Tuesday, September 3, 2013

Sinopsis : Queen Of Ambition – Episode 15

Standard

Queen Of Ambition 14-10
Selagi Dahae mempelajari bagiannya , Pengacara masuk ruangan Dahae. Dahae berusaha mengusirnya dan seperti biasanya mereka saling berinteraksi dengan sinis. (Sementara itu Dokyung sedang menuju ruangan mereka).


Pengacara Cha mengintimidasi secara halus dan Dahae sampai menawarkan apa Dahae harus berlutut didepan Pengacara Cha. Dahae bahkan sampai benar-benar berlutut dan menyiratkan bahwa dia bisa melakukan apa saja untuk mencapai tujuannya.
Dohoon memandang heran bahwa Dahae dan Pengacara Cha bisa berduaan dikamar. Dahae berdalih bahwa ini berkaitan dengan berkas-berkas yang diberikan oleh Presiden Baek kepada mereka berdua. Dokyung pergi dengan Pengacara Cha tetapi Dohoon menatap Dahae dengan pandangan curiga. Dohoon mulai bersikap aneh dengan menanyai Dahae lebih detail dari biasanya.
Dohoon mendatangi Bibi Hong di restoran . Bibi Hong jadi sinis karena dulu Dohoon tidak mendengar penjelasannya. Tiba-tiba Samdo menghampiri mereka dan Dohoon jadi risih dan lekas pergi.
Dohoon bertemu dengan kakak tirinya, Yanghoon. Dahae memberitahu kakak tirinya bahwa Pengacara Cha sebenarnya adalah Haryu. Mereka berunding mengenai perkembangan kasus pembunuhan yang melibatkan mereka. Walaupun Yanghoon yakin tidak ada bukti yang tersisa , Dahae mengingatkan agar berhati-hati karena kalau polisi terus menyelidiki , bukan tidak mungkin bisa menemukan bukti dan saksi. Lagipula Dahae sudah tahu bahwa Haryu mengetahui semuanya.
Dokyung sedang makan siang dengan Pengacara Cha. Mereka membincangkan hari pertama Pengacara Cha bekerja di Baek Hak besok harinya. Kali ini hubungan mereka berdua terasa lebih dekat.
Yanghoon sesuai arahan Dahae mengunjungi rumah orang tua Cha dan menjemputnya . Yanghoon berdusta pada ayah Cha bahwa anaknya dan boss anaknya sedang menunggu disebuah rumah makan, Yanghoon sengaja menyuguhkan minuman alkohol walaupun tahu ayah Cha ada gangguan jantung.
Pengacara Cha sedang melanjutkan kencan dengan Dokyung. Dokyung mengatakan percuma memikirkan yayasan karena ketuanya adalah Dahae. Pengacara Cha menenangkan Dokyung bahwa dia akan membuat Dahae lengser dari posisi ketua.
Dahae memulai aksinya. Dia menelepon Pengacara Cha dan mengintimidasi secara halus dengan menggunakan ayah Cha . Dahae rupanya berniat balas berbalas strategi dengan Pengacara Cha. Kali ini Pengacara Cha yang tampak panik mendengar Dahae merencanakan sesuatu yang buruk pada ayahnya.  Pengacara Cha akhirnya pamit pada Dokyung.
Queen Of Ambition 15-04
Yanghoon tampaknya sedang menunggu Ayah Cha semaput terkena serangan jantung baru dia mengantarkannya ke rumah sakit. Pengacara Cha dengan cemas menyusul ayahnya. Ayahnya sedang terbaring tak sadarkan diri mengalami perawatan dirumah sakit.
Dokter menanyakan Pengacara Cha bahwa tidak biasanya Pengacara Cha tidak mengantarkan ayahnya mengontrol kesehatan. Dokter menanyakan apa yang terjadi dengan Pengacara Cha baru-baru ini. Pengacara Cha memandang ayahnya dengan sedih dan meminta maaf (ayah Cha belum sadarkan diri).
Pengacara Cha semakin mendendam pada Dahae dan berniat menjalankan rencananya. Setelah ayahnya membaik Pengacara Cha membawa ayahnya pulang. Soojung cemas dan sedih melihat kondisi ayah Cha yang sudah dia anggap sebagai ayah mertuanya.
Berduaan dengan ayah Cha , Soojung curiga dengan cerita ayah Cha yang mengaku dijemput oleh seorang pria (Yanghoon) yang mengaku berkaitan dengan anaknya dan ketua  yayasan (maksudnya Dahae)  mengajak ayah Cha makan malam (Yayasan Baek Hak maksudnya , tetapi tentu saja tidak benar ) .
Pengacara Cha menanyai pengawas CCTV yang kemudian membuat pengawas itu menghubungi Dahae. Dahae turun ke area parkir dan Pengacara Cha sudah berniat menjemputnya dengan sedikit suasana tegang karena mobil Pengacara Cha seolah hendak menabraknya. Pengacara Cha memaksa Dahae untuk masuk mobil dan membawanya pergi entah kemana.
Queen Of Ambition 15-05
Dahae bertanya sinis pada Pengacara Cha , apakah Pengacara Cha hendak mengajaknya kencan ? Ponsel Dahae mendadak berdering. Pengacara Cha mengambil ponsel itu dan melihat nama Dohoon di daftar panggilan. Pengacara sengaja memencet tombol yes dan ponsel Dahae terhubung. Dohoon bertanya kenapa Dahae tidak berada diruang kantornya. Dahae berbohong bahwa dia sedang bersama kliennya. Dan pembicaraan via ponsel usai.
Queen Of Ambition 15-06
Pengacara Cha bertanya kenapa Dahae tidak memberitahu Dohoon saja sedang bersama Pengacara Cha. Sesampainya disebuah lokasi (tampaknya gudang). Pengacara Cha memaksa Dahae masuk kedalamnya. Pengacara Cha menganggap itu ganjaran setimpal atas usaha menculik ayahnya kemaren melalui Yanghoon dengan meminjam nama Pengacara Cha. Sedangkan Dahae berkilah bahwa itu khan mengajak ayah Cha untuk dinner bersama.
Pada akhirnya Dahae masih berkilah bahwa itu gara-gara Pengacara Cha yang memprovokasi Dahae terlebih dahulu.  Tampaknya mantan kekasih ini sudah saling membenci. Pengacara Cha kesal dan mengambil sebatang kayu untuk mengancam Dahae tetapi Dahae kali ini tidak gentar. Ternyata Pengacara Cha mengarahkan batang kayunya untuk mengajar tong didekat Dahae berdiri.
Queen Of Ambition 15-07
Dahae mengira Pengacara Cha tidak berani (tidak tega) memukulnya . Pengacara Cha menganggap Dahae terlalu percaya diri. Pengacara Cha sanggup untuk memukulnya tetapi memilih tidak. Seperti biasanya Pengacara Cha mendesak Dahae kembali pada kehidupannya yang dulu atau akan mati dengan cara yang ditentukan Pengacara Cha.
Dahae mengira itu hanya bualan dan gertakan Pengacara Cha belaka. Kapan ? kata Dahae menantang balik. Dahae mengeluarkan perkataan berbisa . Andai saja Haryu yang mati , tentu Pengacara Cha yang asli dan ayahnya akan lebih berbahagia. Pengacara Cha tidak bisa menahan diri untuk menampar Dahae. Dahae balik menampar .
Kamu pikir ini semua salahku yah ? Dahae balik bertanya. “Tidak pernahkah kamu berpikir bahwa itu adalah salahmu juga ?” Dahae kemudian mengungkit ketika dulu dia membunuh ayah tirinya dan Haryu tidak membantunya maka tidak akan terjadi hal ini. Demikian pula ketika Dahae baru kembali dari Amerika dan jika Haryu merelakannya tidak akan terjadi semua ini. Jika Haryu tidak berpura-pura menjadi Pengacara Cha maka tidak akan terjadi semua ini.
Queen Of Ambition 15-15

Dohoon melamun dimobilnya di area parkir  Perasaan Dohoon tidak enak dan entah seperti ada firasat apa dia kembali ke atas gedung. Dahae sementara itu sedang memasuki ruang kerja Pengacara Cha dan tampaknya berniat buruk (memasang kamera rahasia) . Dohoon bingung Dahae tidak berada diruangannya . Dohon kemudian memergoki Dahae sedang berada diruang kerja Pengacara Cha. Dohoon semakin curiga.
Queen Of Ambition 15-08
Dahae berusaha menghilangkan kecurigaan Dohoon , dengan dalih Dahae punya banyak musuh sehingga kalau suaminya pun curiga kepadanya maka Dahae tidak punya tempat untuk bergantung.  Dohoon memeluk Dahae tetapi Dahae malah berbalik ketus.
Dahae memeriksa kamera rahasianya melalui laptop dan mengawasi gerak gerik Pengacara Cha. Pada awalnya Dahae merasa menang bisa mengetahui gerak gerik Pengacara Cha . Dahae pun melihat Dokyung memasuki ruang pengacara Cha. Sebelum mengawasi lebih lanjut Dahae sudah keburu dipanggil Presiden Baek untuk bertemu dengan orang-orang penting Yayasan Baek Hak.
Dahae semakin senang karena acara pelantikannya nanti sudah dipersiapkan dengan baik. Dahae semakin senang karena semakin berkuasa. Setelah puas dan merasa segalanya berlangsung lancar . Dahae kembali meluangkan waktu mengintip Pengacara Cha melalui kamera rahasinya.
Queen Of Ambition 15-09
Ternyata Dahae malah terkaget. Pengacara Cha dan Samdo sepertinya sudah tahu kamera rahasia itu dan sengaja menyampaikan pesan . Samdo : “Sepertinya ini akan menjadi akhir dari Dahae” . Pengacara berbalik badan dan kursinya menghadap kamera “Joo Dahae , apa kau mendengar itu”. Pengacara Cha melanjutkan : “Aku tidak tahu kau memasang kamera tersebut dan kurasa kau takut padaku. Aku akan membuatnya singkat . Aku menyembunyikan fotomu dan Eunbyul serta buku tabungan digudang tempat Dahae disekap dulu. Reporter yang kau undang hari ini akan kesana duluan. Aku sudah mengurusnya “. Pengacara Cha melalui tayangan video menyerukan agar Dahae lekas pergi mengambil barang bukti sebelum didahului reporter.  Pengacara Cha mengambil kamera rahasia itu kemudian menginjaknya. Dahae terkejut.
Dahae melarikan mobilnya ke arah gudang tempat dia disekap oleh Pengacara Cha terlebih dahulu.
Tamu-tamu penting mulai berdatangan memasuki ruang pelantikan tetapi Dahae malah sedang berada digudang untuk mencari barang bukti. Taekbae sudah menunggunya dan memperhatikannya diam-diam.
Queen Of Ambition 15-11
Dimeja perjamuan bundar dimana inner circle keluarga Baek berkumpul Presiden Baek bingung kenapa Dahae belum muncul . Pengacara Cha pun mengatakan bahwa dia seharian diaula tetapi belum melihat Dahae. Dokyung teringat bahwa dulu Pengacara Cha pernah berjanji akan membuat Dahae turun dari posisinya. Dokyung dan Pengacara Cha saling memandang penuh makna.
Dahae terus mencari digudang dan akhirnya menemukan sebuah kotak berwarna pink. Benar saja , isinya adalah foto foto masa bahagia Haryu , Dahae dan Eunbyul. Dahae berusaha kembali secepatnya tetapi mobilnya sudah raib entah kemana (ini semestinya kerjaan Taekbae ).
Queen Of Ambition 15-10
Dahae akhirnya tiba ke ruang pelantikan walaupun terlambat . Dahae saling menatap dengan Pengacara Cha . “Apakah kau pikir aku akan pingsan lagi ?” Dahae membatin dalam hati. Dahae naik podium untuk memberikan pidato. Petugas upacara menyerahkan sebuah rekorder yang harus didengar dari Pengacara Cha sebelum memberikan pidato.
Dahae mendengarkan rekorder itu melalui headset yang berisi rekaman telepon antara Dahae dan Pengacara Cha berkaitan dengan kasus penculikan ayah Cha sebelumnya. Dahae pucat pasi mendengar rekaman itu dan matanya membelalak ke arah Pengacara Cha. Pengacara Cha membalas dengan senyuman licik.
Belum cukup dengan semua itu. Dahae menjelang pidato membuka naskah pidato yang disampingnya ada pesan dari Pengacara Cha. “Jika kau tak mau rekaman yang barusan kau dengar didengar semua orang disini maka bacalah pesan dibawah ini.” Dahae melanjutkan membaca “Kupikir aku bukan orang yang tepat untuk posisi ketua. Aku akan mengundurkan diri dari posisi ketua”.
Queen Of Ambition 15-12
Queen Of Ambition 15-13
Queen Of Ambition 15-14
Dahae terpaksa membaca pesan itu “Kupikir aku bukan orang yang tepat untuk posisi ketua. Aku akan mengundurkan diri dari posisi ketua”. melalui mikropon dan semua hadirin terperanjat , Dokyung , Dohoon , Presiden Baek , dan semua tamu penting . Para reporter dan fotografer langsung berburu foto di peristiwa penting yang akan menjadi berita panas ini. Hanya Pengacara Cha yang tidak terperanjat karena memang dia yang melaksanakan strategi ini.
(Kali ini Pengacara Cha menang telak dari Dahae)

0 comments:

Post a Comment