Thursday, September 5, 2013

Sinopsis : Queen Of Ambition – Episode 16

Standard

Queen Of Ambition 15-13
Dahae akhirnya tiba ke ruang pelantikan walaupun terlambat . Dahae saling menatap dengan Pengacara Cha . “Apakah kau pikir aku akan pingsan lagi ?” Dahae membatin dalam hati. Dahae naik podium untuk memberikan pidato. Petugas upacara menyerahkan sebuah rekorder yang harus didengar dari Pengacara Cha sebelum memberikan pidato.

Queen Of Ambition 15-12
Dahae mendengarkan rekorder itu melalui headset yang berisi rekaman telepon antara Dahae dan Pengacara Cha berkaitan dengan kasus penculikan ayah Cha sebelumnya. Dahae pucat pasi mendengar rekaman itu dan matanya membelalak ke arah Pengacara Cha. Pengacara Cha membalas dengan senyuman licik.
Belum cukup dengan semua itu. Dahae menjelang pidato membuka naskah pidato yang disampingnya ada pesan dari Pengacara Cha. “Jika kau tak mau rekaman yang barusan kau dengar didengar semua orang disini maka bacalah pesan dibawah ini.” Dahae melanjutkan membaca “Kupikir aku bukan orang yang tepat untuk posisi ketua. Aku akan mengundurkan diri dari posisi ketua”
Queen Of Ambition 15-14
Dahae terpaksa membaca pesan itu “Kupikir aku bukan orang yang tepat untuk posisi ketua. Aku akan mengundurkan diri dari posisi ketua”. melalui mikropon dan semua hadirin terperanjat , Dokyung , Dohoon , Presiden Baek , dan semua tamu penting . Para reporter dan fotografer langsung berburu foto di peristiwa penting yang akan menjadi berita panas ini. Hanya Pengacara Cha yang tidak terperanjat karena memang dia yang melaksanakan strategi ini.
(Kali ini Pengacara Cha menang telak dari Dahae)
Queen Of Ambition 16-01
Para tamu merasa kecewa (dipermainkan?) dan bergegas pulang. Presiden Baek seperti kehilangan muka dan memanggil Dahae kekantor sementara Dokyung meminta ijin untuk mengantar kepulangan tamu sambil meminta maaf. Dohoon mendampingi Dahae menghadap Presiden Baek tetapi Presiden mengusir Dohoon keluar.
Queen Of Ambition 16-02
Presiden Baek langsung menampar Dahae dan memakinya idiot bahkan tidak punya hak membela dirinya sendiri.  Dahae hanya bisa pasrah sambil mengelus pipinya yang sakit akibat tamparan. Presiden Baek mengultimatum Dahae agar tidak keluar ruangan sampai seluruh tamu sudah pulang semua.  Pada saat keluar Presiden Baek mencegah Dohoon yang hendak masuk ruangan. Dohoon disuruhnya mengikutinya menghadap tamu.
Queen Of Ambition 16-03
Acara sudah usai dan Dahae teringat sesuatu , perekam suara yang masih tertinggal di podium. Dahae buru-buru kembali ke aula yang sudah sepi untuk mencari barang bukti. Pengacara Cha menampakkan diri dengan memegang perekam suara. “Apakah ini yang kau cari ? ” kata Pengacara Cha.
Queen Of Ambition 16-04
Dahae menghampiri Pengacara Cha dan mengambil alat kecil perekam yang berada ditangannya lalu membantingnya. Pengacara Cha dengan sinis mengatakan bahwa sangat tidak menyenangkan melihat Dahae jatuh semudah itu. Dahae berusaha menutupi kekalutan , “Apa kau benar-benar berpikir kalau akau sudah jatuh? ”
“Tapi itu lucu” , kata Pengacara Cha , ” Kau terlihat sombong sekarang , tapi matamu berkata yang sebaliknya”. Dahae tampak kesal dan meremas kertas sampai berkeping-keping dan melemparnya ke arah muka Pengacara Cha , kemudian meninggalkannya.
Queen Of Ambition 16-05
Dokyung sibuk melepas kepergian tamu . Setelah usai dia menemui Pengacara Cha di aula karena bingung apa yang sebenarnya terjadi. Pengacara Cha mengingatkan Dokyung bahwa dia sudah berjanji sebelumnya bahwa Dahae akan turun dari posisi ketua seperti yang sudah direncanakan. Dan untuk kembali seperti semula membutuhkan sedikit waktu.
Queen Of Ambition 16-06
Di ruang kantor pengacara Cha yang lama , Yanghoon diundang untuk bertemu Pengacara Cha dan Samdo. Yanghoon tetap tidak percaya pembunuh ayah kandungnya adalah Dahae. Samdo berusaha memberi penjelasan bahwa Pengaca Cha sudah menghabiskan waktu untuk menyelidiki ini , “Kenapa kami harus membicarakan ini lagi padamu ? ” tanya Samdo.
Queen Of Ambition 16-07
Pengacara Cha menambahkan bahwa Dahae akan membuat Yanghoon terlibat dalam pembunuhan sementara Dahae akan tetap bebas. Pengacara Cha menganjurkan agar Yanghoon menjauh dari Dahae karena jika tidak Yanghoon akan terlibat lebih banyak lagi kejahatan .
Queen Of Ambition 16-18
Ternyata Yanghoon sedang menjebaknya . Yanghoon dan anak buahnya memukuli Pengacara Cha sampai luka berat. Yanghoon mengancam Pengacara Cha agar tidak mencampuri urusan orang lain. (Yanghoon sepertinya masih tidak percaya kalau Dahae membunuh ayahnya). Untung saja Yanghoon tidak berniat membunuhnya dan hanya mengancamnya .
Queen Of Ambition 16-08
Pengacara Cha berjalan kepayahan karena baru disiksa . Dia menelepon Dahae . Dahae dengan sinis berkata “rupanya Yanghoon tidak cukup baik mengatasi masalah mengingat Pengacara Cha masih bisa meneleponnya.” Pengacara Cha malah mengajak Dahae bertemu dengan mengancam , “aku yang masuk atau kau yang keluar ? ”
Dahae menemui Pengacara Cha disisi jalan. Mereka berbincang seperti dua rival yang mengulas pertandingan (hehehehe) . Dahae sepertinya bersikeras bahwa dia tidak akan kalah dan baginya pemukulan terhadap Pengacara Cha itu adalah peringatan terakhir.
Queen Of Ambition 16-09
Kali ini Dohoon terus bersikap dingin pada Dahae , menolak panggilan telepon dan juga menolak baju yang diantarkan Dahae di kantornya. Dohoon terus menghindar dengan berbagai alasan. Tetapi diam-diam Dohoon menyelidiki siapa orang yang memberikan MP3 Player pada saat pidato Dahae saat itu. Dohoon kini tahu Pengacara Cha yang melakukan dan tangannya mengepal geram.
Dahae membawa Miyoung sebagai saksi untuk menghadap Presiden Baek. (Miyoung ini lah yang di Episode 14 terlibat dalam kasus meracuni Presiden Baek. Pengacara Cha hampir mengetahui rahasia ini tapi Bibi Jimi memaksa Dahae mengamankan Miyoung dari kejaran Pengacara Cha. Lihat Episode 14)
Miyoung ternyata berlagak pura-pura tidak tahu didepan Presiden Baek. Saat ditanya soal racun , Miyoung juga menjawab tidak tahu. (Dahae mulai panik). Miyoung bahkan mengembalikan benda berharga sambil mendesak Dahae agar tidak memaksanya berbohong. Dahae kembali kebingungan . Presiden Baek semakin marah pada Dahae.
Queen Of Ambition 16-10
(Dahae kembali kalah telak dikerjain oleh Bibi Jimi yang terlebih dahulu menghubungi Miyoung dan menawarkan hadiah lebih besar daripada Dahae).
Presiden Baek kali ini benar-benar marah besar . Dia menyesal seharusnya tidak menerima Dahae di perusahaan dan keluarganya sejak awal. Presiden Baek menilai Dahae memiliki mental yang buruk dan  terlalu serakah , penuh tipu daya yang akan segera terungkap (Dahae panik dan ketakutan bersujud dihadapan Presiden Baek).
Presiden Baek kembali bertanya untuk terakhir kalinya : “Apa alasan kau mundur dari posisi Ketua ?” . Dahae tidak berani menjawab . Presiden Baek menyiratkan bahwa Dahae sudah berakhir di Baek Hak. Dahae memohon diberikan kesempatan sekali lagi tetapi Presiden Baek meminta pengawalnya untuk mengusir Dahae dari ruangan.
Belum cukup bagi Dahae ketika dia pun harus disiram kepala oleh Bibi Jimi sebagai upah penghianatan yang dilakukan terhadapnya. (Kali ini Dahae yang biasanya sombong benar-benar sudah kalah telak). Dahae memohon bantuan Bibi Jimi tapi tentu saja Bibi Jimi sudah malas bermain keluarga dengan orang yang menghianatinya.
Queen Of Ambition 16-11
Queen Of Ambition 16-12
Haryu hendak menceritakan rahasia yang sebenarnya kepada Dokyung tetapi Dokyung mencegahnya kaena dia juga ada rahasia yang dia pendam . Akhirnya Pengacara Cha mengurungkan niatnya dan melanjutkan makan malam mereka berdua .
Dokyung mengantarkan Pengacara Cha pulang kerumah , tetapi Pengacara Cha sepertinya enggan mengajak Dokyung masuk kerumahnya (tentu saja bisa ketahuan oleh ayahnya Cha yang hanya tahu bahwa dia tunangan Soojung).
Queen Of Ambition 16-13
Sebelum Dokyung pulang , Dokyung berbicara bahwa dia mulai bisa mengungkapkan dan menerima perasaan yang datang. Dokyung pun memeluk Pengacara Cha . Dari jauh Soojung menyaksikan mereka. Setelah Dokyung pergi , Soojung menegur Pengacara Cha karena telah mempermainkan perasaan orang hanya untuk membalas dendam pada Dahae.
Dirumah , Dokyung mengetahui dari Presiden Baek bahwa Dahae membocorkan rahasianya mengenai dia sebagai ibu kandung Dohoon. Dahae murka berat walaupun Presiden Baek berusaha menenangkannya. Dokyung menarik Dahae dari kamarnya dan mengusirnya.
Dikantor , Dohoon terus menyelidiki rekaman CCTV (pada saat Pengacara Cha menculik Dahae ke gudang). Kali ini rekamannya sudah lebih jelas dan petugas menyerahkannya pada Dohoon.  Diruang kantornya , Dohoon membuka DVD rekaman itu dilaptopnya. Akhirnya dia mengetahui bahwa Pengacara Cha lah yang membawa Dahae pergi. Dohoon merasa terpukul karena tahu Dahae membohonginya selama ini. Pada saat itu Dahae datang dan Dohoon bergegas menutup laptopnya. Dohoon dengan dingin menolak kedatangan Dahae dengan alasan ada janji. Dahae pun curiga dan membuka laptop , ternyata rekaman mengenai dirinya.
Dohoon sedang bersiap mengemudikanmobilnya tetapi dia melihat Dahae seperti panik keluar dengan kantor dengna mobilnya . Dohoon penasaran dan membuntuti Dahae. Ternyata ke restoran Bibi Hong. Samdo melihat kedatangan Dahae dan lebih terkejut lagi ketika melihat Dohoon pun sedang membuntutinya.
Queen Of Ambition 16-14
Dahae menemui Pengacara Cha direstoran dan bersujud meminta maaf. Dahae memohon Pengacara Cha agar tidak membocorkan rahasia hubungan mereka pada Dohoon. Dahae rela melakukan apapun yang diminta Pengacara Cha (Diam-diam Pengacara Cha membaca SMS dari Samdo bahwa Dohoon sedang menunggu diluar).
Pengacara Cha membuat syarat agar Dahae menemui abu jenasah Eunbyul dan Pengacara Cha yang asli. (Dimobilnya , Dohoon mulai mengenang pertemuan awal dengan Pengacara Cha). Dohoon melihat Pengacara Cha keluar dari restorant bersama Dahae. Dohoon menatap dengan geram. (Dohoon membuntuti mobil Pengacara Cha. (Pengacara tahu Dohoon membuntutinya dari kaca spion tapi memang itu yang diinginkan pengacara Cha).
Queen Of Ambition 16-15
Didepan abu jenasah Eunbyul anak mereka dan Pengacara Cha yang asli yang sudah terbunuh. Dohoon menatap mereka berdua dari jauh (dan Pengacara Cha tahu Dohoon sedang memperhatikan mereka.)
Queen Of Ambition 16-17

Dohoon memberikan sesuatu pada Dahae di

0 comments:

Post a Comment