Thursday, September 5, 2013

Sinopsis : Queen Of Ambition – Episode 19

Standard

Queen Of Ambition 19-01
Dokyung menunggu Dahae disebuah tempat dan berniat hendak membunuhnya. Ketika bercermin . Dahae melihat Dokyung sedang berdiri disampingnya .


Dokyung : “Wanita iblis !!!” , “Kamu dan Haryu memiliki pernikahan atas nama hukum ? “Kau juga punya seorang putri?” , Kau juga membunuh anakku. Setelah membunuh Dohoon kenapa kamu bisa berjalan sombong seperti itu ? (Dokyung menggoncangkan badan Dahae).
Dahae : Aku juga sedih mengenai Dohoon.
Dokyung : Jangan pernah sebut nama Dohoon lagi !! Fakta kau telah menipu dan mempermainkan Dohoon….aku akan membuatmu menebusnya. Kauu …..akan mati ditanganku.
Dahae : Kita berdua sama-sama menipu Dohoon.
Queen Of Ambition 18-11
Kalimat terakhir Dahae ini benar-benar menggugah nafsu membunuh Dokyung. Tak lama setelah Dahae meninggalkan ruangan . Dokyung menatap gunting didekatnya. Sebagai ibu yang marah atas kematian anaknya , Dokyung gelap mata , dia mengambil gunting dan mengikuti Dahae .
Queen Of Ambition 19-14

Queen Of Ambition 19-02
Queen Of Ambition 19-03
Mendadak Soojung melihat Dahae di culik ditengah pertemuan. Soojung melapor kepada Pengacara Cha yang langsung teringat Dokyung punya niat membunuh Dahae. Pengacara Cha melapor pada Presiden Baek melalui telepon. (Presiden Baek tentu tak mau anak satu-satunya menjadi pembunuh).
Dahae sedang berada disebuah tempat yang gelap dan angker. Dokyung mendekati Dahae yang duduk terikat dengan nafsu membunuh. Presiden Baek menelepon Dokyung tetapi Dokyung terus memandang Dahae dengan pandangan mengancam dengan bahan bakar dan korek api menyala.
Queen Of Ambition 19-04
Sambungan telepon berhasil juga . Presiden Baek meminta anaknya tidak berbuah bodoh karena tinggal Dokyung anak satu-satunya. Jika terjadi sesuatu pada Dokyung sama saja meminta ayahnya mati duluan. Presiden Baek terus membujuk via telepon sampai mata Dokyung berkaca-kaca.
Queen Of Ambition 19-05
Queen Of Ambition 19-06
Pengacara Cha aka Haryu menyusul ke lokasi bersama Sekretaris Nam. Dokyung tampak mengurungkan niatnya dan Pengacara membimbingnya keluar . Pengacara masuk kembali untuk mengintimidasi Dahae yang sedang duduk terikat. Dahae menantang apakah Pengacara takut untuk membunuhnya ? .
Pengacara Cha : Aku sangat yakin bisa membunuhmu. Aku berbeda dari keluarga Baek. Kembalikan dokumen rahasia yang kau curi dari Presiden Baek. Maka aku akan mengampunimu.
Dahae : (tersenyum sinis) Jangan buat aku tertawa.
Pengacara Cha : Apakah aku bercanda atau tidak , lihat saja nanti. Sudah kubilang aku berbeda dengan Keluarga Baek
Queen Of Ambition 19-07
Pengacara Cha menatap dirigen berisi bahan bakar dan menyiramkannya ke sekeliling Dahae. Dahae mulai gentar dan ketakutan. Pengacara mengancam sampai kehitungan kelima akan membakar Dahae. “Satu , dua , tiga , empat ………”. Dahae akhirnya menyerah .
Samdo atas arahan Pengacara Cha sedang mencari berkas dokumen yang dicuri Dahae. Samdo menemukan brankas dan berhasil menemukan berkas arsipnya. Pengacara Cha melepaskan ikatan Dahae. Dahae kembali bertanya kenapa tak membunuhnya. Pengacara Cha mengatakan bahwa membunuh itu bukan caranya melainkan cara Dahae. Seperti biasa mereka saling bertukar kata-kata “mutiara” (ancaman).
Presiden Baek sangat senang Pengacara Cha menyelamatkan berkasnya. Presiden Baek merasa berhutang budi dan akan selalu membalas budi. Presiden Baek juga meminta Pengacara Cha menjenguk Dokyung dikamarnya.
Di kamar , dokter merasa obat tidak lagi berguna bagi Dokyung dan memintanya agar tidak berpikir macam-macam lagi karena pikiran lah pokok permasalahan. Dokyung membuang muka dipembaringannya saat Pengacara Cha datang.
Pengacara Cha : “Itu tak benar aku tak tahu perasaanmu.Ketika putriku meninggal aku merasakan hal yang kau rasakan sekarang. Aku ingin membunuhnya dengan tanganku sendiri. Aku ingin memutilasinya dengan tanganku sendiri. Tetapi itu tak akan membawa putriku kembali. Ketika kau kehilangan pikiran karena aku begitu merindukan mendiang putriku ,ketika kau merasa ingin mati karena merasa bersalah atas mendiang saudara kembarnya. Aku membayangkan Joo Dahae meminta maaf tulus padaku dan memohon pengampunanku. Dengan begitu amarahku bisa mereda dan balas dendam akanberakhir.”
Queen Of Ambition 19-08
Samdo sedang memburu gelandangan yang dipinjam namanya untuk membeli mobil yang meledak dan menewaskan Dohoon itu. Samdo menggunakan iming-iming uang untuk memuluskan rencananya. Sementara itu Taekbae juga sedang memburu ahli peledak ilegal. Taekbae memang agak tolol dengan membuat takut sasarannya yang mengira Taekbae adalah polisi.
Direstoran Bibi Hong , Samdo memarahi Taekbae tetapi Pengaraca Cha terinspirasi akan sesuatu. Pengacara Cha menuju supermarket dan menanyakan soal bon kepada wanita petugas kasir. Dia ingin tahu bagaimana metode pertukaran barang  sambil menyerahkan foto Dahae dan petugas kasir mengingat wajahnya. Pengacara Cha berusaha memastikan apa petugas kasir tidak mengingat siapa yang membeli barang tersebut tetapi hanya ingat Dahae yang datang menukarnya . Petugas kasir mengatakan ya.
Sesudah itu Pengacara Cha menghadap detektif polisi . Dia membahas pada saat pukul 4 sore dimana Dohoon dan Dahae bertemu dengan dirinya , Dahae menyuruh orang lain membeli barang itu. Dan ketika melakukan transaksi dengan kartu kredit maka akan terlihat waktu transaksinya karena itu Dahae menggunakan kartu kreditnya. Intinya Pengacara Cha hendak menekankan bahwa Dahae memalsukan alibinya dan meminta detektif Nam untuk melakukan pemeriksaan ulang.
Queen Of Ambition 19-09
Detektif Nam mengaku sedang memeriksa rekaman CCTV dan meminta Pengacara Cha untuk bersabar sebentar. Anak buah detektif Nam melaporkan bahwa diantara 30 menit sebelum dan sesudah kecelakaan , Dahae tidak berada dalam rekaman. (Dalam foto itu terlihat Dahae dan Yanghoon berada ditempat yang sama di waktu yang berbeda). Pengacara Cha berusaha meyakinkan bahwa tentu saja Dahae tidak ada karena sedang berdiri tepat dihadapan Pengacara Cha dan Dohoon. Detektif Nam berusaha memastikan apa Dahae yang menyiapkan ponsel ilegal , mobil gelap dan bom rakitan.  Detektif Nam masih sulit percaya sehingga Pengacara Cha menyodorkan nama Yanghoon yang membantu Dahae selama ini. Pengacara Cha juga berusaha meyakinkan detektif bahwa Yanghoon punya catatan kriminal. Detektif Nam mengecek arsip kepolisian mengenai Yanghoon dan ternyata benar .
Queen Of Ambition 19-10
Dahae dipanggil menghadap polisi dan detektif Nam menginterogasi Dahae dan Yanghoon secara terpisah. Yanghoon mulai ketakutan tetapi Dahae tetap percaya bahwa tidak ada bukti dan saksi untuk menjerat mereka.
Pengacara Cha sedang bersama ayahnya ketika bertemu dengan Soojung , Dahae dan ayah Soojung yakni Seok Tae-il. Soojung mengantarkan ayah Cha pulang terlebih dahulu untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan sementara Seok menanyakan banyak hal kepada Pengacara Cha didampingi Dahae yang tersenyum culas. Pertanyaan Seok itu akan mudah dijawab oleh Pengacara Cha yang asli , tetapi sulit dijawab oleh Haryu karena pertanyaan menjurus pribadi. Pengacara Cha hampir ketahuan oleh Seok tetapi Soojung menyelamatkan Pengacara Cha disaat yang tepat.
Queen Of Ambition 19-11
Di kantornya , Soojung sedang bersama Pengacara Cha. Pengacara Cha kaget ketika menemukan arsip saudara kembarnya mengenai ayah Soojung , Seok Tae-il. Pengacara Cha menunggu Soojung pergi kemudian mempelajari berkas tersebut yang ternyata berhubungan dengan donasi uang dari Perusahaan Baek Hak. Pengacara Cha menyadari bahwa saudara kembarnya ternyata mengetahui kasus korupsi dari Seok Tae-il , disisi lain Seok adalah ayah dari Soojung yang dicintainya.
Samdo terus beraksi untuk memburu gelandangan yang namanya dipakai untuk membeli mobil gelap. Kali ini Pengacara Cha ikut serta. Mereka menemukan tersangka dan menangkapnya.
Queen Of Ambition 19-12
Dari jauh Yanghoon melihat mereka dan sadar kini nasibnya diujung tanduk. Yanghoon diam-diam menemui Dahae dan disekitar mereka ada detektif polisi yang sedang menyelidiki. Yanghoon mendesak adiknya agar menghentikan semuanya.
(Kenangan masa kecil Yanghoon dan Dahae sebagai saudara tiri diputar kembali. Ternyata Yanghoon sejak kecil sangat melindungi adik tirinya hingga sekarang )
Yanghoon mendesak Dahae agar menyerahkan diri kepolisi. (untuk meringankan hukuman). Dahae bersikeras menolak gagasan Yanghoon dan membujuk Yanghoon agar membantunya sekali lagi. Yanghoon mengatakan bahwa dia akan menanggung semua dosanya . Dahae keberatan karena tanpa Yanghoon dia sulit berbuat apa-apa dan orang yang sangat bisa diandalkan dan dipercayai.
Detektif polisi menjemput Dahae sebagai tersangka pembunuhan Baek Dohoon. Pengacara Cha sudah menunggu kedatangan mereka di kantor polisi. Apakah kali ini Dahae bisa meloloskan diri ?
Queen Of Ambition 19-13

0 comments:

Post a Comment