan bahwa Komisi Independen sedang meluncur menuju istana. Dahae sangking gugupnya menumpahkan sendiri suguhan teh ke bajunya sehingga harus berganti pakaina. Diam-diam Dahae mempersiapkan pistol di brankasnya untuk segala kemungkinan terburuk.
Adegan selanjutnya menjadi bagian dari episode awal , episode 1 , dimana Dahae berjalan dengan penuh keanggunan menghadiri acara kenegaraan .
(Sementara itu Komisi Independen terus merangsek masuk ke Istana Negara dan wartawan sedang menunggu untuk mendapatkan berita).
Queen Of Ambition 23-16
Queen Of Ambition 23-19
Queen Of Ambition 01 - 02
Wajah Daehe berubah dengan tatapan kejam dan mempercepat membuka brankasnya. Haryu terus mendesak bahwa satuan khusus hanyalah untuk mengatur panggung dan pertunjukkan sebenarnya akan dimulai sekarang , bahwa Ibu Negara adalah seorang pembunuh.
Daehe seakan kerasukan dan mengambil pistol berbalik menodong Haryu. Haryu menatap tanpa gentar dan dengan penuh emosi Haryu mengingatkan Daehe agar kembali ketempat kumuh dimana dulu Daehe berasal.
Petugas pengaman presiden bersama team jaksa mendengar letusan pistol dari dalam ruangan. Mereka kemudian menembak kunci pintu agar bisa membuka pintu dengan cepat. Terlihat Haryu dan Daehe saling berpelukan dengan kondisi payah dan darah tertumpah bersama pistol.
Queen Of Ambition 23-17
(hansinema / bentara.asia)

0 comments:

Post a Comment