Thursday, September 5, 2013

Sinopsis : Queen Of Ambition – Episode 22

Standard

Queen Of Ambition 22-01
Haryu aka Pengacara Cha sedang membawa Lee Chul-woo. Pengacara Cha berhenti sejenak karena melihat Lee masih sangat lelah akibat perawatan yang buruk di Rumah Sakit Jiwa. Haryu hendak membelikan minuman untuk Lee.

Lee dengan tubuh yang lelah memaksakan diri untuk bercerita pada Pengacara Cha.
Lee Chul-woo : “Seok Tae-il yang membunuh Chun Young-ho , adik ipar Presiden Baek , suami dari Bibi Jimi. Kupikir aku tak sanggup menahan beban ini lebih lama dihatiku.  Aku harus mengakuinya sekarang.
Pengacara Cha : “Apa kau baik-baik saja ? ”
Lee Chul-woo : “Presiden Direktur Baek Chang-hak mengira ia sudah membunuh Chung Young-ho. Setelah Presiden Baek meninggalkan lantai atap gedung. Chung Young-ho sadar kembali. Dia tidak mati. Chung Young-hoo tahu bahwa Seok Tae-il yang mencuri dana perusahaan rahasia itu. Sebelum Chung memberitahu yang sebenarnya pada Presiden Baek , dia menyuruh Seok untuk mengakui kesalahannya pada Presiden Baek. Seok Tae-il takut kesalahannya terbongkar , Seok mencekik Chung dan membunuhnya. Lalu membuatnya seperti kasus orang bunuh diri. Seok mendorongnya dari atap.” ………”Aku menerima uang dari Seok Tae-il. Dia ingin aku membuat Chung seperti melompat dan bunuh diri. Aku memalsukan penyebab kematiannya. Seok Tae-il lah yang membunuh Chung. ”
Queen Of Ambition 22-02

(Pengacara Cha cemas karena Lee seperti kelelahan sekali kemudian pergi sebentar mencari minuman)
Sementara itu Dahae mulai meminta “bayaran tinggi” karena menjadi orang yang paling bekerja keras untuk pencalonan Seok sebagai presiden. Dahae menyodorkan surat pernikahan pada Seok atau dia akan membuat Seok gagal menjadi presiden . Dahae menggunakan issue larinya Lee Chul-woo untuk memaksa Seok Tae-il menandatangani surat pernikahan atau posisi presiden akan jatuh pada orang lain. Seok akhirnya menandatangani dan Dahae mulai menyuruh orang-orangnya untuk membungkam Lee Chul-woo yang sedang bersama Pengacara Cha.
Pengacara Cha kaget karena Lee Chul-woo dimobil sedang sekarat karena disuntik oleh seseorang (orang suruhan Dahae). Dengan demikian kondisi kesehatan Lee yang sangat buruk tidak memungkinkan dia memberikan kesaksian.
Queen Of Ambition 22-03
Hasil pemilu sudah semakin jelas. Seok Tae-il menjadi presiden Korea yang baru dengan kemenangan 46.9%. Dahae memberi selamat dan mengalungkan bunga pada leher Presiden yang baru.
Queen Of Ambition 22-04
Dahae lalu menelepon kepala polisi dan berterima kasih telah memberitahu terlebih dahulu kedatangan Presiden Baek kekepolisian. Dahae meminta kepala polisi untuk mengurus masalah Presiden Baek secara diam-diam.
Dirumah keluarga Baek , Presdir dan Dokyung tampak jengkel mendengar kabar kemenangan Seok Tae-il.  Pengacara datang melaporkan perkembangan terakhir bahwa Lee Chul-woo untuk sementara ini tidak bisa memberikan kesaksian. Bibi Jimi menjadi gelisah karena ini menyangkut kematian suaminya.
Queen Of Ambition 22-05
Pengacara Cha membahas berdua dengan Presiden Baek. Menurut Presdir Baek , setelah Seok menjadi Presiden Korea yang baru maka akan semakin sulit dijangkau. Pengacara Cha menambahkan bahwa Dahae pun akan menjadi Ibu Negara Korea sekarang. Presiden Baek semakin tidak tenang mendengarnya karena tahu bahwa Dahae tidak akan membiarkan Perusahaan Baek Hak tenang.
Presiden Seok bersama Ibu Negara Dahae mengadakan konferensi pers pertamanya sekaligus mengumumkan pernikahan mereka. (Dengan posisi setinggi ini Seok dan Dahae semakin sulit disentuh karena berkuasa. Bagaimana cara Pengacara Cha menghadapi mereka ? )
Queen Of Ambition 22-06
Pengacara Cha memulai dari orang-orang terdekat , atau lingkaran dalam Seok Tae-il. Cha berunding dengan Samdo kira-kira siapa orang yang terdekat Seok Tae-il di ranah hukum. Sulit ditebak karena didepan publik mereka tidak memperlihatkan kedekatan mereka terhadap Presiden Seok . Tetapi Pengacara Cha punya akses informasi dari Soojung yang kini menjadi anak presiden. Samdo dan Pengacara Cha setuju dengan satu nama yaitu Chang Woo-chul. Maka Pengacara Cha memutuskan untuk mendekati Chang terlebih dahulu.
Setelah melakukan pengamatan , Cha dan Samdo tahu bahwa Chang Woo-chul sibuk berselingkuh dengan wanita lain dan ada hotel yang biasa mereka kunjungi. Pengacara Cha menghampiri Chang dan selingkuhannya (sok kenal sok dekat) . Tetapi Chang seperti enggan menemui Pengacara Cha dan memintanya menemui lain waktu. Diam-diam Pengacara Cha dan Samdo mengatur bahwa istri Chang diberitahu suaminya sedang bersama wanita lain di hotel. Istri Chang datang untuk melabrak dan Pengacara Cha datang “menyelamatkan” Chang disaat yang tepat dengan mengaku wanita selingkuhan Chang sebagai tunangan Pengacara Cha. (Selamatlah Chang Woo-chul dari labrakan istrinya dan dengan ini Chang menjadi berhutang budi pada Pengacara Cha).
Queen Of Ambition 22-07
Chang Woochul menemui Pengacara dikantornya untuk berterimakasih karena menyelamatkannya dari labrakan istrinya. Chang prihatin melihat kantor Cha yang kecil dan mengajaknya bergabung ke firma hukum yang lebih besar.

Ibu Negara Dahae memulai kekuasaannya dengan membebaskan kakak tirinya Yanghoon lebih dini. Dahae sudah mengatur Yanghoon ke sebuah tempat yang nyaman dan terpencil agar tidak ketahuan.
Queen Of Ambition 22-15

Pengacara Cha menghadap Ibu Negara Dahae.
Pengacara Cha : “Apa ini tempat terakhir setelah semua dosa yang kau lakukan ? Hanya agar kau bisa tinggal disini ?”
Ibu Negara Dahae : “Kau harusnya menyesuaikan ucapanmu dengan tempat dimana kau sedang berada ”
Pengacara Cha : “Kau tak mungkin mengharapkanku memperlakukanmu sebagai Ibu Negara kan ? Ibu Negara Dahae : “Aku singkat saja . Kudengar kau melakukan hal yang kekanak-kanakan belakangan ini. Apa itu ? “Angel” ?
Pengacara Cha : “Kau membicarakan tentang web komik populer kan ? Kau membaca komik itu juga ?
Ibu Negara Dahae : “Itu sangat rendahan dan kekanak-kanakan. Kenapa kau melakukan hal seperti itu ?
Pengacara Cha : “Seharusnya kau tak menanyakan hal itu ”
Ibu Negara Dahae : ” Maksudmu kau tak tahu hal itu ? ” Kaulah yang menulisnya ”
Pengacara Cha : “Karena kau ingin tahu siapa penulisnya , kau memintaku datang kesini?
Ibu Negara Dahae :” Segera hentikan penerbitan web komik itu!!”
Pengacara Cha : “Bagaimana aku bisa melakukannya bila bukan aku yang menulisnya ? Kau sudah salah orang ”
Ibu Negara Dahae : “Jika tak kau segera hentikan maka orang disekitarmu akan menderita. ”
Pengacara Cha : “Itu bukan hal yang bisa kuhentikan”
Ibu Negara Dahae : “Jangan meminta pengampunan setelah semua penderitaanmu. Segera hentikan sekarang”
Queen Of Ambition 22-08
Sesudah itu Pengacara Cha diantar kembali ke jalan. Pengacara Cha tidak menggubris ancaman Ibu Negara Dahae dan segera memerintahkan orangnya untuk mengunggah episode berikut web komik itu sekarang. (hehehehehe)
Di ruangnya , Presiden Seok juga membaca komik “Angel” itu . Dia memperhatikan bagian dimana wanita dalam “Angel” itu justru yang berdiri di podium utama kepresidenan dan pria presiden  itu jadi pendampingnya.
Queen Of Ambition 22-09
Presiden Seok merasa tersinggung dengan komik itu dan menghadap Ibu Negara Dahae untuk menanyakan hal ini. Presiden Seok menanyakan apa komik web itu berkisah tentang Dahae ? . Dahae menyangkal . Presiden Seok terus mendesak : “Apa kau membunuh seorang pria seperti dalam komik ini ? Dahae menyangkal sambil mengungkit jasanya yang bisa mendudukan Seok sebagai presiden . Presiden Seok : “Jika ini menjadi masalah maka aku tidak akan melepaskannya”. Dahae terdiam kesal.
Petugas negara menghadap Presiden Direktur Dokyung membawa surat penggeledahan sambil membawa kotak biru untuk mengambil semua dokumen. Presiden Dokyung memerintahkan Sekretaris Moon untuk menghubungi Blue House (Istana Presiden) dan mengatur pertemuan dengan Ibu Negara.  Para petugas negara juga membawa surat perintah penangkapan untuk menangkap Presiden Baek atas dasar penggelapan pajak.
Queen Of Ambition 22-10
(Rupanya Ibu Negara Dahae mulai membuktikan ancamannya untuk mempersulit orang terdekat Pengacara Cha).
Dokyung semakin cemas mendengar ayahnya ditangkap . Dia menghadap Ibu Negara Dahae. Dahae menanyakan ada urusan apa Dokyung menghadpnya. Dokyung meminta Dahae membebaskan ayahnya. Dahae mengajukan syarat agar Dokyung meminta maaf padanya. Dokyung menahan emosi dan meminta maaf , tetapi Dahae meminta Dokyung mengulanginya karena merasa masih kurang tulus. Dokyung akhirnya berlutut untuk meminta maaf sambil menahan emosi. Dahae tampak puas melihat musuh besarnya merendahkan diri seperti itu.
Queen Of Ambition 22-11
Queen Of Ambition 22-12
Di kesempatan lain Dahae mulai mendekati pejabat terkait untuk menertibkan web yang menampung komik “Angel” .
Queen Of Ambition 22-16
Queen Of Ambition 22-13
Besok paginya para penggemar komik “Angel” sudah menanti edisi berikutnya komik tersebut. Ternyata sudah keluar dan segera menjadi perbincangan masyarakat luas. Ternyata dalam episode komik terbaru , wanita yang menjadi ibu negara diperiksa oleh Komisi Independen. Dahae membacanya dan tertawa sinis meremehkan.
Diam-diam Presiden Baek dan Pengacara Cha menghimpun orang-orang berpengaruh dipemerintahan Korea Selatan , terdiri dari anggota kongres dan pejabat setingkat mentri , dan yang kebetulan pernah menerima bantuan dari Perusahaan Baek Hak untuk mendukung berdirinya Komisi Independen untuk memeriksa Ibu Negara Dahae berkaitan opini yang tumbuh dimasyarakat. Dan Pengacara Cha menekankan ini adalah pemerintahan terakhir Presiden Baek.
Queen Of Ambition 22-14
Presiden Seok berunding dengan Chang Woojul berkaitan dengan isu Komisi Independen ini. Rupanya Presiden Baek hendak menaruh orang kepercayaannya menjadi salah satu anggota Komisi Independen. Chang menyanggupi .
Pengacara Cha dikantornya memberi selamat pada Chang telah menjadi anggota Komisi Independen. Pengacara Cha juga menyerahkan berkas mengenai Dahae pada saat bekerja diperusahaan Baek Hak. Cha menawarkan bantuan jika Chang membutuhkan informasi lebih jauh. Tiba-tiba Chang terpikir suatu hal , yakni mengajak Pengacara Cha menjadi asistennya di Komisi Independen. (Rencana Pengacara Cha berjalan mulus)

0 comments:

Post a Comment