Wednesday, March 13, 2013

Sinopsis : That Winter The Wind Blows – Episode 09

Standard

That Winter The Wind Blows 08 - 17
Oh Soo masuk kembali ke ruangan dan melihat Oh Young sudah tidak ada ruangan . Ternyata Oh Young sudah kembali kerumah. Oh Soo mendadak ingat pil euthanasia itu dan khawatir Oh Young akan menggunakannya.



Oh Soo sudah kembali kerumah dan langsung mencari dimana pil mematikan itu sambil mencari Oh Young. Oh Young tampak kepayahan dan tak kuat menahan gelas yang sedang dipegangnya. Gelas terjatuh ke lantai mengagetkan Oh Soo yang segera menyusulnya. Oh Young terhuyung kehilangan kesadaran dan terjatuh.
Oh Soo kaget melihat tempat pil mematikan berada tak jauh dari posisi Oh Young terjatuh. Oh Soo memandang terpana . Tiba-tiba Oh Young sadar kembali dan merasa ada orang didekatnya ,
“Siapa?” .
“Ini aku , kakakmu.” Oh Soo menjawab kalau itu dia. Oh Young mencoba berdiri lagi dan Oh Soo menanyakan dimana pil mematikan itu.
“Oppa , maafkan aku. Aku tidak menepati janjiku. Tapi aku harus memakan pilnya”.
“Young. Berikan pilnya”. Oh Soo semakin kaget mencoba mengambil pil yang sedang digenggam erat oleh Oh Young.
“Sakit . Aku harus memakannya. Aku sudah tidak tahan lagi.”
“Baik makanlah , pilnya , biar aku yang berikan padamu. Pertama berikan dulu pilnya padaku.”
“Berikan aku air.”
“Baik . Akan kuberikan kau air.”
Oh Young terus menahan sakit dan Oh Soo memandang pil dengan matanya yang tajam sementara ia menuangkan air. Kemudian Oh Soo sengaja menjatuhkan pilnya. Oh Young tentu mendengar jatuhnya benda sekecil itu karena pendengarannya yang tajam sebagai gadis buta. Diam-diam Oh Soo membuka pil itu dan membuang isi pilnya ke lantai.
Oh Soo mendengar bel pintu rumah dan ternyata Sora datang. Oh Soo meminta Sora menemuinya ditempat lain . Oh Soo menelepon Mira untuk segera datang mengawasi Oh Young. Oh Soo kembali ke dapur untuk melihat kondisi Oh Young sebentar kemudian kembali keluar ruangan . Oh Young sendirian di dapur dan kemudian mengumpulkan bubuk isi pil itu kedalam satu tempat kecil.
That Winter The Wind Blows 09-01
Mira sudah datang dan Oh Soo membukakan pintu untuknya. Oh Soo menggendong Oh Young kembali kekamar dan meminta Mira untuk membersihkan lantai (Oh Soo tentu khawatir isi pil itu diketahui orang lain. ) Oh Soo hendak pamit karena ada urusan tetapi Oh Young menanyakan mengenai pil. (Itulah kalau Oh Soo berbohong maka akan sulit sendiri.) . Oh Young mulai curiga sejak Oh Soo diam-diam membuang isi pil tersebut ke lantai.

Kini  Mira tinggal berdua dengan Oh Young. Oh Young dengan ketus mengatakan kalau Mira disuruh oleh Oh Soo untuk datang lebih baik Mira pergi saja. Tapi ternyata Mira juga datang kali ini untuk meminta maaf pada Oh Young karena selama ini Mira sudah berkonspirasi dengan Sekretaris Wang. Mira menekankan bahwa dia melakukan itu bukan karena uang dan bukan karena dulu waktu kecil sering diejek oleh Oh Young.
Mira : “Hanya saja , meskipun aku menyukai uang. Aku benar-benar berpikir kalau aku memberitahu Sekretaris Wang , maka dia akan memperlakukanmu lebih baik.
Oh Young : “Lalau bagaimana dengan saat dirumah sakit ? Kau mendengarnya dengan jelas perkataan dokter bahwa kebutaanku bukan karena tumor otak. ”
Mira : “Sekretaris Wang bilang kalau dokternya hanya asal bicara.”
Oh Young : “Lalu kenapa pada Pengacara Jang kau bilang kalau kau tak pernah mendengar Sekretaris Wang mengatakan itu.”
Mira : ” Maafkan aku .” (sambil menangis)
Oh Young :”Apa kau serius hendak minta maaf padaku.”
Mira : ” Ya , sungguh.”
Oh Young : “Baik kalu begitu berhenti menangis dan basuhkan aku dari kepala sampai tumit dan gantikan bajuku dan pakaian dalamku.”
Mira : “Baik , aku mengerti.”
Oh Young : “Aku mempercayaimu untuk terakhir kali. Dan tolong jangan kau katakan aku sakit hari ini pada Sekretaris Wang.”
That Winter The Wind Blows 09-02
Oh Soo sedang berjalan menemui Sora . Sementara Sora sedang berbincang dengan Sekretaris Wang melalui ponsel. Dan Sekretaris Wang sedang bersama dengan Myungho yang sedang menyetir mobilnya.  Sekretaris Wang meminta Sora untuk bertemu , tetapi Sora menolak menemui mereka karena mengaku jadwalnya sibuk. Diam-diam Jinsung dan Heesun sedang membuntuti Sekretaris Wang dan Myungho.
That Winter The Wind Blows 09-15
Di dapur , Sekretaris Wang baru mengetahui dari pembantu rumah tangga bahwa tidak benar Oh Young memakan tiga mangkuk bubur. Sekretaris Wang menjadi cemas dan menelepon dokter. Dokter menjawab tidak perlu khawatir , mungkin hanya migren saja , dan jika sakit berlanjut maka dia akan datang ke rumah keluarga Oh.
Oh Young masih tidak bisa tidur tetapi dia pura-pura tidur pada saat Oh Soo memasuki kamarnya. Oh Soo rupanya hendak membuat surat dalam huruf Braille dengan menggunakan software bantu di ponsel. Dia mulai menulis surat Braille setenang mungkin agar tidak membangunkan Oh Young. Oh Soo menjamah lonceng kecil di jendela sambil menatap Oh Young dengan penuh kasih sayang. Dia menalikan tali kecil antara lengan Oh Young dengan lonceng kecil dijendela , kemudian meletakkan surat lalu pergi.
That Winter The Wind Blows 09-06
Oh Young yang pura2 tidur segera terbangun untuk membaca surat itu.
“Meskipun aku tidak ada didekatmu bahkan jika tak ada anginpun , loncengnya akan selalu berbunyi untukmu . Selamat malam Young. “
Oh Young tampak terharu dan menarik lengannya agar tali menarik lonceng kecil berbunyi.
Pagi hari , Jinsung menemani Oh Soo , Sekretaris Wang dan Oh Young untuk makan bersama. Oh Young enggan makan bubur dan Sekretaris Wang menyebut nama-nama masakan yang disajikan di atas meja makan , rebung , jamur, bayam , kue tiram , sup wijen dan kimchi . Sikap Oh Young masih ketus pada Oh Soo  seperti tadi malam . Oh Young menyindir ada orang yang memasuki kamarnya malam-malam dan mengganggu tidurnya.Jinsung berkelakar bahwa bukan dia yang memasuki kamar Oh Young.  Oh Soo yang sedang menikmati makanannya jadi merasa tersindir. Tetapi Oh Soo masih menawarkan untuk mengantarkan Oh Young ke pusat komunitas orang buta. Oh Young mulai menuduh Oh Soo mengganggu tidurnya semalam. Oh Soo kehilangan selera makan dan keluar halaman rumah. Jinsung tentu saja membela Oh Soo dan mengatakan bahwa Oh Soo selalu mengkhawatirkan Oh Young.
That Winter The Wind Blows 09-14
Diluar halaman rumah , Jinsung mendesak Oh Soo untuk cepat beraksi karena Jinsung sudah muak di rumah keluarga Oh. Jinsung juga mengingatkan bahwa Sora sudah mulai menghantui mereka. Jinsung bingung Oh Soo seperti tidak mempedulikan dirinya lagi. Oh Soo seperti tidak mengacuhkan perkataan Jinsung.  Oh Soo mengemudikan mobilnya dijalan , dan tak jauh dari situ , Oh Young sedang naik taksi dan terus memegangi bubuk pil dalam botol kecil.
Moochul bertemu dengan orang yang baru saja ditemui Pengacara Jang semalam. Mochul mengingatkan orang itu agar bijaksana dalam menjawab pertanyaan Pengacara Jang karena kalau sampai Oh Soo ketahuan , Moochul akan kehilangan uangnya. Orang itu menerima uang dari Moochul dan menginformasikan bahwa ada kemungkinan Boss Kim ingin menyingkirkan Moochul dan Oh Soo .
Tak lama Oh Soo datang untuk menemui Moochul. Moochul menanyakan kenapa Oh Soo belum membayarnya padahal waktu tinggal 28 hari lagi. Moochul dahulu memberi tahu Sora dengan harapan agar dapat membantu Oh Soo , dan ternyata tidak. Moochul menyarankan agar membiarkan Oh Young menggunakan pil tersebut karena tidak ada jalan lain untuk mendapatkan uang 7.8 miliar won dengan cepat.  Moochul sambil tersenyum : “Kau tidak akan berpikir untuk menggunakan pil  itu sendiri khan ? ”
Alih alih membahas hutang piutang , Oh Soo malah meminta tolong Moochul untuk membujuk kakaknya  Moochul , Dr Sunhee yang terkenal sebagai dokter terbaik di Korea untuk urusan penyakit syarat. Moochul menjadi kesal dan melempar bola basket kearahnya .
That Winter The Wind Blows 09-03
Seperti biasa Moochul kembali mengungkit masa lampau dimana Heejoo tewas disaat mengandung dan mereka berdebat .  Oh Soo berargumen bahwa setiap orang perlu alasan untuk bertahan hidup , termasuk dia dan Moochul. Moochul perlu alasan untuk menyalahkan Oh Soo atas kematian Heejoo yang dia cintai agar bertahan hidup. Moochul tampak tersentuh oleh ucapan Oh Soo , tetapi Moochul mengeraskan hatinya dan mengatakan bahwa waktu Oh Soo tinggal 28 hari lagi. Moochul penasaran jika disaat Oh Soo akan mati apakah Oh Soo masih memikirkan Oh Young ataukah membuat alasan lain seperti biasanya.
Ditempat lain , Oh Young sedang bertemu dengan temannya. Oh Young menyerahkan butiran pil dalam botol kecil untuk diselidiki bahannya. Temannya menyanggupi .
Pengacara Jang kembali bertemu dengan kolega yang ditemuinya semalam. Kolega itu menginformasikan bahwa Moochul adalah pembunuh bayaran dan Oh Soo adalah penjudi dari kawasan Cheongdam-dong , sedangkan Boss Kim adalah sponsor Sora dan Moochul adalah orang yang ditugaskan Boss Kim untuk menagih hutang pada Oh Soo. Pengacara Jang terkejut mendengar penjelasan itu.  Dari Joongtae dan istrinya , Pengacara Jang juga mendapatkan informasi bahwa ketika Heesun kumat , mereka mendengar Oh Soo membutuhkan uang 7.8 miliar won sehingga mendekati Oh Young. Pengacara Jang semakin prihatin dengan perkembangan informasi yang dia dapatkan mengenai Oh Soo.
Moochul dan Jinsung seperti kucing dan anjing setiap bertemu pasti cekcok. Moochul membahas ayah Jinsung yang kelelahan dan Jinsung menjadi tersinggung meminta Moochul mengurus ayahnya sendiri. Moochul kembali membujuk Jinsung untuk berkerja padanya dan Jinsung menolak berkerjasama dengan seorang pembunuh seperti Moochul. Moochul terus bersikeras membujuk Jinsung dan mengatakan kalau dulu Jinsung lebih menyukai Moochul daripada Oh Soo . Kok sekarang berubah ? Jinsung kesal dan mengancam kalau suatu saat mereka akan berduel tangan kosong dan Jinsung bersumpah akan mengalahkan Moochul.
Ditempat lain Heesun kembali bertengkar dengan Jinmi . Jinsung yang tiba dilokasi malah tertawa terbahak-bahak melihat pertarungan gaya bebas antara cewe. Jinmi dan Heesun memang sedang bertarung sengit dengan saling menjambak rambut . Jinsung kemudian menemui Dong-il yang sedang memantau gerak-gerik adiknya Sekretaris Wang. Setelah itu Jinsung kembali menemui Heesun . Jinsung menelepon Oh Soo dan menegur Oh Soo yang terlalu memikirkan Oh Young. Oh Soo seperti sedang galau dan tidak terlalu mempedulikan Jinsung. Heesun yang mendengar percakapan itu menjadi jengkel dan meminta Jinsung berkencan saja dengannya. Jinsung masih tetap setia dan menanyakan apa Heesun akan ikut atau tidak. Heesun dengan gengsinya yang tinggi mengatakan bahwa dia ikut karena Jinsung. Jinsung “ge-er” merasa Heesun makin suka padanya. Lalu mereka mulai menjalankan tugas untuk membuntuti Myungho. Sembari bertugas mereka malah bercumbu dan akhirnya berciuman.
That Winter The Wind Blows 09-07
Oh Soo semakin galau karena Oh Young tidak mempedulikannya lagi. Sementara itu Sekretaris Wang menginformasikan mengenai penyelidikan identitas Oh Soo kepada Oh Young , termasuk juga uji DNA yang dulu pernah dilakukan Myungho. Oh Young : “Test DNA untukku dan kakakku? Kenapa ? Kenapa mendadak begini?“.  Sekretaris Wang juga membahas bahwa Oh Soo pernah masuk kamar Oh Young dan seperti sedang berusaha membuka brankas. Oh Young tidak percaya begitu saja karena namanya kenangan tidak bisa dikarang begitu saja. (Oh Soo tahu kenangan karena memasuki ruang rahasia Oh Young secara diam-diam). Sekretaris Wang juga mengingatkan agar Oh Young mengunci kamar pintunya.
Hasil penelitian butiran pil yang diserahkan Oh Young ternyata sudah ada hasilnya. Temannya menanyakan siapa yang memberikan butiran pil itu pada Oh Young karena  itu adalah obat euthanasia untuk hewan (obat untuk mati karena objek merasa menderita karena kesakitan.) Oh Young menjadi sangat terkejut dan sedih karena sudah dibohongi oleh Oh Soo.
Oh Soo yang khawatir atas kesehatan Oh Young menjenguknya dikamar. (Jika kemaren saja Oh Young sudah berubah sikap karena tahu Oh Soo diam-diam membuang butiran dalam kapsul , terlebih lagi sekarang setelah tahu bahwa obat itu adalah obat euthanasia. Tentu saja Oh Young semakin curiga pada Oh Soo). Oh Soo membujuk Oh Young agar mau ditangani oleh dokter yang terbaik diKorea (maksudnya Dr Sunhee , kakaknya Moochul).  Oh Young tidak mau mendengarnya dan mencoba memalingkan wajah. Oh Soo kembali menarik pipi Oh Young agar menghadap kembali mukanya. Oh Soo mengingatkan bahwa ini bukan hanya migren biasa. Oh Young berjalan dan meraba pintu mempersilahkan Oh Soo agar keluar dari ruangannya. Oh Soo tetap bersikeras mengingatkan bahwa jika penyakit Oh Young kembali kambuh maka Oh Young harus dioperasi. Oh Soo mencoba mencium pipi Oh Young sebagai ucapan selamat tidur pada adiknya. Pada saat Oh Soo hendak mencium Oh Young untuk ucapan selamat tidur , Oh Young memalingkan wajahnya. Setelah Oh Soo pergi dari kamar , Oh Young bergegas menutup dan mengunci pintu kamarnya.
That Winter The Wind Blows 09-08
Hari sudah pagi dan Jinsung bersama Heesun belum juga beranjak dari tempat pengintaiannya. Mereka mengintai Myungho sambil bermesraan. Penantian mereka tak sia-sia karena tak lama kemudian Myungho muncul bersama seorang wanita. Jinsung dan Heesun dengan liar mengarahkan ponsel mereka untuk mengabadikan diam-diam.
That Winter The Wind Blows 09-09
That Winter The Wind Blows 09-10
That Winter The Wind Blows 09-11
Di kamarnya , Oh Young sedang merias diri. Tiba-tiba dia teringat ucapan Heesun pada saat buka suara mengenai Oh Soo. Oh Young kemudian menemui Sekretaris Wang diruangannya. Sekretaris Wang merasa yakin kalau Oh Soo yang sekarang itu kakak gadungan. Oh Young tidak setuju dengan cara uji DNA karena ini akan mengundang skandal yang mempengaruhi kinerja perusahaan.
Oh Young keluar rumah dan Oh Soo sedang menunggunya. Oh Soo hendak mengurus Oh Soo tetapi Oh Soo mengayunkan tongkatnya yang hampir mengenai wajah Oh Soo. Oh Young minta maaf karena merasa lagi sensitif.  Lama-lama Oh Soo marah karena Oh Young marah tanpa sebab dan seperti bermain-main ditengah waktu yang semakin singkat . Oh Young mengajak Oh Soo bicara lain waktu karena sedang ada urusan dan Oh Young pun naik taksi yang sudah dipesannya. Oh Soo melarikan mobilnya lebih dulu daripada taksi yang ditumpangi Oh Young.  Oh Young sudah duduk di mobil taksi dan meminta supir taksi menekankan sebuah nomer yang tertera pada kartu. Ternyata Oh Young menelepon Moochul dan memperkenalkan diri sebagai Oh Young dari Grup Park Land.
Moochul menerima telepon dari Oh Young dan mengatur waktu untuk bertemu. Moochul merasa sedang sibuk dan meminta Oh Young untuk menemuinya di klubnya saja. Oh Young menanyakan apa dia harus mendatangi alamat yang tertera pada kartu nama itu. Moochul mengiyakan dan siap bertemu. Telepon ditutup dan Moochul mendadak ingat bahwa dia punya dua kartu nama.  Sementara itu supir taksi menurunkan Oh Young disebuah tempat karena jalan yang ditujunya searah . Seorang pejalan kaki tampak bersimpati pada Oh Young dan menawarkan untuk mengantarnya. Ternyata tempat yang dituju Oh Young sudah ditutup karena bangkrut. Oh Young meminta [ejalan kaki yang masih muda ini untuk menelepon kembali nomer dalam kartu nama. Setelah menelepon pejalan kaki itu memberitahu bahwa tempat pertemuannya bukan disini , tetapi di klub Blackjack – Apgujeong.
Jinsung dan Heesun memberikan laporan mengenai pengintaian mereka pada Oh Soo. Sambil melihat-lihat foto skandal itu , Mira mendadak menelepon Oh Soo . Mira cemas karena Oh Young bersikap aneh sejak temannya bilang Oh Young memiliki pil eutanasia. Oh Soo jadi terperanjat (dan mulai memahami kenapa Oh Young bersikap aneh). Mira terus memanggil Oppa tetapi Oh Soo menutup teleponnya. Oh Soo juga membaca pesan dari Moochul bahwa Moochul hendak bertemu dengan adik palsunya. Jinsung dan Heesun hanya bisa menatap bingung melihat Oh Soo mendadak pergi.
Oh Soo melarikan mobilnya di malam hari. Oh Young terus berjalan dan juga Moochul terus berjalan menuju lokasi yang sama. Beberapa pemuda yang tampangnya bukan orang baik-baik memperhatikan Oh Young yang ternyata buta , dan mereka mulai berniat mengerjai Oh Young. Benar saja , Oh Young kemudian dipermainkan oleh mereka dan ponselnya pun diambil. Salah satu dari mereka membekap mulut Oh Young agar jangan berisik. Disaat kritis itu Oh Soo muncul dengan kemurkaan memuncak melihat Oh Young diperlakukan seperti itu. Pria yang membekap Oh Young dihajar oleh Oh Soo dengan botol dikepalanya sampai berdarah. Oh Soo kemudian menyeret wajah pria itu menyusuri tembok hingga mengaduh kesakitan. Para pria berandalan itu jadi jerih dan kabur.
That Winter The Wind Blows 09-12
That Winter The Wind Blows 09-13
Oh Soo menghampiri Oh Young . Oh Young berdiri dan Oh Soo berusaha meraih tangannya. Oh Young malah menampar muka Oh Soo. Oh Young memuntahkan kecurigaannya.
“Pasti sangat mudah bagimu untuk membodohi gadis buta. Pastinya mudah bagimu.” (Oh Soo berusaha merangkul Oh Young tetapi Oh Young menolaknya dan membanting pil eutanasia yang sedang dibawanya. Mata Oh Soo berkaca-kaca dan terdiam) “Pil Eutanasia ? Kenapa kau tak bisa membunuhku? Disaat begitu mudah melakukannya. Disaat aku tak bisa berbuat apa-apa. Kenapa kau tak bisa membunuhku. Kenapa?”

Sinopsis Lengkap That Winter The Wind Blows (2013) [Episode 1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16-Tamat]


0 comments:

Post a Comment