Friday, August 30, 2013

Sinopsis : Queen Of Ambition – Episode 01

Standard

Queen Of Ambition Poster
Episode awal ini dibuka oleh ucapan singkat penuh makna dari Haryu(Kwon Sang-woo) : “Jika anda ingin balas dendam maka siapkanlah dua kuburan “

Haryu seorang jaksa yang sedang menghadapi kasus berat dimana dia harus menggeledah first lady Korea (ibu negara) Joo Da-hae yang diduga terlibat dalam kasus korupsi. Haryu bersama koleganya melaju menuju istana negara . Para wartawan pun mengendus pergerakan ini seolah menanti sebuah berita besar.
Di istana negara , sang ibu negara Joo Dae-he melangkah dikawal oleh para pengawalnya melintasi karpet merah dalam koridor ruangan .   Suasana glamour mengiringi Joo Da-hae (Soo Ae) yang melangkah anggun dengan kecantikan yang luar biasa ditengah hadirin dalam suasana formal dan megah.
Dimulai dengan senyum yang menawan , Joo , memberikan sambutan dan menceritakan masa lalunya yang getir . Pada masa lampau dirinya hidup bersama ibu yang sekarat . Dia harus menunda sekolahnya untuk mencari uang menghidupi ibunya yang sakit. Bagaimana pula dirinya punya teman berbagi dalam suka dan duka membuatnya lebih tegar.
Di saat bersamaan Haryu bersama koleganya terus berjalan mendekati istana negara dengan membawa kotak biru besar . Haryu kemudian memberikan perintah serta membagi teamnya ke beberapa bagian di istana negara. Pengawal kepresidenan tidak bisa mencegah karena Haryu memiliki surat perintah.
Dalam suasana musik klasik yang indah , Joo Dae-he tengah menyaksikan acara bersama hadirin. Salah satu pengawalnya membisiki Joo Dae-he mengenai situasi terkini . Joo Dae-he menanggapi dengan enggan bahwa dirinya sedang berada di acara konser. Tetapi sang pengawal memberitahukan bahwa situasi sangat serius. Joo tetap bersikeras mengatakan agar mereka menunggu sampai konser berakhir.
Jaksa Haryu yang tidak sabar akhirnya memasuki ruangan acara. Haryu dan Dae-he saling memandang tajam.  Akhirnya Jaksa dan Ibu Negara meninggalkan ruangan. Joo Dae-he meminta hanya Jaksa Haryu saja yang masuk kamar pribadinya . Haryu dan Joo memasuki ruangan pribadi ibu negara dan menuding bahwa ini merupakan usaha kekanak-kanakan untuk membalas dendam .
Haryu menanggapi bahwa sebagai ibu negara (istri presiden) tidak seharusnya Joo Daehe berkata seperti itu. Joo menuding bahwa Haryu memfabrikasi cerita tanpa bukti . Haryu meminta Joo Dae-he membuka brankas.  Jo Dae-he dengan senang hati membuka brankas karena Haryu memiliki surat perintah seraya bertanya apakah mungkin seorang presiden diberhentikan hanya dengan bermodalkan kecurigaan .
Haryu menanggapi bahwa dia tidak mempedulikan presiden melainkan ibu negara. Daehe mengintimidasi Haryu bahwa suatu saat akan menanggung akibatnya berani menggeledah ruangan ibu negara. Haryu menanggapi bahwa ini tidak akan berakhir dengan insiden memalukan tetapi apa jadinya kalau seorang ibu negara yang dihormati publik ternyata merupakan seorang pembunuh,
Queen Of Ambition 01 - 02
Wajah Daehe berubah dengan tatapan kejam dan mempercepat membuka brankasnya. Haryu terus mendesak bahwa satuan khusus hanyalah untuk mengatur panggung dan pertunjukkan sebenarnya akan dimulai sekarang , bahwa Ibu Negara adalah seorang pembunuh.
Daehe seakan kerasukan dan mengambil pistol berbalik menodong Haryu. Haryu menatap tanpa gentar dan dengan penuh emosi Haryu mengingatkan Daehe agar kembali ketempat kumuh dimana dulu Daehe berasal.
Petugas pengaman presiden bersama team jaksa mendengar letusan pistol dari dalam ruangan. Mereka kemudian menembak kunci pintu agar bisa membuka pintu dengan cepat. Terlihat Haryu dan Daehe saling berpelukan dengan kondisi payah dan darah tertumpah bersama pistol.

Dua Belas Tahun Lalu
Haryu seorang pemuda bersahaja yang tinggal di dekat perternakan kuda. Dia tinggal bersama bibi Hong tersayang dan mempunyai sahabat karib Taekbae. Taekbae pernah meminjamkan uang kepada seorang gadis tetapi sulit untuk ditagih. Suatu hari Taekbae bersama Haryu mendekati rumah kumuh gadis tersebut tetapi Taekbae gentar dengan ketangguhan gadis tersebut. Haryu pun akhirnya memberanikan diri untuk masuk dan hanya untuk melihat seorang gadis sedang tertunduk tanpa ekspresi didepan orang yang tertutup rapat.
Haryu mencium bau tak sedap pertanda sebuah mayat sedang berada didekatnya. Dalam samar mata yang lelah sang gadis itu melihat Haryu dengan pandangan kabur dan pingsan dalam pelukannya. Gadis itu ternyata Da-hae
Sembilan Belas Tahun Lalu
Da-hae berpamitan dengan Haryu ketika mereka masih remaja. Dahae sebelumnya tinggal di panti asuhan dan meninggalkan panti karena ibunya sudah menikah dengan suami lain. Dahae pamit dengan Haryu dan memberikan dadu berwarna hitam dan putih. Haryu dengan kekanak-kanakan tidak menerima perpisahan ini begitu saja kemudian berlari menjauhi sambil menangis sedih.
Dua Belas Tahun Lalu
Taekbae awalnya tidak percaya Haryu yang mengatakan bahwa gadis itu ternyata Daehe. Tetapi Haryu sangat mengenali teman ciliknya yang sesama penghuni panti asuhan.  Daehe benar-benar miskin sehingga tidak sanggup membiayai pemakaman ibunya dan juga biaya rumah sakit bagi dirinya . Haryu mendengar hal itu kemudian membantu Daehe.
Haryu kemudian menjamu Daehe untuk makan bersama dan Haryu menanyakan apakah Haryu memiliki cukup uang  dan rela menjual dirinya kepada Haryu agar bisa membiayai pemakaman ibunya. Haryu dengan tulus menyanggupi seraya mendesak Daehe menghabiskan makanannya.
Haryu kemudian menemui bibinya untuk mengambil uang simpanannya . Bibi Hong pada mulanya keberatan karena itu uang pendidikan bagi Haryu tetapi Haryu meyakinkan bibinya bahwa ia akan berkerja keras untuk menabung lagi.
Ia menatap foto ibunya dirumah duka dan teringat masa lampaunya yang sulit . Ia melihat orang tuanya berusaha bunuh diri dengan memasang gas beracun dalam mobil tertutup. Seorang pria yang kebetulan lewat membantu Daehe dan memecahkan kaca mobil untuk mencoba menyelamatkan orangtua Daehe.
Queen Of Ambition 01 - 04
Hasilnya tidak sia-sia , Dahae dengan euforia tinggi memberitahu Haryu yang sedang bekerja bahwa dirinya diterima masuk perguruan tinggi. Haryu sangat gembira melihat Daehe bahagia . Sadar bahwa biaya kuliah itu mahal , Haryu memutar otak mencari biaya kuliah Daehe. Melalui Taekbae , Haryu rela untuk melamar sebuah klub untuk menjadi gigolo. Boss Park melihat penampilan dan postur tubuh Haryu sangat memadai untuk menjadi pria penghibur kemudian menerimanya.
Haryu sekarang punya cukup modal untuk membantu Daehe hingga tuntas kuliah. Dahae pun tanpa sungkan menerima bantuan Haryu. Mereka berdua semakin dekat dan mesra . Masa bahagia ini terusik oleh pada saat ayah tiri Dahae berhasil menemukan Dahae .

  1. Queen Of Ambition / Yawang (2013) : [Episode 1 ] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18][19] [20][21] [22] [23] [24-Tamat]

Queen Of Ambition 01 - 03

0 comments:

Post a Comment