Friday, August 30, 2013

Sinopsis : Queen Of Ambition – Episode 06

Standard

Queen Of Ambition 05-08
Dalam episode sebelumnya Haryu mengajak Dahae untuk menuju peternakan kuda tempat dimana ayah tiri Daehe tewas ditangan Dahae dan dikuburkan disekitar sana. Haryu mengancam Dahae mengenai rahasia besar ini agar Dahae kembali pada keluarganya tetapi Dahae tidak bergeming.



Dahae yang putus asa kemudian membakar benda-benda kenangan yang berkaitan dengan Dahae.
Dokyung mulai memberikan Dahae tanggung jawab sebagai manajer. Dokyung juga mengajak Dahae kesebuah tempat yang ternyata proyek peternakan kuda. Tentu saja Dahae merasa cemas mendekati lokasi tempat ayah tirinya dikubur.
Perusahaan Baek tampaknya akan meratakan gunung Bi Wol disekitar lokasi peternakan untuk proyek baru ini. Dahae mulai cemas bahwa berjalannya proyek ini akan mengungkap kuburan ayah tirinya. Perhatiannya mulai terpecah ketika Dongkyung meminta pendapatnya atas proyek ini.
Kecemasan itu berpengaruh pada kesehatan Dahae yang mulai tidak fit . Dohoon mengira Dahae sakit karena Dongkyun terlalu banyak memberi beban pekerjaan.
Sementara itu Haryu sedang menuju lokasi peternakan kuda Bi Wol dengan berjalan kaki. Haryu bertemu dengan Dokyung yang sedang menunggang kuda yang sulit dikendalikan. Haryu turun tangan untuk menyelamatkan Dokyung.
Queen Of Ambition 06-01
Dahae bertemu dengan Soojung berkaitan dengan isu lingkungan hidup dalam proyek peternakan kuda Bi Wol. Dahae tentu saja berkepentingan proyek itu batal karena cemas rahasia kejahatannya akan terbongkar. Dahae berdalih bahwa dia peduli lingkungan dan menyarankan Soojung untuk mendesak Presiden Baek membatalkan proyeknya.
Haryu tiba di peternakan kuda dan rupanya bermaksud mencari pekerjaan , tetapi pada saat itu tidak ada lowongan pekerjaan. Haryu kembali lagi berjalan kaki untuk pulang ke Soeul dan ditengah jalan dia bertemu dengan Dongkyung.
Dongkyung yang berhutang budi pada Haryu menawarkan tumpangan . Melihat Haryu enggan menerima bantuannya , Dongkyung menawarkan pekerjaan karena sebelumnya tanpa sengaja mendengar Haryu sedang mencari pekerjaan.
Haryu pasrah pada saat anaknya masih mengharapkan kedatangan ibunya. Eunbyul mengira ibunya masih di Amerika Serikat . Haryu berusaha menyembunyikan keadaan sebenarnya dari anaknya.
Dalam sebuah acara , Dahae menanti Soojung. Dahae tampaknya berhasil meminjam tangan Soojung untuk menggagalkan proyek Bi Wol.
Usai Presiden Baek berpidato , Soojung mengajukan pertanyaan kepada Presiden Direktur Baek mempertanyakan masalah lingkungan yang berkaitan dengan proyek perusahaannya. Dokyung tampak dongkol dengan kenekatan Soojung.
Queen Of Ambition 06-02
Queen Of Ambition 06-09

Queen Of Ambition 06-03
Dahae terus  bertarung dengan Dokyung dalam permasalahan proyek Bi Wol. Dahae berhasil meyakinkan Presiden Baek bahwa proyek Bi Wol tidak akan berjalan baik dan sebagai gantinya Dahae mengusulkan proposal baru yang lebih meyakinkan.
Dokyung yang curiga tetap bersikeras menggolkan proyek Bi Wol. Pertarungan dua wanita yang berkuasa ini membuat manajer Kim yang berada dilokasi proyek kebingungan , apalagi Dahae mendapat restu dari Presiden Baek untuk menghentikan proyek sebagai orang yang paling berkuasa di perusahaan Baek Hak.
Dokyung melabrak ayahnya , Presiden Baek . Dokyung bersikeras meneruskan proyek tersebut dan berani mempertaruhkan jabatannya. Presiden Baek tanpa terheran-teran dengan kengototan anaknya dan akhirnya mempersilahkan Dokyung melakukan apapun dengan taruhan jabatan.
Dokyung kemudian memerintahkan proyek dilanjutkan kembali. Kembali pengawas proyek bingung dengan perintah yang berubah-rubah tersebut . Dahae ada disamping mereka dengan pasrah karena kalah posisi dari Dokyung . Dahae mulai ketakutan kalau proyek itu terus bergulir maka jenazah ayah tirinya akan ketahuan.
Queen Of Ambition 06-05
Dahae teringat Haryu dan berpikir untuk meminta bantuannya. Haryu susah dihubungi sehingga Dahae harus kerumahnya. Disana Dahae menatap anaknya , Eunbyul dengan penuh kesedihan. Biar bagaimanapun naluri seorang ibu tidak bisa hilang begitu saja dan Dahae meneteskan air mata dari posisinya yang tersembunyi didekat pintuk masuk menatap anaknya sedang diasuh oleh Taekbae.
Queen Of Ambition 06-04
Queen Of Ambition 06-06
Dahae akhirnya menunggu dan mencegat Haryu yang sedang dalam perjalanan pulang. Dahae membahas masalah kuburan ayah tirinya yang mungkin akan ketahuan kalau proyek terus berlangsung. Haryu yang sudah mati rasa terhadap mantan kekasihnya ini menjawab dengan hambar . Menurut Haryu kalau ketahuan malah lebih baik , Dahae bisa mempertanggungjawabkan kejahatannya dan Haryu pun bisa mengakui keterlibatannya.
Tanpa malu Dahae mengingatkan Haryu bahwa mereka harus melakukan sesuatu untuk kepentingan Eunbyul . Dahae menekankan siapa yang akan merawat Eunbyul kalau mereka berdua dipenjara. Haryu sepertinya sudah tidak peduli dan meninggalkan Dahae sendiri untuk kembali kerumah.
Sesampainya dirumah Haryu teringat percakapannya bersama Dahae sebelumnya. Haryu memberi pesan pada Taekbae yang sedang makan , bahwa kalau terjadi sesuatu dengan dirinya , Haryu meminta Taekbae untuk menjaga Eunbyul.. Tentu saja Taekbae menyanggupi karena sudah menganggap Eunbyul sebagai keponakannya tersayang . Tetapi karena ucapan Eunbyul seperti pertanda buruk maka Taekbae kehilangan selera makan.
Menghadapi jalan buntu , Dahae menemui Bibi Jimi untuk meminta nasehat. Wanita tua yang lihai ini kemudian menasehati Dahae bahwa Dokyung hanya bisa digerakkan oleh Dohoon dan Dohoon hanya bisa digerakkan oleh Dahae. Jadi untuk mengatasi Dokyung , Bibi Jimi menyarankan Dahae untuk menggunakan Dohoon.
Benar saja Dahae mulai menjalankan siasat dan mencari simpati dari Dohoon . Dohoon akhirnya mencoba menengahi antara Dahae dan Dokyung dengan bicara baik-baik disebuah resto. Dohoon dan Dahae akhirnya pergi terlebih dahulu karena Dokyung tampaknya sedang menunggu seseorang.
Pada saat mereka keluar dari restoran , Haryu bertemu dengan Dohoon . Dohoon menunjukkan arah masuk ketika tahu bahwa Haryu hendak bertemu dengan pemilik Lisa (kuda bernama Lisa milik Dokyung). Dahae tidak menyadari Haryu karena sudah berada dalam mobil.  Setibanya Haryu , Dokyung yang bersimpati pada Haryu karena pernah menolongnya ,  malah mengajaknya makan malam bersama.
Keesokan harinya , berkat pendekatan persuasif dari Dohoon , Dokyung memutuskan akan membatalkan proyek Bi Wol dengan menelepon Presiden Baek dan Manajer Kim .  Tanpa diduga Manajer Kim melaporkan masalah penting bahwa ditemukan sebuah jenasah yang sudah berupa tulang belulang (jenasah ayah tiri Dahae) .
Queen Of Ambition 06-7
Dahae tampak senang bahwa proyek Bi Wol diganti dengan proyek proposalnya. Setelah rapat Dahae tersenyum puas dengan perkembangan yang terjadi. Tetapi seorang polisi mendatangi ruangannya dan menanyakan apa ayah tiri Joo Dae-he adalah Joo Young-tae.
Dahae mengikuti polisi kesebuah ruangan dimana dia diminta mengenali kartu identitas ayah tirinya. Dahae juga bertemu dengan kakak tirinya , Joo Young-tae. Polisi kemudian menanyai Yanghoon dan Dahae untuk meminta keterangan. Dahae dan Yanghoon kembali pada kenangan tujuh tahun lalu ketika ibu kandung Dahae baru meninggal dan Yanghoon baru keluar dari penjara .
Yanghoon menanyakan dimana ayahnya dikubur . Detektif menjawab bahwa jenasah ayahnya ditemukan di gunung Bi Wol. Yanghoon jadi teringat bahwa tujuh tahun lalu , dia pernah mencari ayahnya sampai ke Bi Wol (Lihat Episode 2) . Yanghoon pun teringat bahwa pada saat itu Dahae sempat mengutarakan niat membunuh ayah tirinya (yang merupakan ayah kandung Yanghoon).
Yanghoon menatap curiga pada Dahae dan Dahae dengan kikuk dan tegak seperti menampakkan ekpresi tidak .  Suasana semakin tegang bagi Dahae ketika polisi memperlihatkan barang bukti ponsel milik Haryu. Detektif semakin curiga dengan perilaku Dahae yang aneh. Dahae pun tampaknya mulai berniat menjadikan Haryu sebagai kambing hitam.

0 comments:

Post a Comment