Wednesday, February 13, 2013

Sinopsis : That Winter The Wind Blows – Episode 01

Standard


Pohon itu terlihat meranggas menyendiri ditengah hamparan salju yang berlatarkan perbukitan dibelakangnya. Tiba-tiba pohon itu berpindah kesebuah kanvas dalam sebuah ruang dimana sepasang pria dan wanita sedang berada diranjang. Oh Soo (Jo In-sung)  menatap sepasang dadu.

Apa orang harus selalu punya alasan untuk hidup ?  Bagaimana orang hidup tanpa alasan atau makna ?
Jin So-ra (Seo Hyo-rim)  bertanya pada sang pria : “Keluargamu seperti apa ? ” .
Sang pria mencoba meresapi pertanyaan tanpa makna itu. Dia teringat pada masa lampau ketika seorang bayi berada dihamparan salju dan dalam pandangan blur seorang wanita menjauh berlari dari bayi itu .
***
Sebuah berita televisi mengangkat profil Presdir Oh yang telah banyak mematenkan hasil karyanya dan selama 24 tahun karirnya telah banyak membuat terobosan dalam industri busana. Presdir Oh memiliki seorang putri berusia 26 tahun yang cantik , Oh Young (Song Hye-gyo). Tunangan Oh Young , Lee Myung-ho telah menjadi presdir sementara untuk setahun terakhir.
Suksesi kepemimpinan mulai dibicarakan karena Presdir Oh tidak kunjung sembuh. Oh Young datang menginterupsi bahwa tidak pantas disaat kepala keluarga sakit merencanakan acara besar. Oh Young mendamprat Pengacara Jang dan yang lainnya bahwa ayahnya masih hidup. Ternyata Oh Young gadis buta yang meraba ayahnya yang terbaring sakit dengan penuh perasaaan.
Disebuah meja judi Oh Soo dan Park Jin-sung (Kim Bum)  sedang bertaruh dalam permainan Poker.  Pertaruhan itu berlangsung menegangkan dan suasana memanas ketika semuanya mempertaruhkan apa yang mereka miliki diatas meja. Seseorang membuka kartunya , ternyata dua pasang kartu As. Orang lainnya membuka kartu “full house”-nya. Menyadari kartu “full house” sulit dilawan maka orang itu dengan percaya diri hendak mengambil kemenangannya. Tiba-tiba Oh Soo mengeluarkan kartunya yang “four” dua. Oh Soo menang.
Pihak yang kalah tidak menerima dan memerintahkan anak buahnya untuk menghajar mereka. Dua sahabat , Oh Soo dan Jinsung sempat kewalahan mengahadapi keroyokan itu tapi akhirnya berhasil mengatasi mereka.
That Winter The Wind Blows 01 - 02
Semua orang ingin menemukan makna atas hidup mereka. Untuk menemukan makna hidup itu beberapa orang mempertaruhkan hidup demi orang yang mereka cintai tapi segera terlupakan. Yang lain mempertaruhkan hidup demi mengejar keinginan yang segera hilang seperti gelembung.  Apapun caranya semua itu demi tujuan yang sama. Semua orang mengatakan mereka sedang mencari makna hidup. Apa itu berarti aku juga harus mencari arti hidup didunia yang kotor dan kacau ini ? Dengan begitu apakah hidupku akan berubah ?   (Oh Soo – 1-1)
Panorama malam kota Seoul demikian indah dari jendela apartemen.
Sepanjang hidupku , aku percaya tak ada yang bisa kuandalkan selain diriku sendiri . Apa mataharipun akan menyinariku ? Kalau begitu ayo kita coba. (Oh Soo – 1-2)
Oh Soo baru saja berkeramas dan mencoba mengeringkannya dengan handuk kemudian dia memegang gelas berisi miras  . Sora sedang duduk dengan kedua tangan memeluk lutut. Sora mendadak menanyakan apakah suatu hari Oh Soo akan meningalkannya . Oh Soo menjawab dengan santai bahwa apa yang kau yakini maka itu pula yang akan menjadi kenyataan.
Aku takkan kehilangan apa-apa. Haruskah aku mempercayai saja pada hal bodoh yang dikatakan orang? Apa dengan demikian hidupku akan lebih menarik ?  (Oh Soo – 1-3)
Sora mendadak bergumam lagi : “Kau kejam.” . Oh Soo tersenyum dengan santai dan menjawab : “Aku tahu itu”.  Sora memejamkan mata mendengar jawaban itu pertanda frustasi . Oh Soo terus tersenyum sambil menikmati minuman menatap panorama malam Seoul.
That Winter The Wind Blows 01 - 03
Di rumah mewah bergaya country berhampar salju dihalamannya .Sementara itu Sekretaris Wang Hye-ji (Bae Jong-ok) sedang mempersiapkan ranjang Oh Young yang bergaya neo-klasik dengan wall panel kayu secara acak dan tembok wallpaper merah mencolok. Dan Oh Young pun memejamkan mata setelah Sekretaris Wang mengucapkan selamat tidur. Sekretaris Wang meninggalkan Wang dan kembali Oh Young membuka matanya.
Keesokan harinya , jembatan lengkung mengiris sungai yang cukup tenang. Tiga pemuda sedang berjalan dijembatan sambil bersenda gurau . Jin Sung sedang bersama dua temannya yang bernama sama , Oh Soo (Lee Jae-woo) atau disebut Soo . Soo mengatakan bahwa dirinya pewaris Group PL. Jinsung tidak percaya dan meledek bahwa dirinya pun putera Steve Jobs. Soo bersikeras bahwa dia serius , adiknya adalah Oh Young dan orang tua mereka bercerai hingga dia jadi seperti ini.  Tetapi Jinsung tetap tidak percaya hingga Soo menjadi semakin jengkel.   Jinsung juga tidak suka punya nama yang sama dengan Oh Soo sehingga memaksanya memanggil dengan Soo saja.
That Winter The Wind Blows 01 - 04
Di apartemen Oh Soo kali ini muncul wanita yang berbeda . Dia adalah Moon Hee-sun (Jung Eunji) yang penasaran dengan wanita mana lagi Oh Soo tidur kemaren malam. Oh Soo diam dan Moon menyimpulkannya sebagai kebenaran.  Moon kembali menanyai tentang Sora dan Oh Soo lagi-lagi dengan santai mengatakan bahwa dia hanya mencintai Moon seorang.
Oh Soo , Soo dan Jinsung sudah bersiap makan bersama ketika Moon terus menanyainya . Oh Soo malas menjawabnya dan tidak mengindahkan sama sekali kecuali pada saat Moon menanyakan dompet Oh Soo. Maka Oh Soo menjawabnya walaupun Jinsung menjadi menggerutu. Di kamar Oh Soo , Moon malah menemukan pakaian dalam wanita .
That Winter The Wind Blows 01 - 05
Oh Soo sedang bersiap menyantap makanan ketika Moon melemparkan pakaian dalam wanita tepat di atas makanan Oh Soo. Belum cukup dengan itu Moon mengambil sesuatu dan menyirami kepalah Oh Soo dengan kuah masakan. Jinsung dan Soo memandang kejadian itu dengan heran.
That Winter The Wind Blows 01 - 14
Akhirnya taksi pesanan sudah tiba dan Oh Young meminta tolong supir taksi untuk mencari alamat yang tertera pada surat yang diterimanya barusan.
Diam-diam Sekretaris Wang menghubungi kantor pos buat mencari tahu surat yang dikirim barusan. Wang sekarang yakin bahwa Oh Young sudah menerima surat dari kakaknya setelah pihak kantor pos mengkonfirmasi. Pada saat itu alarm berbunyi menandakan kondisi Presdir Oh sedang kritis.
Di apartemen Sora sedang merencanakan sesuatu yang jahat. Dia menaruh sebuah amplop kedalam brankas Oh Soo yang sedang tertidur. Sora juga berkemas-kemas mengambil barang-barangnya dari apartemen Oh Soo. Tak lupa juga Sora mengambil satu foto kecil sebagai kenang-kenangan.
Oh Young sudah sampai ke sebuah tempat (apartemen Oh Soo berada) dan berjalan seorang diri dengan menggunakan tongkat. Dalam perjalanan ketujuan , Oh Young bertemu dengan Sora tetapi tentu saja mereka tidak saling mengenal.
Seorang petugas membantu Oh Young menuju sebuah salah satu unit apartemen. (Ternyata tempat Oh Soo berada). Oh Soo terbangun oleh suara bel yang ditekan oleh Oh Young berkali-kali. Oh Soo menghampiri interkom dan berkomunikasi dengan Oh Young . Oh Soo dari dalam apartemennya bisa menyaksikan Oh Young dari display  sedang berdiri terdiam.
Oh Young mengira suara Oh Soo adalah kakak kandungnya yang mengiriminya surat. Oh Soo menjadi bingung sendiri dan agak malas menanggapinya.
“Kau siapa ? “”Young”
“Young siapa yah ? ”
” Oh Soo Oppa ?”
“Yah aku Oh Soo”
“Aku menerima suratmu yang kau kirimkan padaku”
“Surat ? “
Oh Soo berpikir dalam hati dan tiba-tiba teringat temannya Soo yang memang mengaku putra konglomerat PL yang memang mengaku mempunyai adik perempuan dan juga memang pernah mengirim surat dengan menggunakan alamat Oh Soo.
“Oh , Soo ? Dia baru akan kembali jam tiga siang. Kembali saja nanti ” .
Yang dimaksud adalah Soo yang namanya sama dengannya dan Oh Soo mematikan interkom pertanda tidak berminat menanggapi. Dan Oh Young pun kembali menekan sakeler interkom .
“Dengar yah , saat ini Soo sedang tidak berada disini !” (Oh Soo tampak kesal).
“Bukankah tadi kamu mengatakan dirimu adalah Oh Soo ? Tapi mengatakan Soo tidak ada disini dan aku tidak mengerti”
“Ah Soo yang itu? Kakakmu dan aku punya nama yang sama dan kebetulan kakakmu sedang tidak berada disini. Saat ini aku lelah dan mohon jangan menekan bel lagi”
Oh Soo sudah berdandan rapih dan necis dengan busana bernuansa merah  untuk pergi entah kemana. Di ujung tangga , seorang petugas apartemen menyapa Oh Soo dan  menunjuk Oh Young yang sedang menunggu sambil berdiri disitu selama tiga jam. Oh Soo merasa kasihan dengan Oh Young dan akhirnya menghampirinya.
Oh Young tidak mengenali suara Oh Soo  , dan Oh Soo memperkenalkan dirinya sebagai orang yang berkomunikasi dengannya di interkom .  Oh Soo akhirnya menyadari bahwa Oh Young buta dan akhirnya menawarkan kunci apartemennya agar Oh Young dapat menunggu lebih nyaman. Oh Young menolak tawaran ini dan tetap menunggu berdiri.
Tiba-tiba Oh Young meminta Oh Soo untuk membacakan surat kakaknya . Oh Soo merasa sedang sibuk — tetapimengetahui Oh Young pun sedang menanti ayahnya yang sakit–ditambah lagi Oh Young yang buta harus tersenggol oleh orang lain.
Oh Soo menuntun Oh Young perlahan menuruni tangga demi tangga dan akhirnya sampai didepan gedung apartemen. Disini Oh Soo mulai membacakan surat dari Soo untuk Oh Young.
That Winter The Wind Blows 01 - 15

Oh Soo segera bersembunyi dibalik tembok dekat Oh Young berdiri sesaat polisi memperhatikannya. Oh Soo menarik Oh Young juga ke balik tembok dan membungkam mulutnya agar tidak berbicara. Oh Soo mewanti-wanti kalau kakak Oh Young akan segera datang . Oh Soo meminta Oh Young kembali kedalam untuk mencari kakaknya setelah Oh Soo pergi (dari kejaran polisi). Oh Soo juga membacakan kalimat terakhir dalam surat itu yang mengatakan bahwa kakaknya Oh Young sangat menyayangi Oh Young.
Setelah itu Oh Soo berlari kabur dan melesat seperti anak panah diikuti dua polisi yang sedang memburunya. Ditengah pelariannya , Soo kakak Oh Young melihat kejar-kejaran antara Oh Soo dan dua polisi.  Soo mencoba mencegat Oh Soo tetapi Oh Soo terus berlari sehingga Soo ikut berlari juga .
Sementara itu Oh Young ditempat semula sedang mencari tongkat dan barang-barangnya yang terjatuh. Ponsel Oh Young berdering dari Pengacara Cha dan orang rumah mengabarkan bahwa kondisi ayah Oh sedang gawat sekali.
Oh Soo terus berlari dan berlari diikuti Soo yang tampak bingung. Sampailah mereka kejalan raya dan Soo tertabrak mobil hingga terjatuh parah. (tampaknya tewas).  Oh Soo memandang bengong dan dua polisi keburu menangkapnya. Oh Soo panik melihat kondisi dirinya dan kondisi Soo. Oh Soo lebih panik lagi melihat Oh Young yang sedang berusaha mencegat taksi . (Tragis bahwa Oh Young yang buta tidak melihat kakak kandungnya , Soo , sedang tergeletak kaku dijalan raya). Oh Soo hanya bisa memandang pasrah.
That Winter The Wind Blows 01 - 11
Oh Soo masuk tahanan. Dengan baju tahanan dia berjalan didampingi pengawal penjara menuju sebuah ruangan. Ternyata Sora dan pengacaranya menemuinya. Oh Soo tampak tertawa jengkel dan sempat tidak bisa berkata-kata sangking gusarnya.
Oh Soo : “Apa-apaan ini? Jebakanmu sangat sempurna. Aku ….menggelapkan uang boss Kim ? Aku melakukannya ?  Aku bahkan tidak pernah kekantornya tetapi bagaimana bisa aku memanipulasi laporan keuangannya ? ” (Oh Soo sambil menuding dan menatap pengacara ).
Sora : “Satu tahun saja . Tinggallah disini .”
Oh Soo : ” Tak akan , aku akan menyewa pengacara dan keluar dengan jaminan. Para jaksa memberitahuku bahwa aku ……..” ,………..”Jumlah yang kau gelapkan adalah 5 miliar won.”……..”Aku bisa keluar dengan jaminan”
Sora : “Tidak. Uang yang kau curi sebanyak 7 miliar won. ”
Oh Soo : “Apa ? tujuh miliar ?”
Sora : “Ditambah lagi dengan penggelapan uang , judi ilegal , dan juga penipuan . Kau tak akan bebas. Bahkan satu tahun hukuman yang kau dapatkan itu adalah hasil negosiasi dengan para jaksa. Semua kulakukan karena aku mencintaimu.” .”…….”Selama satu tahun aku shooting film di Amerika , kau tinggalah di penjara ini. Aku tak bisa membiarkanmu hidup bebas berkeliaran selama aku jauh di Amerika. Aku tak mau dan takut kau meninggalkanku (dengan wanita lain). Setelah kau bebas , pergilah ke Swiss. Boss Kim mengira uang itu ada padamu. Kau tahu dia orang seperti apa kan ? Jika kau tetap di Seoul , dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan uangnya kembali.  Jangan berpikir untuk banding. Setelah kau bebas , datanglah ke Swiss dan kita bisa hidup berdua disana.”
That Winter The Wind Blows 01 - 12
Oh Soo bengong seakan tak percaya apa yang dia dengar dari si cantik psikopat Sora ini dan sangking gusarnya , Oh Soo membalikkan meja. Sesudah itu Oh Soo membisikkan sesuatu didekat telinga Sora : “Inikah yang kau sebut cinta ? Kau gila , bahkan jika aku mati ditangan Boss Kim , aku tidak punya urusan lagi denganmu.”
Iring-iringan mobil serba hitam dan orang-orang yang berdiri termasuk Sekretaris Wang dan tunangan Oh Young , yakni Myungho , dalam busana serba hitam memegang payung untuk melepas Presdir Oh yang meninggal dunia. Oh Young tampak sedih dan berduka karena ayahnya meninggal. Suasana hujan seperti latar belakang yang pas dalam suasana duka menjadi lebih berduka.
Setahun Kemudian
Oh Soo merenungi nasib sialnya dipenjara. Tidak terasa sudah tahun berlalu dan dia dibebaskan.
Jinsung , karibnya yang paling setia menjemputnya. Ada banyak sekali bahan yang bisa diceritakan dari dua karib yang sudah lama tidak bertemu. Jinsung memberitahu Oh Soo bahwa hartanya sudah disita oleh Boss Kim. Junsung bercerita bahwa dia pernah melabrak Boss Kim beberapa kali sampai tangan terkilir dan tulang kaki patah dan Boss Kim pun sampai menawarkan uang dan menawarkan pekerjaan . Sebagai teman setia tentu saja Jinsung menolaknya dan bahkan meludahi Boss Kim. Boss Kim marah dan memukulinya hingga dua giginya tanggal.  Demikianlah Jinsung terus bercerita.
That Winter The Wind Blows 01 - 06
Mereka terus berjalan dalam suasana musim dingin yang indah . Bahkan melalui jalan yang berliku seperti ular Phyton sedang berbaring saja. Rupanya mereka sedang menuju suatu tempat . Ternyata Soo setelah kecelakaan parah itu sempat sadarkan diri tapi akhirnya meninggal dunia dan abu jenasah Soo disebar ditempat itu. Jinsung mengenang bahwa Soo pernah membual kalau Jinsung dan Oh Soo butuh uang , mereka tinggal mendatangi kantor PL dan menyebut namanya dan mereka akan mendapat bantuan dengan mudah.
Oh Soo memandang alam sekitar dengan matanya yang tajam , kemudian melemparkan bunga sebagai penghormatan untuk mendiang temannya itu. Oh Soo juga meminta Jinsung untuk pindah pekerjaan , kalau perlu bekerja untuk Boss Kim. Jinsung yang sudah mengobral kesetiaannya menjadi kesal mendengar hal ini dan menggangap Oh Soo sedang omong kosong. Oh Soo juga mengingatkan cita-cita Jinsung untuk membelikan ayahnya 100 ekor sapi dan membuka peternakan sapi. Jinsung pantang menyerah terus mendebat Oh Soo dan membujuknya agar tetap membiarkan Jinsung berada disamping Oh Soo (seperti pasangan homo saja) .
Oh Soo kembali kedunia judi yang membesarkan namanya. Tapi tampaknya Oh Soo diblacklist dimana-mana karena Boss Kim. (Dahulu sebelum masa ini . Oh Soo menghadiri sebuah pesta dengan jas biru ketika Sora mendekatinya. Boss Kim melihat dari kejauhan dan tampak tidak suka wanitanya mendekati seorang pria. ). Jinsung datang dan seperti biasanya langsung berbuat onar untuk membela Oh Soo . Kemudian terjadi perkelahian dan Oh Soo – Jinsung berhasil menghajar pengeroyok mereka.
That Winter The Wind Blows 01 - 13
Oh Soo menghubungi Mando , tetapi Mando pun tampak menghindarinya. Seorang pria lain mendekati posisi Oh Soo dan menyeringai dengan tatapan licil . Dia adalah Moochul (Kim Tae-woo) malah datang untuk menagih hutang Oh Soo pada Boss Kim. Ternyata hutang Oh Soo dari 7 miliar  membengkak menjadi 7.8 miliar won . Oh Soo kaget karena tidak pernah melihat uang sebanyak itu dan malah menantang Moochul , kalau tidak bayar memangnya mau apa ? . Moochul memberi waktu 100 hari pada Oh Soo untuk mengembalikan uang itu atau Oh Soo harus dibunuh olehnya.
Tiba-tiba Oh Soo merasakan tubuhnya kesakitan karena benda tajam yang menembus bagian perut tubuhnya. Mochul ternyata menusuknya dengan pisau dan tidak berniat membunuhnya melainkan hendak membuktikan ancamannya serius . Mochul sengaja menusuk kebagian yang tidak mematikan sehingga Oh Soo . Mochul pergi dan Oh Soo terus meringis kesakitan.
Oh Young memimpin pertemuan besar Grup PL dengan kapasitas sebagai putri dan pewaris tunggal Keluarga Oh . Rupanya Oh Young hendak mengumumkan mengenai perkembangan proyek Parkland . Sekretaris Wang , Myungho dan Pengacara Jang ikut mengawasi pada saat Oh Young memulai presentasi. Grup PL adalah perusahaan yang memproduksi busana modern. Setelah itu , Oh Young pulang didampingi oleh Pengacara Jang , Myungho dan Sekretaris Wang. Pengacara Jang juga mengisyaratkan bahwa dia sedang mengurus masalah wasiat Ayah Oh .

Oh Soo dilempar ke jalanan dari sebuah mobil . Dalam kondisi yang terluka parah dia berjalan tertatih untuk pulang. Tempat tinggal baru Jinsung dan Oh Soo adalah loteng milik Soo . Disaat bersamaan Pengacara Jang juga datang untuk mencari Oh Soo (Soo yang sudan meninggal). Rupanya kedatangan Pengacara Jang ini berkaitan dengan surat wasiat Presdir Oh yang diembannya.

Pengacara Jang tampak kaget dengan kondisi Oh Soo yang terluka parah . tetapi mengira Oh Soo adalah Soo . Pengacara Jang memperkenalkan diri sebagai pengacara dari Grup PL.  Pengacara Jang bingung Oh Soo tidak mengenalinya . Tetapi mendadak Oh Soo pura-pura mengenalinya .
Apa lagi rencana Oh Soo yang sedang terjerat hutang karena jebakan Sora ?
(hansinema/bentara.asia)

Sinopsis Lengkap That Winter The Wind Blows (2013) [Episode 1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16-Tamat]

0 comments:

Post a Comment