Thursday, March 14, 2013

Sinopsis : That Winter The Wind Blows – Episode 10

Standard

That Winter The Wind Blows 09-13
Disaat kritis itu Oh Soo muncul dengan kemurkaan memuncak melihat Oh Young diperlakukan seperti itu. Pria yang membekap Oh Young dihajar oleh Oh Soo dengan botol dikepalanya sampai berdarah. Oh Soo kemudian menyeret wajah pria itu menyusuri tembok hingga mengaduh kesakitan. Para pria berandalan itu jadi jerih dan kabur.

That Winter The Wind Blows 09-12

Oh Soo menghampiri Oh Young . Oh Young berdiri dan Oh Soo berusaha meraih tangannya. Oh Young malah menampar muka Oh Soo. Oh Young memuntahkan kecurigaannya.
“Pasti sangat mudah bagimu untuk membodohi gadis buta. Pastinya mudah bagimu.” (Oh Soo berusaha merangkul Oh Young tetapi Oh Young menolaknya dan membanting pil eutanasia yang sedang dibawanya. Mata Oh Soo berkaca-kaca dan terdiam) “Pil Eutanasia ? Kenapa kau tak bisa membunuhku? Disaat begitu mudah melakukannya. Disaat aku tak bisa berbuat apa-apa. Kenapa kau tak bisa membunuhku. Kenapa?” (Oh Young histeris).
Preman-preman itu menggerutu setelah kabur dari Oh Soo. Salah satu dari mereka mengenal Oh Soo : ” Kalian hidup didunia preman semestinya pernah mendengar nama Oh Soo”.  Mereka bertemu dengan Moochul yang kemudian memanggil salah satu dari mereka (untuk diminta keterangan barangkali). Moochul tiba di tempat Oh Soo mengamuk tadi tapi sudah tidak ada siapa-siapa. Moochul tersenyum bahwa Oh Soo selangkah lebih cepat darinya dan permainan ini semakin menarik. Tiba-tiba penyakit Moochul kambuh kembali dan dia mengiris kesakitan. Seorang mengawasinya dari kejauhan.
That Winter The Wind Blows 10-01
Oh Soo dan Oh Young sedang berduaan di cafe. Oh Soo menyuguhkan minuman pada Oh Young yang tampak enggan menerimanya. Oh Young memulai pembicaraan.
“Kata Heesun kau butuh uang. Benar khan ? Itu sebabnya kau datang padaku. Pastinya kau sangat senang . Tanpa tahu apa-apa aku memasukkan namamu kedalam surat wasiat. Kamu pasti sangat senang. Kenapa kamu tidak membiarkan aku memakan obat itu. Khan mudah untuk melakukannya ?Kenapa ?  Apa kau masih punya sedikit hati nurani ? Walaupun uang sangat menarik ……melihatku tertawa dengan gembira dan berceloteh tentang Oppa-ku yang telah kembali. Apa kau kasihan padku ? Atau apa kau takut ketahuan setelah aku mati ? Jika bukan karena itu ……….”
“Jika bukan karena itu …..mungkin aku sangat mencintaimu.”(Oh Soo memotong ucapan Oh Young dan Oh Young semakin kaget.) ….pil itu adalah milikku. Suatu hari aku berpikir sebenarnya kenapa aku hidup. Bagaimanapun aku memikirkannya , aku tak punya alasan untuk hidup. Kenapa aku begitu berusaha keras untuk hidup. Meskipun aku mati , tak seorangpun akan bersedih. Walaupun segalanya berakhir saat ini , aku takkan kehilangan apa-apa. Tapi , setelah aku bertemu denganmu dan menghabiskan waktu denganmu ……Kita hentikan saja. Bagaimana dengan ini ? Aku akan meninggalkan , maka segalanya akan berakhir . Benar bukan ?
“Kamu akan pergi ? ”
“Ya, itu sangat mudah dan cepat. Jaga dirimu. ”
That Winter The Wind Blows 10-03
Oh Young mengambil tongkat lipatnya dan bersiap pergi. Mendadak penyakitnya Oh Young kambuh lagi pada saat menuruni tangga. Oh Soo cemas dan berusaha meraihnya tetapi Oh Young menangkis tangannya.
“Ini berakhir jika kau pergi ?Bagimu segalanya berakhir saat kau pergi ? Aku tinggal dan kau pergi , itukah akhirnya ?  Baik , silahkan pergi !! Pergi ! Pergilah !!!!”
Oh Young semaput dan Oh Soo panik . Kebetulan Jinsung meneleponnya dan Oh Soo memerintahkan untuk lekas membawa mobilnya. Oh Soo membopong Oh Young dirumah sakit ditemani Jinsung dan Heesun.
Sementara itu Sekretaris Wang bertemu dengan Sora. Sora tentu saja bercerita seenak jidat menurut versinya bahwa Oh Soo mencuri uang sponsornya sebagai penjudi dan kini berhutang 7.8 miliar won. Sekretaris Wang rupanya lebih penasaran terhadap Soo yang sudah meninggal dan Sora menceritakan sekilas bahwa hanya mengetahui Soo yang asli dulunya tinggal di panti asuhan. Sebelum pembicaraan mereka selesai , Pengacara Jang datang dan Sora pun undur diri segera pergi.  Jang curiga kenapa Wang bertemu dengan Sora. Sekretaris Wang pun menjawab kalau Pengacara Jang tidak mempercayainya dan karenanya Wang pun tidak perlu menceritakan segalanya padanya.
Oh Soo ditemani Jinsung dan Heesun sedang mendengarkan keterangan dokter yang memeriksanya. Sang dokter mengatakan bahwa ada tumor dikepala Oh Young dan harus segera dioperasi. Bersamaan dengan itu Dr Sunhee masuk dan memeriksa gambar scan otak Oh Young. Dr Sunhee mendamprat dokter yang memeriksa Oh Young dengan mengatakan bahwa tidak mungkin mengoperasi pasien dengan kondisi seperti itu. Dr Sunhee menuduh sang dokter terlalu memberi harapan palsu , karena itu Sunhee tidak menyukai dokter tersebut.
Dr Sunhee segera meninggalkan ruangan pemeriksaan. Oh Soo mengejarnya keluar ruangan . Heesun merasa bahwa Dr Sunhee itu bukankah kakaknya Moochul ? Jinsung bergumam singkat bahwa dia tidak tahan bertemu dengan  dua bersaudara itu.
Diluar ruangan , Oh Soo terus mengejar Dr Sunhee dan memintanya untuk mengoperasi Oh Young. Dr Sunhee menolak dengan alasan tidak pernah melakukan permainan yang sudah pasti kalah. Oh Soo tersinggung mendengar nyawa orang disamakan dengan permainan. Dr Sunhee mendamprat balik mengenai kelakukan Oh Soo sebagai penjudi dan Moochul sebagai seorang gangster. Pada saat Oh Soo terpana mendengar dampratan Dr Sunhee , Heesun datang memanggil Oh Soo bahwa Oh Young sudah sadarkan diri.
Pengacara Jang berbincang dengan Sekretaris Wang di cafe. Jang membahas mengenai Myungho yang mengakuisisi sebuah perusahaan yang sudah tidak beroperasi lagi dan para pemegang saham mengira Sekretaris Wang dalangnya. Pengacara Jang juga menyinggung mengenai Direktur Jung yang loyal terhadap mendiang Presiden Oh. Sekretaris Wang tersinggung mendengar ini karena merasa tidak ada yang lebih setia terhadap mendiang Presiden Oh selain dirinya.
Oh Soo duduk disamping ranjang pasien Oh Young. Oh Young bertanya kenapa Oh Soo belum pergi seperti yang tadi dikatakannya di cafe. Oh Young menyindir Oh Soo bahwa mereka orang normal yang bisa melihat biasa mengucapkan kepergiannya sebagai senjata mereka dan tak peduli terhadap orang buta seperti Oh Young dan meninggalkan orang buta itu sendirian. Oh Soo makin sedih mendengar ini.
Oh Soo menjelaskan bahwa Oh Young punya tumor dikepalanya dan harus dioperasi. Oh Young merasa dejavu karena sering mendengar sejak usia enam tahun dimana orang-orang mengatakan pada Oh Young kalau dia tinggal di operasi dan di kemoterapi beberapa kali. Bagi Oh Young itu kedengaran terlalu mudah.
That Winter The Wind Blows 10-02
Oh Soo menuju sisi samping ranjang yang lain. Dia kemudian naik ranjang dan berbaring disamping Oh Young. Oh Soo kemudian dengan lembut memeluk Oh Young dan perlahan-lahan keduanya meneteskan air mata. Diam-diam Heesun dan Jinsung memperhatikan mereka dari dekat pintu tanpa bisa berkata apa-apa. Jinsung menutup pintu dan bersama Heesun meninggalkan ruangan itu.
Diluar ruangan Heesun merasa pernah melihat Oh Soo menangis seperti itu , yaitu ketika kakak Heesun dan mantan Oh Soo  , alias Heejoo meninggal dan Oh Soo memeluknya dan menangis seperti itu. Heesun merasa bingung melihat pemandangan di ruangan Oh Young tadi karena tidak merasa marah maupun kesal.
Sekretaris Wang sedang menangis di mobil Pengacara Jang pada saat mereka mendengar kabar mengenai Oh Young . Mereka bergegas menuju rumah sakit. Tapi sesampainya dirumah sakit mereka hanya melihat Oh Soo sedang memeluk Oh Young di ranjang pasien dan keduanya sedang tertidur. Sekretaris Wang dan Pengacara Jang tidak bisa berkata apa-apa dan segera menutup pintu meninggalkan mereka.
Oh Soo terbangun karena ada pesan yang masuk ponselnya dari Sora. Isinya adalah Sora memberi waktu tiga hari agar Oh Soo meninggalkan rumah keluarga Oh. Ternyata Oh Young sudah bangun dan bergumam
“Kau pasti kurang nyaman , tidurlah dibawah. ”
“Mulai sekarang , mari kita tidur bersama. Hingga aku pergi marilah kita tidur bersama. ”
“Kurasa ada baiknya juga aku sakit. Jika aku tak sakit , maka aku akan dimarahi karena kita tidak boleh tidur bersama.”
That Winter The Wind Blows 10-04
Jinsung dan Oh Soo bertemu tergesa-gesa di area tangga. Jinsung mendamprat Oh Soo apa dia mau mati ? Padahal Sora dan Moochul sudah mengincar Oh Soo yang waktunya tinggal 26 hari lagi. Jinsung mendesak Oh Soo untuk segera membuat persetujuan dengan Myungho untuk memerasnya dengan foto skandalnya. Oh Soo menjawab bahwa Myungho tidak akan memberikan uang sepeserpun , lebih baik mengincar Sekretaris Wang saja.  Jinsung malah menganggap ide buruk karena Sekretaris Wang akan tahu kalau Oh Soo mencintai Oh Young dengan menebak tatapan mata , cara bicara dan sebagainya. Jinsung mengatakan dengan jelas bahwa bukan Oh Young yang mati melainkan Oh Soo . Oh Soo menjawab bahwa dia akan tetap hidup apapun terjadi. Bahkan jika terperangkap dalam selokan dan ditikam Moochul dia akan tetap hidup . Bahkan sejak kecil Oh Soo sudah bertahan hidup walau ditinggalkan ibunya seorang diri di hamparan salju yang luas. . Bahkan Heejoo mati dihadapannya pun Oh Soo tetap bisa melanjutkan hidup. Oh Soo merasa bahwa dia punya banyak alasan untuk hidup , bahwa masih ada Jinsung dan Heesun juga disisinya.
Oh Soo meninggalkan Jinsung dan Jinsung kembali naik ke tangga atas. Jinsung kaget bahwa Heesun  sudah duduk di tangga atas sejak tadi mendengarkan pembicaraan Jinsung dan Oh Soo. Jinsung menanyakan apa pendapat Heesun. Ternyata mereka sependapat . Jinsung merasa bahwa untuk pertamakalinya dia melanggar perintah Oh Soo. Jinsung lalu mulai mengirimkan foto skandal Myungho melalui ponsel dan menuntut Myungho untuk memberikan uang 7.8 miliar won. Heesun malah mendukung Jinsung untuk melanggar perintah Oh Soo , jika tidak Heesun akan membunuh Jinsung. Heesun merasa kencan mereka ditunda lain kali saja karena ada rencana untuk mengincar Sekretaris Wang. Jinsung merasa senang karena Heesun menunjukkan kesetiaan padanya.
That Winter The Wind Blows 10-05
Di cafe , Oh Soo berunding dengan Sekretaris Wang , Pengacara Jang dan Myungho mengenai perawatan Oh Young dirumah sakit. Oh Soo merasa Oh Young perlu ditangani oleh dokter terbaik sedangkan Sekretaris Wang merasa Dr Hyun yang menangani Oh Young sudah merupakan yang terbaik.
Oh Soo meradang : “Kau hanya pegawai yang dibayar , kau pikir siapa dirimu ?”
Myungho : “Hati-hati bicaramu!!”
Oh Soo : “Kau belum menikah dengan Oh Young !! Itu artinya kau bukan siapa-siapa dan tutup mulutmu!!”
Sekretaris Wang : “Lalu kau ini siapa ? Kau pikir aku percaya bahwa kau adalah kakak kandung aslinya ? Tidak. Aku tak mempercayaimu . Aku berpura-pura mempercayaimu karena Oh Young percaya padamu.  ”
Oh Soo : “Aku juga sama. Karena Oh Young tak berkata apa-apa maka aku berpura-pura kau adalah pengurus rumah , ibu tiri dan wali yang baik.  Kalian menyelidikiku ? Aku juga menyelidiki kalian berdua. Ketika kita masing-masing memiliki bukti marilah bertemu lagi untuk menyelesaikannya. Hingga saat itu Oh Young akan menerima perawatan dari Dr Jo Sunhee dirumah sakit ini. “
Oh Soo meninggalkan mereka dan Pengacara Jang mengikuti Oh Soo . Myungho memanggil Pengacara Jang tetapi malah sia-sia . Malahan Sekretaris Wang menyiramkan segelas air ke muka Myungho. “Sudah kubilang jangan main-main dengan perusahaan!!.” ancam Sekretaris Wang.  Myungho tampak bingung dan Sekretaris Wang menjelaskan bahwa Myungho mengakuisisi perusahaan yang tidak produktif.
Diluar Oh Soo memperlihatkan foto skandal Myungho kepada Pengacara Jang. Pengacara Jang mengerti bahwa Oh Soo memang tidak mempercayai Myungho , tetapi mempertanyakan Oh Soo kenapa mencurigai Sekretaris Wang. Oh Soo langsung menjelaskan bahwa kebutaan Oh Young bukanlah karena tumor otak , memang Sekretaris Wang merawat tumor otaknya sejak Oh Young kecil tetapi mengabaikan masalah matanya dan dengan begitu dia bisa mengendalikan Oh Young sejak kecil. Pengacara Jang menghardik Oh Soo agar tidak berbicara sembarangan tanpa bukti. Menurut Pengacara Jang , mendiang Presiden Oh menelantarkan Sekretaris Wang tetapi Wang merawat Oh Young seperti anak kandungnya sendiri. Oh Soo menantang balik Pengacara Jang bahwa dia memiliki bukti. Pengacara Jang mempersilahkan Oh Soo untuk membawa buktinya.
Mira mendampingi Oh Young dirumah sakit dan menasehatinya agar kembali ke ruang perawatan. Oh Young mengabaikan Mira dan ingin bertemu dengan Dr Goo.
Oh Young menanyakan pada Dr Goo : “Apakah dalam situasiku , kau akan merekomendasikan untuk operasi dan kemoterapi berulang kali ?” . Dr Goo mengiyakan . Oh Young : “Apakah semuanya akan teratasi dan tak akan pernah sakit dan kambuh lagi ? “. Dr Goo mulai ragu dan diam tak menjawab. Oh Young pun meninggalkan sang dokter.
Oh Soo menyadari bahwa Oh Young sudah tidak berada dirumah sakit lagi. Ternyata Oh Young sedang dibohongi Sekretaris Wang yang bilang akan membawanya pulang kerumah. Ternyata Wang malah memaksa Oh Young ke rumah sakit dimana Dr Hyun berada. Oh Young menjadi marah dan gelisah dan memerintahkan supir untuk berhenti. Supir bimbang dengan dua perintah yang berbeda dari Oh Young dan Wang dan akhirnya mobil terus melaju. Oh Young akhirnya membuka pintu mobil dan nekat ingin melempar dirinya kejalanan . Supir menjadi takut dan menghentikan mobilnya. Oh Young pun keluar dari mobil dan Sekretaris Wang mengejarnya dan menamparnya .
Oh Soo menarik paksa Mira menuju mobilnya. Oh Soo meminta Mira menunjukkan rumah sakit dimana dokter yang merawat Oh Young sebelumnya berada disana. Mira bengong darimana Oh Soo mengetahuinya. Tentu saja Oh Soo mengetahuinya dari buku harian Oh Young. Mira tidak bisa mengelak lagi terlebih lagi setelah Oh Soo menghardiknya.
Sekretaris Wang dan Oh Young sudah kembali ke rumah. Sekretaris Wang tetap memaksa agar Oh Young dioperasi. Oh Young membenarkan dugaan Sekretaris Wang bahwa dia ingin mati. Sekretaris Wang kembali menampar Oh Young. Untuk pertama kalinya dalam sehari ini Sekretaris Wang menampar Oh Young  setelah hidup bersama selama puluhan tahun. Sekretaris Wang merasa bahwa Oh Young hendak membalas dendam dengan cara membuat Wang khawatir.
Sekretaris Wang : “Apa kau berpikir aku memperalatmu? Membunuh ayahmu demi hartanya ? Memaksakan perjodohanmu dengan Myungho ? Menjadikanmu seperti boneka ? Itukah yang kau pikirkan ?
Oh Young : “Tidak , kau tidak serendah itu , tetapi sesekali terbersit keinginan untuk membunuhmu jika aku mampu.”
Sekretaris Wang : “Jadi dengan cara mogok operasi ini kah kau membalas dendam padaku ?”
Oh Young : ” Sejak dulu aku paranoid. Ketika rumah sepi , aku merasa kau bisa mendorongku dari atas tangga . Ketika aku tidur kau bisa mencekikku.”
Sekretaris Wang : “Jika aku ingin mengincar perusahaan , aku tidak akan mengajarkan huruf Braille kepadamu ,  j ika aku tak mengarjakan bagaimana cara menggunakan komputer untuk orang buta , kamu akan menjadi orang yang tak berguna dan tidak mampu membaca dokumen apapun.  Tetapi aku mengajarimu bahkan ketika kau tidak mau belajar dan menamparku lebih dari selusin kali dalam sehari aku tidak pernah menyerah. Aku yang membuatmu menjadi kau yang sekarang. “
Oh Young : “Aku ingat.”
Oh Young dan Sekretaris Wang terus bertukar kata dan akhirnya menangis . Oh Young juga mengutarkan niatnya untuk menikah dan memakai gaun penganten agar terlihat cantik terakhir kali sebelum Oh Soo pergi dari rumah itu.  Sekretaris Wang menyanggupi  asal mereka bisa mempersiapkan pernikahan dan operasi di waktu yang sama. Oh Young masih bersikeras tidak mau dioperasi. Sekretaris Wang kembali memaksa Oh Young untuk dioperasi . Sekretaris Wang mengingatkan bahwa perdebatan yang melelahkan ini tidak akan berakhir sampai Oh Young memiliki keinginan untuk hidup.
Oh Soo sudah bersama dengan Mira dirumah sakit yang dituju. Mereka memandang papan berisi nama-nama dokter. Rupanya Mira tidak begitu ingat nama dokternya. Mira hanya mengingat nama depan dokter itu yang bermarga Kwak. Oh Soo segera mengambil inisiatif mencari dokter yang bernama Dr Kwak. Oh Soo kemudian pergi sendiri meninggalkan Mira sendirian.
That Winter The Wind Blows 10-06
Oh Soo mengemudikan mobilnya sambil berpikir mengenai segala kemungkinan mengenai Dr Kwak. Tiba-tiba ada kabar dari Sora . Oh Soo terpaksa menemuinya dan setelah sampai ke lokasi , Oh Soo memarkirkan mobilnya dibelakang mobil Sora yang berwarna merah. Oh Soo kemudian memasuki mobil Sora . Sora menjelaskan bahwa dia sudah bertemu dengan sekretaris Wang .
Sora : “Sekretariws Wang sudah tahu kalau kau datang pada Oh Young hanya untuk mengincar uangnya. Hanya satu hal yang belum dia ketahui bahwa kau bukan kakaknya yang sebenarnya. Jika kau tak munculnya tadinya aku berencana untuk memberitahu semuanya pada Sekretaris Wang. Tapi ….kau datang.”
Oh Soo : “Biar kuperjelas. Meskipun aku datang , kau bisa memberitahu Sekretaris Wang. Aku tak bisa berada disamping orang yang tidak setia . Bahkan jika kau memang mengatakan semuanya pada Wang , tak ada yang bisa kukatakan. Aku akan menerimanya sebagai ganjaran karena sudah mengacaukanmu. Tapi kau tak seharusnya melakukan ini pada Boss Kim. Dia membiayaimu dan menafkahi keluargamu. Dan dia mengurusmu sejak kau berusia 16 tahun.”
Sora : “Cinta berbeda dengan kesetiaan.”
Oh Soo : “Aku orang yang tahu mengenai cinta. Apa yang kau rasakan terhadapku adalah obsesi belaka.  Cinta itu sangat sederhana. Ketika satu pihak sudah mengatakan berakhir maka hubungan pun berakhir. Jika kau memaksa seseorang untuk mencintaimu kembali , itu namanya obsesi. Cinta bukan kesepakatan jadi tidak ada pengkhianatan. Kau memilih untuk mencintai jadi tak ada yang bisa kau bualkan atau banggakan . Paksaanmu tidak serta merta membuat obsesi menjadi cinta. “
Sora : “Apa kau begitu mencintai Oh Young sehingga menjadikan hidupmu beresiko. “
Oh Soo : “Semua orang tahu bahwa mereka akan mati. Kupikir sekarangpun bukanlah waktu yang buruk untuk mati.”
Sora : “Dia hanya menyukaimu sebagai Oppa (kakak) -nya. Jika dia tahu kau bukan kakaknya maka dia akan mengakhirinya. “
Oh Soo : “Aku tahu. Bila saat itu tiba maka aku akan pergi. “
(Oh Soo lalu meninggalkan mobil Sora. Sora tampak bersedih dengan penjelasan Oh Soo . Ternyata diam-diam mata-mata Boss Kim melaporkan pada majikannya. )
That Winter The Wind Blows 10-13
Myungho sedang mengklarifikasi kasus akuisisi perusahaan Hyunsoo pada Sekretaris Wang. Myungho merasa perusahaan Hyunso akan berguna bagi Grup Parkland suatu saat nanti. Sekretaris Wang mengingatkan agar Myungho jangan coba-coba menipunya lagi. Pada saat membahas pernikahan , Myunghoa mengingatkan bahwa pernikahan hanya butuh sehari dan operasi butuh waktu lebih lama. Sekretaris Wang hanya bisa memandang kesal pada Myungho. Sekretaris Wang juga meminta agar Myungho mencari informasi mengenai Soo yang asli di panti asuhan bernama Borami.
Ketika Myungho hendak pulang maka Oh Soo kembali kerumah. Betapapun Oh Soo berseteru dengan Sekretaris Wang , mereka punya pandangan dan tujuan yang sama , yakni Oh Young harus dioperasi ketimbang menikah. Oh Soo hendak menemui Oh Young , tetapi Sekretaris Wang melanjutkan bahasan mengenai Jinsung yang memeras Myungho. Benar seperti dugaan Oh Soo yang dikemukakan pada Jinsung sebelumnya , Sekretaris Wang tidak akan mengeluarkan uang sepeserpun untuk skandal Myungho. Oh Soo dan Sekretaris Wang akhirnya saling mengancam bahwa jika operasi Oh Young sudah selesai maka itu akan menjadi akhir bagi mereka dirumah keluarga Oh .
Dikamar , Oh Young membahas mengenai rencana pernikahan , tetapi Oh Soo tidak antusias mendengarnya dan malah menasehati Oh Young agar bersedia dioperasi.
Jinmi adikna Jinsung kembali membuat masalah dengan menabrak mobil mahal  yang butuh ganti rugi yang besar. Jinsung dan Heesun menghela nafas melihat kelakuan Jinmi yang tak tahu diri. Di cafe , Jinsung dan Heesun menopang kepala mereka dengan tangan pertanda frustasi dengan kelakuan Jinmi. Jinsung akhirnya berniat meminjam uang pada Boss Kim. Moochul datang dan tampak senang dengan kasus yang menimpa Jinmi.
Oh Soo menemani Oh Young untuk datang kerumah orangtua Myungho guna membahas masalah pernikahan. Oh Soo tidak antusias mendengar obrolan pernikahan sehingga Oh Young menjadi jengkel. Oh Young malah merajuk pada saat berjalan nanti di lorong pernikahan bisa memegang tangan Oh Soo. Oh Soo seperti malas menjawab. Oh Young bertanya :”Kau tidak akan membuatku berjalan sendiri kan ? Awas kalau kau berani , aku takkan membiarkanmu.” Oh Soo tampak jengkel mendengarnya dan segera memakirkan mobilnya dipinggir jalan dan memintah Oh Young keluar dari mobil dengan dalih hendak membicarakan pernikahan lebih detai.
Sementara itu ditempat lain Sekretaris Wang mulai menyelidiki Soo yang asli di panti asuhan. Pengacara Jang di tempat lainnya juga sedang melihat bukti yang diajukan Joongtae bahwa foto Soo yang asli dimasa kecil memperlihatkan luka bakar di tangan kiri (berbeda dengan Oh Soo). Semakin jelas bagi Pengacara Chang bahwa Oh Soo bukan kakak kandungnya Oh Young.
That Winter The Wind Blows 10-12
Di cafe , Oh Soo sedang membahas masalah pernikahan bersama Oh Young. Menurut Oh Soo , para miliuner di Korea Selatan menggunakan jasa EO untuk mengurus pernikahan mereka. Jadi Oh Young tidak perlu pusing memikirkan cincin , gaun pernikahan , undangan dan bulan madu , tinggal tahu beres. Oh Young tampak setuju. Sesuah itu Oh Soo mulai to the point membahas masalah skandal Myungho dengan wanita lain dan juga skandal akuisisi. Oh Young masih memaklumi bahwa itu hanya masa lalu dan lagipula ada Sekretaris Wang mengawasi juga masalah perusahaan .
Oh Soo menjadi kesal dan mulai menyindir : “Yah kau ini . Kau menakjubkan .” Oh Young mendadak merasakan perubahan dari nada suara Oh Soo.  Oh Soo menyindir bahwa  Oh Young itu cantik ,baik , keren , pintar dan kaya dan bahkan ….TAK TAKUT MATI. Yah benar benar deh”. Oh Young meminta Oh Soo berhenti menyindirnya. Oh Soo merasa dia lebih baik dari Oh Young karena apapun yang terjadi Oh Soo selalu ingin hidup. Oh Young mulai merasa Oh Soo tidak mengerti dirinya. Oh Young dan Oh Soo jadi berdebat tentang masalah keinginan untuk tetap hidup. Oh Soo merasa Oh Young berbohong dan menelepon Myungho untuk menjemput Oh Young.
Oh Soo nekat menemui lagi Moochul yang sedang bermain basket. Oh Soo meminta Moochul untuk membujuk kakaknya , Dr Sunhee. Oh Soo sampai bersujud dihadapan Moochul yang sedang berusaha memasukkan bola ke ring basket. Moochul sampai bingung (hahaha) . Moochul hendak pergi dan Oh Soo memindahkan posisinya untuk menghalangi Moochul sambil tetap bersujud. Moochul jadi kesal dan mulai memukuli Oh Soo yang tak melawan sama sekali. Oh Soo benar-benar babak belur. Moochul hendak pergi dan Oh Soo yang sudah kepayahan malah seperti anak kecil merengek akan datang lagi besok dan besok dan besok.  Moochul tetap ngeloyor pergi .
That Winter The Wind Blows 10-07
That Winter The Wind Blows 10-08
Oh Soo kembali ke rumah dengan wajah babak belur. Pembantu rumah dan Sekretaris Wang bengong melihatnya tetapi Oh Soo terus menaiki tangga menuju lantai dua. Sekretaris Wang menelepon seseorang untuk menyelidiki identitas Soo yang asli di panti asuhan.
Oh Soo masuk kamarnya dikala Dong-il menelepon Oh Soo tetapi Oh Soo tidak mempedulikannya. Oh Young masuk kamar Oh Soo  dan menceritakan pengalamannya tadi bertemu dengan keluarga Myungho. Tetapi Oh Soo kali ini menanggapi dengan dingin dan Oh Young pun malas melanjutkan obrolannya dan hendak keluar ruangan.
That Winter The Wind Blows 10-09
That Winter The Wind Blows 10-11
Oh Soo tiba-tiba berdiri dan mengatakan dirinya terluka parah. Oh Young kaget dan tangannya berusaha meraba muka Oh Soo untuk mengetahui lukanya dan Oh Soo menepisnya. Rupanya Oh Soo masih kesal pada sikap Oh Young yang tidak memiliki semangat hidup dan mengatakan bahwa dia akan pergi dari rumah ini. Oh Young mulai menangis takut kehilangan Oh Soo. Oh Soo hanya mengajukan satu syarat , bahwa dia ingin mendengar Oh Young mengatakan INGIN HIDUP , keinginan untuk hidup.  Oh Young jadi menangis karena merasa Oh Soo membuatnya semakin lemah.

Sinopsis Lengkap That Winter The Wind Blows (2013) [Episode 1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16-Tamat]


0 comments:

Post a Comment