Thursday, February 21, 2013

Sinopsis : That Winter The Wind Blows – Episode 04

Standard


Oh Young  tersadar bahwa loncengnya ketinggalan di ruang rahasia sehingga kembali lagi ke ruangan itu. Kali ini ternyata kunci ruangan itu sudah terbuka . Oh Young ternyata sudah kembali ke ruang rahasia dan Oh Soo kaget dan berusaha bersembunyi.


Oh Young yang punya pendengaran peka merasa ada orang lain diruang rahasia itu. Pandangan mata Oh Young pun terarah pada tempat Oh Soo bersembunyi.  Oh Young tiba-tiba berkata : “Siapa kau orang yang berada diruangan ini ? “. Oh Soo makin panik mendengarnya .

Kekhawatiran Oh Soo tidak berlangsung lama karena Oh Young akhirnya merasa tidak ada siapa-siapa diruang rahasia tersebut. Belum tuntas Oh Young menaiki tangga untuk keluar ruangan itu , Oh Soo dengan ceroboh membuat gaduh sesuatu sehingga Oh Young kembali curiga ada seseorang diruang rahasia itu. Untung saja ada seekor kucing yang menyelamatkan Oh Soo dari kecurigaan Oh Young.
***
Di Rumah Sakit , Myungho sangat kecewa mendengar hasil test DNA yang ternyata membuktikan keaslian identitas Oh Soo. Walau demikian dokter mengungkapkan bahwa ada sesuatu yang aneh dari hasil test tersebut.
Ditempat lain Jinsung kembali membuat ulah dengan mengamuk di kantor polisi karena ada seseorang yang menabrak ayahnya. Jinsung kalap karena orang yang menabrak ayahnya malah mencibir ayahnya pincang. Tak lama kemudian ibunya dan adiknya Jinsung datang ke kantor polisi dan Jinsung kembali mengamuk di kantor polisi.

***
Oh Soo masih berada diruang rahasia. Kali ini dia terkurung karena Oh Young tentu sudah mengunci ruangan itu dari luar. Oh Soo menelepon Jinsung untuk meminta bantuan namun tentu saja Jinsung sedang menghadapi masalah di kantor polisi sehingga sulit dihubungi. Oh Soo akhirnya meminta bantuan Heesun untuk datang membantunya.
Setelah itu Oh Soo menonton video dokumentasi keluarga dan terlihat Oh Young cilik sedang murka karena merasa dibohongi oleh Sekretaris Wang. Oh Young cilik dalam rekaman itu ternyata sudah buta dan putus asa dan terus menyerukan ibunya agar kembali ke rumah. Oh Soo melihat sekilas dokumen dan foto lain yang terdapat dalam ruangan itu. Oh Soo baru menyadari bahwa luka bakar Oh Soo yang disengaja itu ternyata terbalik arahnya , luka bakar Oh Soo yang asli malah ada di tangan kiri.
Heesun akhirnya sampai ke rumah keluarga Oh dan berhasil membuka pintu dari ruang rahasia. Heesun melihat foto luka bakar itu kemudian merobek foto itu sehingga tidak ada lagi barang bukti yang memberatkan Oh Soo. Heesun juga melaporkan bahwa mereka berhasil menukar barang bukti test DNA sehingga hasil test menunjukkan bahwa identitas Oh Soo adalah asli.
Heesun pun turut menyaksikan video bersama Oh Soo diruangan tersebut. Heesun mendengar dari Jinsung bahwa Oh Young adalah gadis yang cantik sehingga Heesun mulai meragukan apakah Oh Soo mulai melihat Oh Young sebagai wanita (bukan adik) ?
***
Keesokan harinya , Oh Soo memasang lonceng kecil di kamar Oh Young dan Sekretaris Wang pun memperhatikan tingkah Oh Soo sekilas. Yang menjadi masalah adalah Oh Young tiba-tiba kambuh sakitnya dan merasakan kesakitan yang amat sangat. Wajah Oh Young menjadi pucat pasi dan kepayahan.
Oh Soo terkejut melihat kondisi Oh Young dan bertanya apakah Oh Young benar-benar sakit. Oh Young malah bertanya dengan sinis apakah Oh Soo itu cemas atau malah berharap Oh Young sakit ? . Ditengah rasa sakitnya , Oh Young menjadi semakin sinis dan histeris terhadap Oh Soo. (Tentu saja Oh Young curiga bahwa Oh Soo pun berharap Oh Young cepat mati agar segera mendapat warisan). Padahal Oh Soo hanya memasangkan lonceng untuk Oh Young dan segera pergi dari hadapan Oh Young.
Oh Soo dikejutkan oleh kedatangan Heesun ke rumah keluarga Oh dengan membawa rangkaian bunga. Sekretaris Wang melihat Heesun menjadi tersinggung karena Sekretaris Wang merasa bahwa dialah yang paling berhak atas apapun yang terjadi dalam rumah itu.
Heesun melihat Oh Young dan mengajaknya untuk menanam bunga bersama. Heesun mengajukan alibi pada Oh Soo bahwa dia hanya ingin berteman dengan Heesun (padahal Heesun terlihat cemburu pada Oh Young). Lalu Jinsung pun ikut serta walau sempat menegur Heesun karena berani datang kerumah keluarga Oh tanpa pemberitahuan. Pada akhirnya Oh Soo , Oh Young , Jinsung dan Heesun menanam bunga bersama di rumah kaca.

Di rumah kaca , Heesun dan Jinsung melihat keintiman Oh Soo dan Oh Young tanpa sengaja . Jinsung jadi mencandai Heesun bahwa Heesun adalah jodoh Jinsung yang sesungguhnya. Tetapi Heesun tidak mempedulikan gurauan Jinsung dan malah semakin cemburu melihat keintiman Oh Soo dan Oh Young. Lama kelamaan empat muda-mudi ini malah bersenda gurau dengan menyemprotkan air dari selang dan mereka terlihat riang dan menikmati suasana.
Usai bermain air , Heesun mengajak Oh Young berkenalan dengan sinis bahwa apakah Oh Young mau berteman dengan seorang gadis biasa seperti Heesun yang tidak mengenyam pendidikan tinggi dan hanya menjadi penjaga toko bunga. Oh Soo dan Jinsung hanya bisa menatap Heesun dengan jengkel dan geram .
Oh Soo mengingatkan Heesun bahwa Oh Young adalah unni (kakak) , bukan teman Heesun. Heesun tidak kehabisan akal dan tetap sinis bahwa kakak Heesun satu-satunya adalah mantan Oh Soo , yakni Moon Heejoo. Oh Young tetap tenang dan tersenyum kecil mendengar racauan Heesun. Oh Young mengomentari Heesun sebagai gadis yang lucu dan bertanya pada Oh Soo apakah yang dikatakan Heesun itu benar ? Bahwa Oh Soo pacaran dengan kakaknya Heesun ?
Oh Soo malas menjawab pertanyaan Oh Young dan malah mengingatkan Oh Young bisa kena flu karena pakaiannya basah terkena air. Sebelum Oh Soo mengajak Oh Young meninggalkan rumah kaca , Heesun kembali celetuk bahwa kakaknya sudah meninggal dan ketika itu , Oh Soo menangis seperti bayi.
Pada akhirnya Heesun menjadi bingung sendiri dan merangkul lengan Oh Soo dan bertanya : “Aku ini sebenarnya teman atau musuh ? “. Tingkah Heesun belum berakhir , rona mukanya kembali biasa dan penuh senyum nakal . Heesun kembali mengajak Oh Young berteman dan meminta nomer teleponnya. Jinsung hanya bisa menepuk dadanya sendiri karena menahan jengkel.
***
Sekretaris Wang menemui Myungho di kantor dan membahas mengenai perkembangan test DNA terakhir dan Myungho sedang sibuk mengamati dan membandingkan dua tulisan Oh Soo. Sekretaris Wang menanyakan keanehan apa yang dimaksud dokter. Myungho menjelaskan bahwa dokter merasa aneh karena barang bukti berupa sikat gigi sudah lama tidak digunakan sekitar 10 bulan. Myungho menjadi semakin bingung dan mengusulkan agar mencoba lagi dengan melalui test darah. Sekretaris Wang mengingatkan Myungho bahwa usul itu tidak akan mudah dilaksanakan.  Setelah itu Sekretaris Wang dan Myungho menemui seseorang di kantor yang ternyata Sora. Basa-basi mereka terganggu dengan SMS di ponsel Sora yang ternyata kiriman Moochul.
“Sora , ini aku Moochul . Aku tahu dimana Oh Soo tersayangmu berada.” (SMS Mochul pada Sora)
Di tempat lain , Oh Young sedang dinner dengan Pengacara Jang. Oh Young kembali mengajukan niatnya untuk merubah surat wasiat seperti yang sudah direncanakannya . Pengacara Jang merasa aneh karena Oh Young yang masih muda sudah berpikir untuk membuat surat wasiat . Pengacara Jang jadi curiga bahwa Oh Young sedang sakit berat. Oh Young malah balik menggoda Pengacara Jang kenapa tidak mengungkapkan perasaan cintanya pada Sekretaris Wang. Pengacara Jang pada awalnya menyangkal tetapi Oh Young sudah mengetahui isi hati Pengacara Jang.

***
Ketika Oh Soo sedang bersama Jinsung diluar , Mira datang menghampiri mereka dan bertanya kenapa Oh Young tidak mau menghadiri reuni kelas yang diadakan di kafe milik Jongtae. Mira menganjurkan agar Oh Soo bisa ikut pergi ke acara reuni kelas. Sesudah Mira pergi dari hadapan mereka , Jinsung memperingatkan Oh Soo agar berhati-hati untuk datang ke acara Oh Young . Oh Soo menenangkan Jinsung bahwa bagaimanapun mereka tidak bisa menghindar karena berada dilingkungan yang sama.
***
Sekretaris Wang tanpa sengaja bertemu dengan Oh Soo dirumah kaca. Sekretaris Wang berbasa-basi bahwa bunga-bunga ditempat itu sangat cantik dan Oh Young tentu akan bahagia. Oh Soo malah menanyakan tentang penyakit yang diderita Oh Young. Sekretaris Wang mengatakan bahwa dia pasti akan berusaha menyembuhkan penyakit Oh Young jika memang sakit.
Teringat rekaman video yang pernah disaksikan di ruang rahasia , Oh Soo pun menanyakan apakah Sekretaris Wang pernah memberitahu ibu mereka ? Sekretaris Wang mengatakan bahwa setiap dia mencoba menghubungi ibu kandung Oh Young dan Oh Soo , ibu mereka selalu menghindar untuk menerima teleponnya. Oh Soo tentu saja menduga bahwa itu karena Sekretaris Wang adalah simpanan ayah mereka.
Sekretaris Wang menampik dugaan Oh Soo karena merasa ketika itu dia menghubungi ibu kandung mereka sebagai seorang pengasuh Oh Young. Lagipula Sekretaris Wang menyadari bahwa mendiang Presiden Oh sangat mencintai ibu mereka . Sang ayah memang sengaja tidak membiarkan Oh Young ikut bersama ibu mereka dulu dengan harapan sang ibu akan kembali ke rumah demi Oh Young. Tetapi ibu kandung mereka dahulu sangat benci pada Sekretaris Wang dan Presiden Oh sehingga mengabaikan Oh Young.
Setelah usai pembicaraan dengan Oh Soo , Sekretaris Wang menuju kamar Oh Young untuk mempersiapkan Oh Young tidur . Oh Young sendiri sedang mendengarkan suara lonceng yang dipasangkan oleh Oh Young sebelumnya dengan wajah yang bahagia.
***
Keesokan hari , Oh Soo mempersiapkan Oh Young untuk menghadiri reuni kelas dengan menemani Oh Young berbelanja baju yang layak. Oh Soo menggoda Oh Young kalau bisa melihat tentu akan mengatakan bahwa oppa Oh Soo sangat tampan. Saat Oh Young bertanya apakah Oh Soo benar-benar tampan . Oh Soo menjawab dengan diplomatis bahwa jika Oh Young berjalan bersamanya , tidak akan memalukan .

Adik kakak ini akhirnya tampil keren didepan cermin dan Oh Soo pun terpesona dengan kecantikan adik palsunya ini. Setelah siap , Oh Soo hendak mengajak Oh Young untuk menghadiri reuni tetapi Oh Young seperti enggan dengan alasan tidak ingin melihat teman pria yang menjadi cinta pertamanya. Oh Soo memberikan motivasi bahwa tidak ada gunanya Oh Young bersembunyi dari orang-orang disekitarnya dan Oh Soo malah mendesak Oh Young agar berani menunjukkan pada teman-temannya bahwa dia bukan gadis yang perlu dikasihani dan di cela. Oh Soo menekankan bahwa dia tidak mau menghabiskan waktu dua bulan tersisa dan hanya melihat Oh Young hanya mendekam dirumah atau berkeliaran di komunitas orang buta. Oh Young menjadi tersentuh dan menangis mendengar ucapan Oh Soo.
Di acara reuni , Jinsung menampakkan diri dan terkejut melihat gambar Sora. Ternyata Jongtae sang tuan rumah memang penggemar berat Sora. Jongtae bahkan menunjukkan rasa kagumnya dengan menciumi gambar Sora. Jongtae tiba-tiba teringat dan menanyakan pada Jinsung apakah Oh Soo masih membenci Jongtae. Jinsung malah balik bertanya ada masalah apa diantara Oh Soo dan Jongtae ?
Jongtae lalu menguraikan masa lampau betapa  luka bakar di tangan Oh Soo yang asli adalah disebabkan oleh Jongtae. Jinsung menjadi terkejut karena menyadari luka Oh Soo berbeda posisi dengan Oh Soo yang asli dan Jinsung menyadari bahwa Jongtae bisa menjadi saksi yang membahayakan identitas Oh Soo. .
Pada saat itu Oh Soo datang bersama Oh Young. Jongtae tergopoh-gopoh menyambut kedatangan mereka dan teman-teman almamater Oh Young pun menyambut kedatangan Oh Young. Jongtae kemudian memamerkan anak kembarnya dihadapan Oh Soo. Jinsung memperingatkan Oh Soo melalui ponsel bahwa Jongtae berbahaya karena mengetahui rahasia Oh Soo.
Oh Soo bukannya panik malah sengaja menggulung bajunya dan memperlihatkan luka bakar di lengannya pada Jongtae. Giliran Jongtae yang bingung melihat bekas luka bakar itu dan mencoba mengingat apakah luka bakar Oh Soo itu di lengan kiri atau kanan ? Oh Soo mencoba mengintimidasi perasaan bersalah Jongtae yang menyebabkan luka bakar Oh Soo di masa sekolah dulu.

Oh Soo mengamati acara reuni kelas dari kejauhan. Oh Young ternyata sedang semeja dengan pria yang menjadi cinta pertamanya. Oh Young menanyakan pada pria tampan itu apakah sudah punya pacar? Pria itu malah menjawab bahwa dia sudah menikah. Yang bikin terkejut adalah pria itu mengaku punya istri yang tuli. (Rupanya Oh Young sudah salah perkiraaan bahwa dulu dia merasa minder dengan kebutaaan dan ternyata pria yang menjadi cinta pertamanya juga menikah dengan wanita yang tuli , tidak ada bedanya dengan Oh Young yang buta).
Lebih ironis lagi ketika pria itu mengaku pernah menjadi relawan di pusat komunitas karena memikirkan Oh Young dan malah ditempat itulah pria itu bertemu dengan jodohnya. Pembicaraan berlangsung akrab sampai tibalah Mira datang ke meja mereka menggoda sang pria yang sudah menikah kok bisa-bisanya menggoda seorang gadis. Setelah pria cinta pertama itu pergi , seorang teman wanita lain menghampiri Oh Young dan meminta maaf atas kesalahan yang mungkin pernah diperbuat dimasa sekolah dulu.
Barulah kemudian Oh Soo datang menghampiri Oh Young. Oh Soo menggoda Oh Young
Oh Soo : ” Apakah pria yang barusan semeja dengan Oh Young adalah cinta pertamanya ? Apakah dia masih menyukaimu ? “
Oh Young : “Hmmm” (sambil tersenyum manis)
Oh Soo : “Jangan percaya semua yang pria katakan “
Oh Young : “Jung Woo menyebutku sebagai wanita yang berbahaya.”
Mereka berdua akhirnya tertawa terbahak-bahak.



Saat itulah Oh Soo datang kembali dengan alasan tidak pantas pergi begitu saja tanpa mengatakan sesuatu pada Oh Young. Setelah Myungho “terhalau” dari hadapan mereka, Oh Soo mengeluarkan sesuatu dari mobil . Ternyata permen kapas dan ditempelkannya ke pipi Oh Young . Oh Young terkejut menyadari benda tersebut dan jadi tersenyum bahagia karena Oh Soo masih mengingat permintaannya.

Benda kecil seperti permen kapas ini tampaknya sangat berarti bagi Oh Young karena mengingatkannya pada Oh Soo dan ibunya. Oh Soo dan Oh Young mulai menikmati satu permen kapas untuk mereka berdua. Sungguh romantis hubungan mereka sebagai kakak adik yang lebih mirip seperti kekasih. Oh Young mengajak Oh Soo untuk kesebuah sungai dimana dulu menjadi tempat yang sering dikunjungi ibu mereka. Oh Soo pada awalnya enggan tetapi akhirnya menerima ajakan itu karena teringat bahwa Oh Soo yang asli abu jenasahnya disebar disungai itu.
***
Sora tampak antusias mengetahui Moochul mengetahui keberadaan Oh Soo.
Sementara itu Myungho mencoba melacak alamat surat yang digunakan Oh Soo untuk mengirim surat. (Oh Soo yang asli menggunakan apartemen mewah milik Oh Soo untuk mengirim surat pada Oh Young semasa hidupnya). Tentu saja Myungho hanya menjumpai Moochul karena harta Oh Soo sudah disita karena terjerat hutang. Myungho bertanya pada Moochul apakah Oh Soo dulu tinggal di apartemen itu. Moochul tidak semudah memberikan jawaban dan malah mengajukan pertanyaan ambigu : “Apakah Oh Soo yang merupakan anak pemilik grup PL ataukah Oh Soo sang penipu?” Mendengar pertanyaan ini Myungho semakin bingung.
***
Oh Soo dan Oh Young sudah tiba ke sebuah sungai yang biasa didatangi ibu mereka saat kecil. Oh Young jadi sedih terkenang masa lampaunya . Oh Young tiba-tiba berjalan menembus sungai . Oh Soo yang mengawasi menjadi terkejut dan segera menarik Oh Young dari sungai dan membopongnya. Pada saat dibopong , Oh Young mengambil kesempatan dengan menyentuh wajah Oh Soo dengan sentuhan tangannya.

Sinopsis Lengkap That Winter The Wind Blows (2013) [Episode 1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16-Tamat]


0 comments:

Post a Comment