Friday, August 30, 2013

Sinopsis : Queen Of Ambition – Episode 04

Standard
Queen Of Ambition Poster
Dahae pun terkejut pada saat melihat meja kerjanya sudah dibereskan . Rupanya Dahae diberhentikan dari pegawai magang. Dan memang kalau pekerja magang bisa diberhentikan setiap saat sebelum menjadi pegawai tetap. Dahae mempertanyakan Dokyung tetapi Dokyung mengabaikannya.

Sementara itu Haryu membersihkan apartemen Dahae jika kondisi memungkinkan. Haryu melakukan itu dengan hati-hati tanpa sepengetahuan orang disekitar.
Dahae pulang membawa kotak kerjanya karena dia sudah diberhentikan. Haryu kembali menghibur Dahae bahwa dia akan mengurus segala sesuatunya.
Dohoon berhadapan dengan kolega teamnya dan menghadapi suasana yang tidak mengenakkan. Dohoon belum sadar bahwa perusahaan Baek sudah membubarkan tim hoki es yang mereka miliki. Dohoon marah besar dan menegur kakaknya dan menyadari bahwa presiden direktur telah membubarkan tim hoki es.
Dohoon berusaha menemui ayahnya tetapi ayahnya mengingatkan bahwa karena sikap Dohoon inilah team hokie es terkena getahnya. Dohoon berusaha mengejar mobil ayahnya tetapi malah tertabrak dengan parah . Dokyung panik melihat adiknya tergeletak dijalan.
Dahae berusaha menghubungi Dohoon untuk meminta bantuan berkaitan dengan pemberhentian kerja yang dialaminya . Dahae belum tahu apa yang terjadi pada Dohoon.
Dahae mengirim SMS kepada ponsel Dohoon tapi tentu saja Dohoon masih dalam kondisi gawat dan yang menerima pesan SMS itu malah Dokyung. Dokyung marah melihat pesan Dahae dan mematikan ponsel milik Dohoon.
Kemudian kondisi Dohoon mulai membaik tetapi belum sadarkan diri.
Diruangan rumah sakit yang lain , seorang gadis berlari memanggil nama Jaewoong (Kwon Sang-woo)  . Gadis itu bernama Suk Soo-jung (Go Joon-he) Jaewoong ternyata mirip sekali dengan Haryu. Jaewoong pun sedang menunggu kabar mengenai kesehatan ayahnya.
Jaewoong ternyata seorang pengacara  dan menerima kabar baik dari dokter bahwa ayahnya mulai sadarkan diri. Hubungan Soojung dan Jaewoong terlihat akrab seperti sepasang kekasih .
Dahae sedang berada dikantor untuk bertemu dengan Dokyung . Walaupun penantiannya sia-sia tetapi dia mendengar kabar bahwa Dokyung sedang berada di rumah sakit.
Dirumah sakit , dokter menganalisa kondisi Dohoon bahwa dia mengalami patah tulang tetapi masih bisa disambung dan menjalani terapi untuk rehab. Cuman sepertinya karir Dohoon sebagai atlet akan berakhir dengan cideranya tersebut.
Dahae menyusul ke rumah sakit dan disambut ketus oleh Dokyung. Dahae meminta penjelasan kenapa dia diberhentikan . Dokyung menukas bahwa dia menganggap Dahae sebagai wanita materialistis yang mengejar uang untuk merubah nasib.
Dahae bertanya apakah Dokyung bermaksud bahwa dia sedang berusaha mendapatkan adiknya untuk mengubah hidupnya sebagai alasan pemecatan dirinya?
Akhirnya Dokyung dan Dahae bertengkar hebat dan Dahae merasa terhina kemudian membela dirinya dengan kata-kata sehingga Dokyung menamparnya dan mengusir Dahae dari hadapannya.
Dohoon yang sudah siuman tidak menerima keadaan bahwa karir atletnya sudah berakhir. Dohoon mengamuk hebat dan berusaha ditenangkan oleh Dokyung,
Sementara itu Bibi Hong mendesak Haryu agar memperjelas status pernikahannya dengan Dahae agar legal dan anaknya bisa sekolah tanpa harus mengalami kesulitan administrasi.
Dahae menolak gagasan tersebut karena akan sulitnya untuk berkarir jika pihak perusahaan mengetahui statusnya sebagai fresh graduate yang punya anak. Dahae malah merobek surat pernikahan yang sudah ditandangani dua saksi termasuk Bibi Hong dan Taekbae.
Dahae malah menantang agar Haryu mendapat pekerjaan diperusahaan yang layak sehingga Dahae sendiri yang akan mengurus status pernikahannya.  Haryu mulai menyadari perubahan sifat Dahae yang dikenalnya sejak lama.
Dahae bertemu dengan Dohoon setelah mereka kehilangan kontak karena ponsel Dohoon jatuh ke tangan kakaknya. Dohoon menceritakan kejadian sebenarnya bahwa dia mengalami kecelakaan . Dohoon juga mengutarakan niatnya untuk kuliah ke Amerika Serikat dan mengajak Dahae untuk ikut bersamanya.
Dahae memikirkan ide kuliah di Amerika Serikat untuk memperbaiki kehidupannya. Setibanya dirumah , Dahae mulai memusnahkan kliping berita yang berkaitan dengan Dokyung sambil menatap dengan sinis. Dahae tampaknya merencanakan sesuatu yang besar dan seperti hendak pamit pada abu jenazah ibunya.
Dahae diluar dugaan merengek bantuan Haryu agar bisa kuliah di Amerika Serikat. Haryu yang sayang istrinya dengan bingung memikirkan semua opsi yang bisa dilakukannya mengingat biaya kuliah di Amerika Serikat itu sangat tinggi. Uang darimana untuk membiayainya ?
Haryu sadar bahwa kemungkinan terbaik untuk membiayai kuliah istrinya adalah dengan kembali berkerja di klub malam. Taekbae memandang heran melihat pengorbanan Haryu yang tidak sepantasnya dan menganggap permintaan Dahae sudah berlebihan.
Taekbae akhirnya mengantarkan Daehe bertemu dengan boss Park . Tentu saja boss Park memandang Haryu dengan sinis karena pertemuan terakhir mereka berujung pada perkelahian. Boss Park memandang Haryu lebih parah dari anjing , karena anjing saja tidak pernah menggigit majikan yang memberi makan.
Haryu meminta maaf tetapi boss Park tetap meminta harga mahal untuk permintaan maaf . Boss Park meminta Haryu untuk merangkak seperti anjing. Haryu menyanggupi sambil meneteskan air mata. Taekbae mendengar karibnya dengan sedih dari luar ruangan.
Taekbae mengantarkan Haryu pulang dan memandang Dahae dengan tatapan sinis. Haryu sudah menemukan jalan bagi biaya kuliah Dahae setelah merangkan didepan boss Park seperti anjing. Dahae mulai mengemasi barang-barang untuk bersiap pergi.
Di Amerika Serikat , Dahae bertemu dengan Dohoon dengan terkejut. Sementara Haryu di Korea harus hidup mengenaskan dengan banting tulang dalam pekerjaan nista di klub malam. Bibi Hong juga kecewa dengan sikap Dahae yang tidak pernah menanyakan kabar anaknya. Haryu yang lugu tetap membela Dahae.
Demikian juga dengan keluarga Dohoon di Korea juga mengalami nasib serupa karena Dohoon tidak pulang ke Korea dalam waktu lama.
Boss Park pun memaki Haryu sebagai pria bodoh yang menghabiskan penghasilannya untuk seorang wanita. Tetapi tetap saja Haryu terlalu lugu untuk mengerti semua itu. Boss Park tidak menyanggupi permintaan pinjaman Haryu dan malah memberikan alamat nyonya Oh yang dulu pernah menamparnya. (Lihat Episode 2) . Haryu tampaknya memang sudah siap melacurkan diri kepada seorang nyonya tua demi biaya kuliah Dahae. Sungguh keterlaluan. (hansinema/bentara.asia)


Queen Of Ambition / Yawang (2013) : [Episode 1 ] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18][19] [20][21] [22] [23] [24-Tamat]

0 comments:

Post a Comment